Titiek Soeharto Mendapat Gelar adat Dari Masyarakat Lampung

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Siti Hediati Soeharto atau yang lebih dikenal Titiek Soeharto mendapat gelar atau adok Lampung dari masyarakat Lampung Pesisir Kebandakhan Negeriagung, Kabupaten Tanggamus.

Putri Presiden RI ke-2 Jenderal Besar HM Soeharto ini deberi gelar Khatu Mas Ayu Cahya pada tanggal 29 September 2018 lalu.

Hal tersebut diungkap Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya ini melalui unggahan status di akun twitter pribadinya @TitiekSoeharto, Kamis, (4/10/2018) pukul 13.33 WIB.

“Tanggal 29 September 2018 mendapat Gelar /Adok KHATU MAS AYU CAHYA dari Masyarakat Lampung Pesisir Kebandakhan Negeriagung, Kabupaten Tanggamus,” ujarnya dalam status tersebut.

Cuitan Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) mendapat beragam kementar dari netizen, tak terkecuali orang Lampung sendiri.

Salah satunya akun @thoyibi_M yang merasa keberatan atas pemberian gelar tersebut. Menurutnya, adok sangat sulit untuk didapatkan bagi orang Lampung. Tapi orang luar mudah mendapatkannya.

“Kalau ini saya tidak setuju, kami yang keturunan asli Lampung sulit mendapatkan adok, kenapa orang luar dengan mudahnya dikasih adok,” protesnya.

Lain dengan akun @esya_herman yang justru mengungkapkan rasa bangganya atas pemberian adok untuk ketua Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI) ini.

“Resmi di angkon/angkat anak orang Lampung,” imbuhnya. (doy)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer