Wartawan Ini Dibunuh Dengan Kejam, Diduga Kerap Kritik Presiden Putin

Tim Redaksi

Lampung.co – Seorang jurnalis Rusia ditemukan tewas tertembak di apartemennya di Ukraina. Diduga, kematian Arkady Babchenko karena ia kerap mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin.

Polisi setempat pun mengatakan bahwa Arkady Babchenko memang menjadi target. Hal ini dikarenakan karya dan tulisannya selama ini.

Dilansir dari Viva.co.id Babchenko ditemukan dengan darah yang berlumuran oleh istrinya di gedung apartemen mereka. Diidentifikasi bahwa Babchenko ditembak di bagian punggung hingga tiga kali.

Sang istri, kemudian menelepon saluran darurat dan Babchenko dilarikan ke rumah sakit. Namun, sayangnya dia meninggal dunia dalam perjalanan.

Diakui Kepala Polisi Kiev, Andriy Krischenko. Ia mengatakan bahwa kegiatan profesional Babchenko yang menjadi alasan dia dibunuh.

Laman Metro pun memberitakan tentang pernyataan Anggota Parlemen Ukraina Anton Geraschenko. Geraschenko mengatakan bahwa pembunuhnya sengaja menunggu di dalam gedung hingga mendapatkan waktu yang tepat menembus Babchenko dengan timah panas.

Diketahui bahwa Babchenko selama ini sangat gencar mengkritik Vladimir Putin. Dia meninggalkan Rusia pada 2017, akibat kekhawatiran atas sejumlah ancaman pembunuhan dan potensi dipenjarakan tanpa dasar hukum.

Namun, selama di Ukraina, Babchenko tetap menjadi jurnalis yang kritis.

“Arkady Babchenko dibunuh dengan tiga kali tembakan di punggungnya saat dia kembali ke gedung apartemennya sehabis dari toko,” dituliskan kolega jurnalisnya di laman Facebook, Osman Pashayev. (*/goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

1 thought on “Wartawan Ini Dibunuh Dengan Kejam, Diduga Kerap Kritik Presiden Putin”

Leave a Comment

Ads - Before Footer