fbpx
Connect with us

Blog

10 Air Terjun di Lampung Selatan Sebagai Referensi Wisatawan

Published

on

Air Terjun Di Lampung Selatan

Lampung.co – Berwisata ke objek air terjun merupakan salah satu hal yang menyenagkan, suasana alam dan fenomena air terjun akan membuat diri terhibur. Bagi anda yang mencari objek air terjun di Lampung Selatan, ada beberapa pilihan destinasi yang bisa anda kunjungi.

Wilayah kabupaten seluas 2.110 km persegi ini menyimpan banyak surga tersembunyi berbentuk air terjun yang eksotis. Berikut ini adalah air terjun di Lampung Selatan yang bisa anda jadikan daftar kunjungan.

1. Air Terjun Way Kalam

Merasakan kesejukan aliran air yang berasal dari Gunung Rajabasa Lampung akan didapat ketika anda berkunjung ke Air Terjun Way Kalam Lampung Selatan. Wisata alam ini juga memiliki panorama yang menakjubkan.

Air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan besar, disekitarnya juga terdapat banyak batuan besar yang nampak fotogenik. Air terjun yang tinggi ini memiliki air yang deras dan jernih.

Lokasinya terletak di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan. Sekitar 30 kilo meter dari Ibukota Kalianda. Air terjun ini adalah salah satu air terjun di Lampung Selatan yang sudah sangat terkenal.

2. Air Terjun Way Tayas

Sejuk dan jernihnya air pasti membuat pengunjung tak sabar ingin merasakan guyuran aliran airnya. Apalagi sumber air berasal dari hutan, sehingga bebas dari kotoran dan juga sampah.

Air terjun ini berada di Dusun Pangkul, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Jaraknya sekitar 20 km dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam perjalanan dari Kota Kalianda.

3. Air Terjun Cicurug

Air terjun yang satu ini memiliki guyuran air yang deras karena air nya jatuh dari satu ruas yang mengumpul. Airnya pun seolah jatuh dari pancuran raksasa yang tinggi.

Guyuran air jernih dan deras berpadu dengan panorama sekelilingnya yang masih sangat asri. Air terjun ini terletak di Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa.

4. Curup Rejosari

Tak terlalu tinggi, namun air terjun ini bentuknya unik. Melebar bak tirai dengan aliran air yang merata membuatnya nampak indah. Air terjun ini terletak di Desa Rejosari Kecamatan Natar.

Air terjun yang mungil ini berada di sekitaran perkebunan kelapa sawit, pepohonan kecil membuat udara di air terjun ini cukup sejuk.

5. Air Terjun Midin

Air terjun ini terletak di dekat Pantai Minangrua yakni di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni. Setelah berpanas-panasan di pantai, pengunjug bisa mandi di air terjun yang memiliki aliran air sejuk ini.

6. Air Terjun Way Tajur

Air terjun megah ini memiliki dua air terjun yang berdampingan, hanya dipisahkan oleh tebing batu membuat air terjun ini nampak kembar.

Dibawahnya ada batuan yang juga nampak fotogenik. Berfoto diatas batu besar dengan latar belakang dua air terjun ini akan membuat hasil jepretan sangat menawan.

7. Curup Jemara

Air terjun ini terletak di Pantai Minangrua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni. Panroama air terjun ini cukup unik, tebing batu berwarna cokelat yang kemudian dialiri air terjun di tengahnya nampak sangat apik.

Ada dua tingkatan air terjun disini, bagian bawah sekitar lima meter dan diatasnya ada sebuah air terjun dengan ketinggian sekitar 10 meter.

8. Air Terjun Way Sekacah

Air terjun Way Sekacah terletak di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa. Air terjun ini bisa menjadi alternatif kunjungan setelah bermain air laut di Desa Wisata Kunjir.

Menikmati guyuran air terjun yang jernih bisa membuat pengunjung menjadi segar, apalagi udara disekitar air terjun juga masih sangat sejuk.

9. Air Terjun Simpang Tiga Negara

Hembusan angin dari jatuhnya air akan membuat pengunjung termanjakan. Terlebih lagi lokasi ini masih sangat jarang dijamah oleh wisatwan sehingga lingkungannya masih sangat asri. Air terjun yang bentuknya unik ini terletak di Kecamatan Rajabasa.

10. Air Terjun Way Hawi

Air terjun yang ketinggianya kurang dari 10 meter ini memiliki tebing yang unik. Batu tebing seolah disusun dari lapisan batu yang sehingga nampak berlapis-lapis.

Desekitar air terjun ada beberapa rumpun bambu yang membawa suasana sejuk. Air terjun ini terletak di Desa Canti, Kecamatan Rajabasa

Deretan air terjun di Lampung Selatan ini bisa menjadi pilihan untuk liburan anda. Suansana dan keindahan yang ditawarkannya bisa membuat liburan anda terasa spesial.

Demikianlah informasi terkait air terjun di Lampung Selatan, semoga bisa menjadi referensi liburan anda.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Blog

6 Cara Mengatasi Perut Buncit Setelah Melahirkan

Published

on

Cara Mengatasi Perut Buncit

Lampung.co – Proses melahirkan adalah momen spesial bagi setiap wanita, karena termasuk pengalaman berharga berjuang melahirkan buah hati ke dunia. Status calon ibu sudah diubah menjadi ibu seutuhnya. Akan tetapi, timbul persoalan perut buncit setelah melahirkan dan seringkali dikeluhkan. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan ini bisa jadi solusi.

1. Menyusui
Menyusui merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi perut buncit. Dengan kegiatan memberikan ASI eksklusif bagi si kecil, maka Anda bisa mengurangi kalori. Setiap harinya, Anda bisa mengurangi 5000 kalori yang tersimpan di dalam tubuh dengan menyusui, termasuk mengurangi kalori di bagian perut.

Dengan demikian, menyusui tak hanya baik untuk buah hati, tetapi juga untuk sang bunda. Kini, perut yang buncit tersebut bisa diatasi dengan rutin menyusui atau memberikan ASI eksklusif untuk si kecil. Lama kelamaan, perut bisa mengecil dan berat badan akan kembali normal.

2. Mengonsumsi Makanan Rendah Kalori dan Lemak
Makanan rendah kalori dan rendah lemak merupakan solusi mengatasi perut buncit pasca melahirkan. Upaya Anda untuk mengecilkan perut, Anda harus pandai-pandai memilih makanan. Pilihlah makanan rendah lemak dan rendah kalori agar tidak menumpuk menjadi lemak. Hindarilah makan makanan mengandung santan, nasi putih, gorengan, dan sebagainya.

Anda bisa memenuhi gizi dengan makanan sehat, seperti sayur, ikan, beras merah, dan sebagainya. Buah-buahan juga penting untuk dikonsumsi. Makanan sehat tersebut bisa memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan si kecil yang rutin mengonsumsi ASI. Lakukan cara mengatasi perut buncit setelah melahirkan ini dalam pola makan Anda sehari-hari.

3. Makan dengan Porsi Sedang
Setelah melahirkan, tentu saja Anda harus makan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda agar ASI yang dihasilkan juga bergizi untuk si kecil. Akan tetapi, perut buncit yang terjadi setelah melahirkan menjadi persoalan dan membuat para ibu muda takut makan banyak karena takut semakin buncit. Tentu saja hal ini harus diatasi.

Agar terpenuhi kebutuhan nutrisinya, maka Anda harus tetap makan secara teratur demi kelangsungan asupan gizi anak. Mengingat perut yang buncit, maka Anda bisa mengurangi porsi makan yang banyak menjadi sedang. Akan tetapi, pilihlah jenis makanan bergizi seimbang setiap kali makan agar terpenuhi kebutuhan gizinya.

4. Memperbanyak Konsumsi Air Putih
Air putih sangat penting bagi kesehatan tubuh untuk memenuhi kebutuhan mineral dan memperlancar proses metabolisme tubuh. Mengonsumsi air putih juga melancarkan sistem pencernaan, sehingga kotoran serta lemak akan mudah terbuang. Selain itu, air putih bisa menahan rasa lapar, sehingga baik untuk mengontrol nafsu makan Anda.

Dengan demikian, hal ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan yang Anda khawatirkan. Perut buncit tersebut akan kembali normal dengan cara mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Minum air putih dengan teratur setiap harinya akan membantu Anda menurunkan berat badan dan mengempiskan perut buncit.

5. Menggunakan Korset
Salah satu solusi mengatasi perut buncit setelah melahirkan adalah menggunakan korset. Pemakaian korset bermanfaat untuk mengikat bagian perut untuk mencegah adanya pembengkakan perut. Selain itu, cara seperti ini mampu mendorong perut hingga rata dan kembali seperti sedia kala.

Cara ini sangatlah dianjurkan untuk dilakukan pada awal minggu setelah melahirkan. Jika segera menggunakan korset setelah melahirkan, maka hasilnya akan optimal. Perut buncit bisa mengecil dan kembali rata seperti semula. Akan tetapi, jika sudah terlambat, coba saja untuk tetap melakukannya, setidaknya untuk membantu proses pengencangan otot perut.

6. Melakukan Olahraga Otot Perut
Olahraga otot perut sangatlah dianjurkan ketika Anda sudah mulai membaik kondisinya. Anda bisa melakukan olahraga untuk mengencangkan otot perut. Caranya dengan berbaring di matras dan kaki menekuk. Telapak kaki menyentuh lantai, tangan berada di dada, lalu angkat kepala serta pundak. Tahan selama beberapa detik dan lakukan secara berulang.

Perut buncit setelah melahirkan memang mengganggu penampilan. Seringkali fenomena perubahan ini menjadi persoalan dan keluhan para ibu. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir tentang hal ini. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan secara efektif sudah tersedia untuk Anda. Terapkan saja beberapa panduan di atas agar perut buncit segera hilang.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Menelisik Jejak Desa Hilang Yang Kini Muncul Kembali

Published

on

Desa Hilang

Lampung.co – Banyak hal yang menyebabkan hilangnya sebuah perkampungan yang mulanya berpenghuni, mulai dari bencana alam, pembangunan, dan lain-lain. Namun bagaimana jika jejak Desa Hilang tersebut, kini muncul kembali karena disebabkan oleh berbagai faktor.

Berikut beberapa jejak mantan kampung yang dilansir Deutsche Welle, kini tampak menarik untuk kita simak kembali:

1. Jembatan Asel di Edersee, Hessen, Jerman

Jembatan Asel

Jembatan Asel | Foto: Istimewa

Ketika bendungan ini di Hessen Utara dibangun- dan relokasi tiga desa dilakukan- tidak ada yang menduga bahwa jembatan ini timbul lagi ke permukaan air. Dulu jembatan ini tenggelam akibat banjir tahun 1914. Namun kekeringan ekstrem menyebabkan jembatan ke bekas desa Asel ini, kemudian muncul kembali.

2. Menara gereja di Reschensee, Italia

Menara gereja di Reschensee

Menara gereja di Reschensee | Foto: Istimewa

Birunya laut mengelilingi menara lonceng monumental dari gereja paroki St Catherine. Cukup menarik faktanya bahwa menara dari abad ke-14 adalah sisa-sisa terakhir yang terlihat dari bekas desa Graun. Banjir di Tirol selatan ini terjadi tahun 1950. Tiga tahun waktu yang dimiliki penduduk untuk pindah ke daratan lebih tinggi.

3. Kuil Quechula, Meksiko

Kuil Quechula

Kuil Quechula | Foto: Istimewa

Bendungan Malpaso di wilayah tengah Meksiko, Chiapas merupakan penyedia air terbesar kedua di negara itu. Dari bendungan itu, tenaga listrik dihasilkan di sini sejak akhir 1960-an. Untuk itu ratusan warga harus mengalah dan dimukimkan kembali. Ketika terjadi kekeringan ekstrem – tahun 2002 dan 2015 – bangunan megah ini muncul di sini lagi: sebuah kuil berusia empat ratus tahun.

4. Desa Geamana, Rumania

Desa Geamana

Desa Geamana | Foto: Istimewa

Di pegunungan Apuseni, lebih dari 1.000 penduduk desa tinggal di Geamana. Pada akhir 1970-an, lembah ini terpapar limbah beracun setelah tambang tembaga beroperasi di sekitarnya. Bekas desa itu kemudian ditutupi dengan lumpur. Di pertambangan itu terdapat cadangan tembaga terbesar di Rumania, seluas 130 hektar.

5. Pemukiman Rungholt, Laut Utara

Pemukiman Rungholt

Pemukiman Rungholt | Foto: Istimewa

Mitos yang tak terhitung jumlahnya menyelimuti “Atlantis di Laut Utara”ini. Pada abad ke-14bencana banjir menelan hingga 30 permukiman, termasuk kota makmur, Rungholt. Banyak temuan membuktikan keberadaan pemukiman ini, tapi lokasi persisnya masih belum jelas. Laut Wattenmeer dan pasang surutnya terus mengubah sisa-sisa lokasinya.

6. Waduk di desa Fayón di Ebro, Spanyol

Waduk di desa Fayón di Ebro

Waduk di desa Fayón di Ebro | Foto: Istimewa

Menara gereja naik ke permukaan air. Di bawah danau ini terendam sebuah desa hilang. Danau ini adalah salah satu dari tiga waduk yang diciptakan untuk menghasilkan listrik bagi Barcelona di tahun 1960-an. Kini, terutama nelayan sering berlayar ke menara gereja di danau itu, karena daerah ini sangat kaya akan ikan.

7. Nachterstedt di Danau Concordiasee, Sachsen-Anhalt

Nachterstedt di Danau Concordiasee

Nachterstedt di Danau Concordiasee | Foto: Istimewa

Pertambangan lignit di Sachsen-Anhalt. Tidak hanya satu desa yang memberi jalan bagi beroperasinya pertambangan itu. Sejak tahun 1928, warga Nachterstedt berpindah hingga1,5 kilometer. ketika tambang ditutup, muncul tempat rekreasi Concordia. Tapi konsekuensinya, tahun 2009 longsor, tiga orang tewas.

8. Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee, Rusia

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee | Foto: Istimewa

150 kilometer sebelah utara Moskow terdapat waduk sepanjang sekitar 140 kilometer dengan lebar 5 km di sungai Volga. Dengan ketinggian air sekitar 100 meter, wilayah Kalyazin tenggelam pada tahun 1940. Di antara bangunan yang hilang juga dua gereja – dari Gereja Nikolai dari 1801 menonjol tentang hanya menara lonceng.

Demikian delapan bekas kampung atau Desa Hilang dari berbagai belahan dunia yang pernah berpenghuni dan kembali muncul menampakan jejaknya.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Pantai Labuhan Jukung Krui Lampung, Romantisme Sunset Samudra Hindia

Published

on

Labuhan Jukung

Lampung.co – Salah satu pantai di Krui Pesisir Barat yang memiliki panorama menakjubkan adalah Pantai Labuhan Jukung. Sunset di pantai ini merupakan salah satu yang terbaik diantara patai-pantai di Pesisir Barat Lampung lainnya.

Pantai ini berlamat di Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat. Pantai ini berada tidak jauh dari pusat Kota Krui sehingga pantai ini cukup ramai pengunjung. Puncak keramaian pengunjung adalah saat lebaran tiba.

Jika anda dari Bandar Lampung, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum menuju lokasi ini. Ada dua rute yang bisa anda pilih yang pertama Bandar Lampung – Pringsewu – Kota Agung – Krui. Yang kedua Bandar Lampung – Kotabumi – Liwa – Krui. Dari kedua pilihan rute tersebut pilihan rute kedua jaraknya lebih dekat.

Anda bisa menaiki bus tujuan Krui dari Terminal Rajabasa Lampung dengan tarif sekitar Rp. 80.000 per orang. Selain itu anda juga bisa menaiki travel tujuan krui, untuk tarif travel lebih mahal yakni sekitar Rp.120.000 per orang.

Saat ini juga telah hadir transportasi umum dari Bandara Reden Intan Lampung menuju Krui Pesisir Barat. Jadwal Bus Trans Lampung tersebut yakni pukul 11:00 WIB menuju Krui dan Jam pukul 06:00 WIB menuju Bandara Raden Intan. Untuk harga atau ongkosnya yakni Rp. 80.000 per penumpang.

Sampai di Pantai Labuhan Jukung Krui anda akan disambut dengan gemuruh ombak dan lautan lepas yang menghampar. Pantai ini juga memiliki pasir yang putih dan halus.

Untuk tarif masuk Pantai Labuhan Jukung Krui ini gratis. Hanya ada biaya parkir kendaraan yang diminta saat masuk ke lokasi ini. Untuk kendaraan roda dua tarifnya sebesar Rp. 5.000 dan Kendaraan roda empat sebesar Rp. 10.000.

Lalu apa yang bisa anda nikmati ketika berkunjung ke pantai yang menghadap langsung ke Samudra Hindia ini? Ada banyak yang bisa anda lakukan seperti bermain di laut, mandi dilaut, berselancar, menikmati sunset, atau sekedar menikmati pemandangan laut dengan ombaknya yang tinggi.

Keistimewaan dari pantai ini adalah ombak dan susetnya. Ombak disini tergolong tinggi oleh sebab itu menjadi incaran wisatwan asing untuk berselancar. Jika anda penghobi olahraga ini anda bisa mencoba berselancar disini.

Sedangkan untuk sunset, keindahannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena laut disini adalah laut lepas hal ini membuat pandangan tak terhalang. Tidak ada pulau yang menghalangi mata anda untuk menyaksikan keindahan sunset disini.

Sore hari merupakan waktu terbaik untuk anda berkunjung kesini. Suguhan sunsetya dijamin akan membius mata anda. Apa yang membuat sunset begitu indah? Lokasi daratan disini berada disebelah timur, sedangkan lautan berada di barat. Hal ini secara otomatis menciptakan pemandangan yang pas pada saat pergeseran matahari tenggelam.

Setelah puas melihat sunset anda tak perlu khawatir dengan penginapan. Ada banyak penginapan yang disewakan disekitar pantai ini. Untuk tarifnya berkisar diantara Rp. 100.000 sampai Rp.700.000 Permalam. Harga tersebut tergantung fasilitas yang diberikan. Namun kabar baiknya hampir semua penginapan atau homestay disekitar sini sudah menyediakan fasilitas sarapan pagi untuk penginap.

Anda bisa mencari penginapan yang dekat dengan laut agar bisa leluasa menikmati suasana malam di pantai. Selain itu keunggulan menginap di dekat pantai yakni ketika matahari terbit anda bisa merasakan susana pagi di pantai.

Demikian informasi tentang pantai Labuhan Jukung Krui Pesisir Barat Lampung, semoga informasi seputar wisata Lampung yang kami sajikan bisa menjadi referensi untuk liburan anda.

Foto: blog.djarumbeasiswaplus.org

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca