Transformasi Digital Kartu Petani Berjaya: Terintegrasi dengan KUR dan Asuransi

Tim Redaksi

Lampung.co – Kartu Petani Berjaya (KPB) yang merupakan Program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung era kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi itu telah bertransformasi menjadi aplikasi Kartu Petani Berjaya berbasis elektronik (e-KPB).

Aplikasi e-KPB yang diklaim sudah terintegrasi dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Asuransi tersebut telah diresmikan langsung oleh Gubernur Arinal di Ball Room Hotel Novotel pada Rabu (02/11/2022) kemarin.

Adapun fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dalam (KUR) dan Asuransi Terintegrasi melalui Aplikasi e-KPB, adalah jaminan berupa pendampingan oleh petugas dan Tim sehingga kepastian pengajuan KUR dapat lebih cepat.

“Sejak Launching kita pada hari ini, maka pengajuan KUR dapat dilakukan melalui Aplikasi e-KPB, sampai pada tahap petani mendapatkan notifikasi tentang status pengajuan KURnya oleh Perbankan,” kata Gubernur Arinal.

Namun, lanjutnya, proses verifikasi nasabah bank tetap menjadi kewenangan pihak perbankan, karenanya KUR KPB melalui aplikasi e-KPB ini tentunya tidak akan berjalan dengan baik tanpa ada kerja sama yang baik dari semua pihak.

Gubernur menambahkan, pemerintah provinsi Lampung telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan 4 (empat) Bank, yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri, dan Bank Lampung, serta dengan 2 (dua) Perusahaan Pupuk yaitu PT. PUSRI dan PT. Petrokimia.

“Penandatanganan MoU ini merupakan salah satu bentuk komitmen baik Perbankan, Asuransi Jasindo, BPJS Ketenagakerjaan maupun Pupuk Indonesia untuk dapat mendukung program KPB demi kesejahteraan petani Lampung,” ujarnya.

Selain itu, Aplikasi e-KPB juga disebut terhubung dengan sistem lainnya, yang termasuk dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Lampung seperti Smart Village dan Sistem Informasi Kependudukan (Disdukcapil).

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mengatakan mendukung program akses permodalan dari perbankan dan lembaga keuangan bagi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan asuransi terintegrasi melalui Kartu Petani Berjaya berbasis elektronik (e-KPB).

“Kami selaku regulator industri jasa keuangan (IJK) akan selalu mengawal implementasinya pada program KPB ini sehingga tetap dalam koridor dan tetap memenuhi prinsip prudensial dan ketentuan yang berlaku,” kata Kepala OJK Provinsi Lampung Bambang Hermanto, Kamis (3/11/2022).

Bambang juga berharap perbankan yang berbasis syariah seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) turut bergabung agar masyarakat lebih banyak referensi dan pilihan produk perbankan yang akan digunakan melalui e-KPB ini.

“Penandatanganan MoU ini merupakan bukti komitmen nyata dari IJK di Provinsi Lampung dalam mendukung program pemerintah daerah dalam usaha mensejahterakan masyarakat Lampung khususnya para petani,” tandasnya. (*)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Ads - Before Footer