Menu

Uji Pasal Aturan Mantan Narapidan Jadi Peserta Pemilu Ditolak MK

  Dibaca : 40 kali
Uji Pasal Aturan Mantan Narapidan Jadi Peserta Pemilu Ditolak MK
(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung.co – “Amar putusan mengadili, menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman membacakan amar putusan Mahkamah di Gedung MK, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Ini menandakan, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji Pasal 182 Huruf g dan Pasal 240 Ayat (1) Huruf g Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 terkait aturan mantan narapidana yang menjadi peserta pemilu.

Dilansir dari merdeka.com, MK mempertimbangkan bahwa argumentasi para pemohon menunjukkan bahwa hanya mantan terpidana korupsi yang tidak layak menduduki jabatan publik.

Dalam pertimbangan yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Aswanto, Mahkamah Konstitusi setuju bahwa korupsi adalah tindak kejahatan serius.

“Meskipun demikian, dengan hanya memasukkan mantan terpidana korupsi sebagai pengecualian,” kata dia.

“Sama artinya pemohon menganggap mantan pelaku kejahatan lain boleh menduduki jabatan publik,” tambahnya.

Mahkamah sebelumnya telah memutus permohonan serupa. Bahkan, menyatakan mantan terpidana boleh menjadi peserta pemilu dengan catatan.

Catatanya adalah, yang bersangkutan secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa dirinya adalah mantan terpidana korupsi. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional