Videotron Jokowi-Ma’ruf Langgar Aturan, Tim Kampanye Bantah Terlibat

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Bawaslu DKI Jakarta menyatakan bahwa pemasangan videotron capres cawapres nomor urut 01 di beberapa lokasi melanggar tata cara dan mekanisme administrasi pelaksanaan pemilu.

“Penayangan videotron pasangan calon nomor urut 01 harus dihentikan,” ujar anggota Bawaslu DKI Jakarta, Fuadi di Jakarta (26/10/2018).

Sementara Direktur Bidang Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Ade Irfan Pulungan menegaskan bahwa pihaknya tak pernah memasang alat peraga kampanye tersebut.

“Tak ada keterlibatan paslon 01, tim kampanye pusat atau daerah baik secara langsung maupun tidak terhadap pemasangan videotron tersebut,” kata Ade dilansir cnnindonesia.com, Jumat (26/10/2018).

Ade pun mempertanyakan langkah pelapor yang asal menuduh dan cenderung emosional saat melaporkan perihal videotron tersebut ke Bawaslu.

Sebab, kata dia, pelapor itu tak memiliki bukti yang kuat soal siapa aktor yang memasang iklan kampanye tersebut.

“Harusnya dia (pelapor -red) teliti dulu, siapa yang pasang baru dilaporkan. Jangan sembarangan membuat berita ternyata tidak benar,” ujar Ade.

Selain itu, Ia menyarankan agar Bawaslu dapat lebih cermat dalam menelaah laporan yang masuk sebelum dibawa ke persidangan agar kejadian serupa tak terulang kembali

“Agar kalau ada laporan seperti ini harus dikaji juga apakah layak dinaikkan di persidangan atau tidak. Ke depan ini kami minta ke Bawaslu untuk lakukan itu,” pungkas Ade. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer