Menu

Vivo Indonesia Salurkan Bantuan 4 Miliar Untuk Korban Gempa melalui ACT

  Dibaca : 591 kali
Vivo Indonesia Salurkan Bantuan 4 Miliar Untuk Korban Gempa melalui ACT
Vivo Indonesia memberikan donasi untuk korban gempa dan tsunami Sulteng sebesar Rp 4 miliar, disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap | Foto: Ist.

Lampung.co – Bencana alam gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 dan tsunami di Sulawesi Tengah telah menyisakan duka mendalam bagi seluruh Bangsa Indonesia, tak terkecuali bagi Vivo Indonesia.

Untuk meringankan beban masyarakat terdampak gempa dan tsunami, Vivo Indonesia memberikan donasi sebesar Rp 4 miliar, disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Edy Kusuma, selaku General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia menyatakan, donasi yang Vivo berikan ini tentu saja tidak bisa menggantikan kerusakan dan kehilangan yang terjadi.

“Namun Vivo merasa sangat perlu untuk mendukung program penanganan bencana, terutama untuk membantu kelangsungan hidup korban yang selamat,” kata dia.

Ini menjadi duka kita bersama, pihaknya berharap upaya yang dilakukan berbagai pihak dapat membantu meringankan beban ribuan saudara kita di Palu, Donggala, dan area terdampak lain.

Menurut Edy, bantuan dari Vivo ini akan dikonversikan dalam bentuk logistik yang dibutuhkan para korban bencana gempa dan tsunami.

Ia menambahkan, Vivo Mobile Indonesia mengapresiasi penuh penanganan bencana Palu dan Donggala yang dilakukan secara tanggap, cepat, dan terkoordinasi dari berbagai pihak.

“Dalam bencana ini pun, beberapa rekan kerja, tim sales, dan rekan bisnis dari Vivo Mobile Indonesia yang berada di Sulawesi Tengah turut menjadi korban,” ujarnya.

Donasi secara simbolis diserahkan langsung oleh Fachryansyah Farandy, General Manager for Digital and Partnership PT Vivo Mobile Indonesia kepada Rini Maryani, Vice President Aksi Cepat Tanggap di Kantor Pusat ACT.

“Vivo bekerjasama dengan ACT menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana, termasuk untuk bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah sejak awal,” imbuhnya.

Fachryansyah Farandy berharap bantuan yang diberikan ini dapat sesegera mungkin menjangkau para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Menerima langsung amanah donasi kemanusiaan dari Vivo untuk Palu – Donggala, Rini mengapresiasi penuh kepercayaan yang telah dititipkan.

“Kepedulian dari Bangsa ini, termasuk dari Vivo akan menjadi energi penggerak untuk segera memulihkan Palu dan Donggala,” ujarnya.

Diketahui, pasca gempa besar dan tsunami di wilayah Palu dan Donggala, Tim Disaster Emergency Response ACT langsung merencanakan pemberangkatan personel menuju Donggala dan Palu.

Hal tersebut dilakukan dengan berkoordinasi dengan Tim ACT Sulawesi Selatan dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Selatan.

Tim ACT berangkat menuju Donggala dan Palu melalui jalur udara ke Gorontalo, lalu disambung dengan perjalanan darat pada Sabtu (29/9/2018) lalu.

Hingga Rabu (3/10/2018) kemarin, dua posko ACT telah didirikan untuk merespons aksi masif di fase darurat. Posko pertama ACT berada di Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Posko ini terletak tak jauh dari Gerai Vivo yang telah ditutup untuk sementara waktu untuk menghindari adanya gempa susulan.

Sementara posko kedua ACT berada di Kabupaten Donggala, tepatnya di Jalan Pelabuhan, No. 10 Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis jumlah terbaru, 1.407 jiwa korban yang meninggal dunia pasca gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah hingga Rabu (3/10/2018) petang. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional