fbpx
Connect with us

Berita

Utang Jatuh Tempo, Pengamat menilai Garuda Indonesia ‘Bermain’ Politik untuk Jokowi

Published

on

Garuda Indonesia

Lampung.co – Pengamat industri penerbangan Alvin Lie menilai penurunan harga tiket pesawat oleh Garuda Indonesia Grup terdapat kepentingan politik Jokowi.

Menurutnya Imbauan tersebut sebagai sebuah jalan pintas. Jokowi ia sebut telah memotong kompas. Alvin mengatakan penurunan tarif tiket pesawat ada prosesnya.

Dia berujar, yang terjadi pada penurunan harga tiket pesawat yang dilakukan Garuda Indonesia Grup kemarin tidak melalui proses yang seharusnya.

Kepala negara tidak melibatkan pihak terkait dalam mengeluarkan imbauan tersebut. Karena itulah ia menuding imbauan tersebut diberikan demi kepentingan politik.

“Presiden langsung turun tangan potong kompas, menteri semua dilewati. Selain itu, keputusan tidak melalui rapat direksi juga, jadi ini keputusan politik,” kata Alvin dilansir CNNIndonesia.com, Jum’at (15/2/2019).

Alvin menerangkan, tarif tiket pesawat bukan komponen harga yang ditopang oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun kategori harga yang dikendalikan oleh pemerintah.

“Harga tiket pesawat berbeda dengan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL), maupun bahan pangan yang bisa diintervensi oleh pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, intervensi yang dilakukan Jokwi bisa memberikan dampak buruk pada kinerja keuangan maskapai.

“Nanti harus ada pertanggung jawabnnya, kalau angka kinerja keuangan tidak tercapai, pemerintah jangan menyalahkan direksi Garuda Indonesia,” imbuhnya.

Sementara Pengamat industri penerbangan Budhi Mulyawan Suyitno mengamini pernyataan Alvin terkait konsekuensi maskapai dari penurunan harga terhadap kinerja keuangan mereka.

“Sebab, secara otomatis penurunan tarif bakal mengurangi pundi pendapatan perseroan,” ujarnya.

Budhi menyatakan pemerintah harus mencermati kondisi ini. Apalagi, lanjutnya, Garuda Indonesia memiliki utang jatuh tempo tahun ini.

“Sekarang mulai jatuh tempo itu pemberat. Jadi beban utangnya jangan semata-mata ditutupi dengan keuntungan operasional itu sangat sulit sekali,” imbuhnya.

Diketahui, Garuda Indonesia Grup yang terdiri dari Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan NAM memutuskan menurunkan tarif tiket pesawat mereka hingga 20 persen.

Pemangkasan tersebut kata mereka mulai diberlakukan Kamis (14/2/2019) kemarin untuk seluruh rute penerbangan domestik.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara mengatakan keputusan tersebut diambil untuk menjalankan arahan Presiden Jokowi. (*)

40 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Satu Kemenangan Dramatis Badak Lampung FC, Lahirkan Dua Fakta

Published

on

Badak Lampung FC

Lampung.co – Badak Lampung FC akhirnya meraih poin penuh perdana di kandang yang didapat didapat secara dramatis saat menjamu Kalteng Putra di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis (19/9/2019).

Kemenangan 2-1 untuk Laskar Saburai pada laga lanjutan pekan ke-19 Liga 1 2019 itu didapat setelah diwarnai drama adu finalti di menit penghujung pertandingan.

Selain kemenangan perdana bagi tim asuhan Milan Petrovic, Kalteng Putra juga tercatat menjadi tim pertama yang dikalahkan back-to-back oleh klub yang baru hijrah dari Serui Papua itu.

Tidak mudah bagi Anthony Golec cs untuk meraih kemenangan yang sangat berharga ini, mengingat anak asuh Gomes de Oliviera mampu memberikan perlawanan yang serius.

Bahkan, Laskar Isen Mulang mampu memimpin lebih dulu. Setelah memainkan babak satu tanpa gol, kedua tim tampil lebih aktif dan agresif pada 45 menit kedua.

Tak jarang tekel keras terjadi, dan protes disampaikan pemain kepada wasit.Menit ke-71 gol pertama pada laga ini dihadirkan pemain asing Kalteng Putra, David Veloso.

Penyerang 30 tahun asal Brasil itu melancarkan tendangan bebas yang mulus menuju gawang. Skor sementara 0-1 untuk tim tamu.

Badak Lampung merespons gol tersebut dengan baik, menit ke-76 Fernandinho mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan perekik yang dilanjutkan dengan sundulan.

Tambahan waktu diberikan wasit, hingga Badak Lampung FC mendapat hadiah penalti. Fernandinho yang jadi algojo mampu melancarkan tugasnya dengan baik.

Tiga poin yang berharga sukses diamankan. Kemenangan pertama dihadapan pendukungnya musim ini diraih setelah delapan laga sebelumnya tak pernah didapat.

Susunan pemain:
Perseru Badak Lampung FC (5-3-2): 1=Stya Beny; 16-Saepuloh Maulana, 13-Kurniawan Karman, 35-Reva Adi, 4-Bojan Malisic, 2-Antony Golec; 91-Arthur Bonai (28-Suhandi 65′), 88-Hidayatullah, 94-Fernandinho; 23-Johan Yoga (7-Yogi Rahadian 84′), 20-Melcior Majefat (8-Frengki Kogoya 59′).
Pelatih: Milan Petrovic

Kalteng Putra (4-3-3): 53-Reky Rahayu; 4-Onorionde Kughegbe, 3-Wasyiat Hasbullah, 33-Rafael Bonfim, 26-Kevin Gomes; 44-I Gede Sukadana, 77-Pandi Lestaluhu (73-David Veloso 60′), 34-Takuya Matsunaga; 11-Ferinando Pahabol, 88-Patrich Wanggai (7-Dadang Apridianto 82′), 89-Eydison Soares.
Pelatih: Gomes de Oliviera.

2,046 kali dilihat, 2,046 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Gunakan Senjata Api Dalam Acara Adat, Tiga Aparat Terancam Sanksi

Published

on

Polisi Gunakan Senjata Dalam Acara Adat

Lampung.co – Buntut dari viralnya video yang merekam aksi sejumlah tembak senjata api ke udara dalam acara pesta adat di Lampung Utara, petuga mengamankan empat senjata api organik.

Dihimpun dari laporan Radar Lampung TV, Kasat Reskirm Polres Lampung Utara menyebut, hasil penyelidikan sementara ada dugaan aparat melakukan kesalahan prosedur dalam menggunakan senjata.

Para aparat tersebut melakukan penembakan kearah atas menggunakan senjata api organik dalam acara Adat Lampung (Begawi) di kabupaten Lampung Utara.

Senjata-senjata tersebut digunakan sebagai pengganti bunyi petasan dalam acara yang digelar di Kota Bumi Udik kecamatan Kota Bumi, Minggu (15/9/2019).

Dari peristiwa tersebut, petugas berhasil menyita 1 (Satu) Pucuk Senjata Api Organik Jenis Senpi Bahu Styer dan 1 (Satu) Pucuk Senjata Api Organik Jenis Senpi Bahu Ss-1.

Selain itu juga 1 (Satu) Pucuk Senjata Api Organik Jenis Revolver, 1 (Satu) Pucuk Senjata Api Organik Senjata Api Organik Jenis Pistol.

Selain itu petugas juga mengamankan tiga pelaku diantaranya AI, Anggota Dit Pol Airud Baharkam Mabes Polri dan OK, Banit 5 Unit Idik Sat Reskrim Polres Way Kanan.

Lalu WEJ Anggota Polsek Abung Tengah serta 1 (satu) orang masih dalam penyelidikan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, ketiganya telah diperiksa secara intensif oleh Bid Propam Polda Lampung.

Menurut Kombes Zahwani, ketiga oknum tersebut kemungkinan akan terkena sanksi disiplin setelah melalui proses pemeriksaan dari Bid Propam Polda Lampung.

“Untuk sementara masih diproses oleh Bid Propam,” katanya. (*)

14,492 kali dilihat, 14,492 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Polda Lampung Angkat Bicara Soal Video “Tembakan-tembakan” di Acara Pesta

Published

on

Pistol

Lampung.co – Sebuah video yang merekam aksi sejumlah tembak senjata api ke udara pada pesta adat acara pernikahan yang diduga terjadi di Lampung viral di media sosial.

Di awal video, terlihat seorang pria memegang senjata laras panjang. Pria itu menggunakan jaket jenis hoodie dan bercelana jins. Tembakan beruntun senjata itu terlihat diarahkan ke arah atas.

Setelah rentetan suara tembakan terdengar, tampak anak-anak kecil yang berada di sekitar lokasi berebutan mengambil selongsong peluru yang berserakan di sekitar pria tersebut.

Lalu, seorang pria lainnya menembakkan senjatanya ke arah yang sama. Namun pria ini tampak memegang senjata jenis revolver. Dia tampak mengenakan jas dan sarung serta berpeci.

Kemudian seorang pria lainnya juga menyusul menembakkan senjata jenis revolver ke atas. Asap mesiu terlihat keluar dari moncong senjata.

Di bagian belakang, terlihat tenda pernikahan dan tampak keramaian layaknya sebuah pesta adat yang sedang berlangsung. Tak nampak terjadi keributan saat peristiwa penembakan berlangsung.

Dihimpun dari kumparanNEWS, dua pria yang membawa senjata api jenis pistol dikabarkan aparat keamanan yang bertugas di Lampung, sedang pria dengan laras panjang bertugas di Sumatera Selatan.

Baca juga: Gunakan Senjata Api Dalam Acara Adat, Tiga Aparat Terancam Sanksi

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, tim Bidang Propam dan Reskrim Polda Lampung sedang melakukan penyelidikan.

“Ini masih dalam penyelidikan dan mengumpulkan bahan-bahan keterangan di lapangan,” kata Kombes Pandra kepada wartawan, Rabu (18/9/2019) kemarin.

Menurut Pandra, informasi awal didapat kepolisian dari media sosial. Belum diketahui apa maksud pria-pria itu melakukan tembakan ke arah atas dalam pesta tersebut. (*)

26,298 kali dilihat, 26,298 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca