Wakil PM Singapura: BJ Habibie akan Dikenang oleh Rakyat Indonesia dan Dunia

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Keamanan Nasional Singapura Teo Chee Hean merasa sedih saat mengetahui bahwa Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie telah tiada.

Tampaknya Teo memiliki jalinan hubungan yang baik dan kesan mendalam terhadap mendiang BJ Habibie. Dalam akun Facebook miliknya, Teo merasa kaget saat dirinya tengah menuju Jakarta.

“Saya sangat sedih saat tahu mantan Presiden RI BJ Habibie wafat, informasi ini saya peroleh saat saya sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk kunjungan kerja,” kata dia.

Sesampainya di Jakarta, Menteri Senior Singapura itu pun langsung melayat ke kediaman sosok yang akrab disapa Eyang Habibie di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/9/2019) petang.

Dirinya mengaku ingin memberikan penghormatan terakhirnya kepada sosok yang selama ini ia kenal sebagai seorang negarawan sekaligus mengucapkan duka cita kepada keluarga Eyang Habibie.

“Saya datang ke kediamannya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada beliau dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya,” jelas Teo dikutip dari kontan.co.id.

Ungkapan duka cita langsung Teo Chee Hean sampaikan kepada kedua putra BJ Habibie, yakni Ilham Habibie dan Thareeq Habibie.

Ia meyakini bahwa tokoh bangsa yang juga dikenal sebagai Bapak Teknologi itu akan terus dikenang oleh seluruh rakyat Indonesia dan dunia karena memimpin Indonesia dalam melewati masa sulit.

Selain itu juga, Eyang Habibie juga merupakan sosok yang dikenal sangat cinta pada tanah air, pembuka pintu demokrasi dan tokoh jenius dalam bidang teknologi khususnya kedirgantaraan.

“Beliau akan dikenang karena memimpin Indonesia selama melewati periode sulit, rasa cintanya kepada negara, hasratnya pada dunia teknik pesawat terbang,” kata Teo.

Diketahui, Eyang Habibie merupakan lulusan Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule (RWTH) Aachen Jerman. Sejak awal September 2019, ia dirawat secara intensif di RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kondisi Eyang Habibie sebelumnya dikabarkan membaik dalam perawatan intensif di rumah sakit itu, namun kembali mengalami penurunan kondisi. Ia pun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 83 tahun. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer