Menu

5 Cara Menghibur Korban Bencana Paling Efektif

  Dibaca : 111 kali
5 Cara Menghibur Korban Bencana Paling Efektif
Ilustrasi Korban Bencana alam | Foto: Ist.

Lampung.co – Anda ingin jadi relawan di tempat kejadian bencana? Menjadi relawan bisa menambah pengalaman hidup. Jika bukan pekerja medis, Anda bisa membantu jadi konselor dan mencari cara menghibur korban bencana. Mereka butuh bantuan untuk keluar dari trauma yang mengerikan. Ini beberapa contoh yang bisa dilakukan untuk membuat mereka tersenyum lagi.

1. Mendengarkan Cerita Para Korban
Korban bencana alam mengalami trauma yang hebat dan emosinya kurang stabil. Mereka bisa marah lalu menangis tiba-tiba. Dengarkan setiap keluhan mereka dan tahanlah lidah untuk berkomentar. Para korban tidak butuh nasehat yang muluk, mereka hanya butuh dua telinga Anda untuk mendengar dengan seksama. Tetaplah sabar dan dukung mereka untuk terus maju.

Jika para korban merasa malu untuk mencurahkan perasaan di posko atau tempat umum, ajaklah mereka untuk pergi ke ruangan yang lebih privat. Mereka bisa mengeluarkan emosi, mengomel, dan menceritakan detail kejadian bencana di depan Anda. Tetaplah tenang saat mereka marah, karena mereka tidak memarahi Anda. Mereka marah karena kaget dan sedih setelah bencana.

2. Jangan Memaksa Mereka untuk Langsung Bercerita
Jika ada korban yang diam seribu bahasa, jangan paksa mereka untuk bercerita. Memaksakan kehendak bukanlah teknik konseling untuk korban bencana. Alih-alih keluar dari trauma, mereka malah makin emosional dan terpuruk jika terus dipaksa. Biarkan mereka menikmati kesedihan untuk beberapa saat. Jika sudah siap, para korban bencana akan bercerita sendiri pada Anda.

3. Ajaklah Bermain
Para korban bencana alam sudah mengalami kesedihan dahsyat karena kehilangan rumah, harta benda, bahkan anggota keluarga yang disayangi. Salah satu cara menghibur korban bencana adalah mengajak mereka bermain di luar, misalnya lompat tali, bekel, halma, ular naga, dan beberapa permainan tradisional lainnya. Bujuklah mereka untuk bermain bersama di luar rumah.

Permainan adalah salah satu cara untuk meredakan stress dan depresi karena bisa melepaskan emosi negatif dengan cara yang aman. Biarkan mereka bebas untuk beberapa saat dan pujilah jika memenangkan permainan tersebut. Jika kalah, ajaklah mereka untuk beristirahat dan mengobrol, untuk mengalihkan perhatian mereka dari kekalahan yang terasa menyakitkan.

4. Berikan Buku Harian
Buku harian harganya sangat terjangkau namun bisa jadi sarana pereda depresi bagi para korban bencana alam. Ajaklah mereka untuk menuliskan seluruh perasaannya di buku atau mereka bisa menggambar, jika mereka tidak bisa menulis apa-apa. Biarkan mereka bebas menulis di buku harian dan jangan pernah mengintip, kecuali jika mereka ingin menunjukkan buku itu.

5. Ajak Jalan-Jalan
Jika ada anggaran lebih, ajaklah mereka jalan-jalan untuk melepaskan rasa depresi. Misalnya, jika korban berada di pegunungan, ajaklah berwisata ke laut dan mendengar desir ombak yang menenangkan. Sebaliknya, jika korban habis kena tsunami, ajaklah ke taman kota untuk duduk-duduk sembari makan makanan ringan dan menikmati angin sore.

Di perjalanan, mereka bisa bertemu orang dan suasana baru, sehingga rasa depresi di otak dan hati bisa sedikit berkurang. Tunjukkan pada mereka bahwa dunia masih berputar, dan tidak boleh terpuruk dan menyimpan kesedihan selamanya. Kebahagiaan akan datang kembali, jika mereka mau berusaha keluar dari trauma pasca bencana yang menyakitkan.

Ada banyak sekali cara menghibur korban bencana, di antaranya, mereka bisa bercerita pada Anda maupun pada buku harian untuk menuliskan segala emosi negatif dan luapan amarah yang mengganjal. Ajaklah mereka mengikuti permainan yang membuat rileks, misalnya lompat tali. Anda juga bisa mengajak para korban untuk jalan-jalan dan melihat dunia luar.

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional