fbpx
Connect with us

Berita

Tiga Kali ‘Nakali’ Anak TK di Dapur, Kakek di Pringsewu Diamankan Polisi

Published

on

Kakek Cabul di Pringsewu

Lampung.co – Seorang Kakek 56 tahun berinisial ED ditangkap Polsek Pagelaran Polres Tanggamus dalam perkara kejahatan pencabulan atau pelecehan terhadap anak dibawah umur.

Pria yang sehari-sehari bekerja sebagi buruh tersebut langsung ditetapkan sebagai tersangka atas dasar bukti dan keterangan yang cukup dari korbannya berinsial L bocah pelajar TK di Kecamatan Pagelaran.

Penangkapan tersangka berdasarkan laporan ID (28) selaku ibu kandung korban yang telah mendengar pengakuan polos putri kesayangannya itu.

Ironis, tersangka yang juga dipanggil kakek oleh korban itu tak hanya sekali melakukan perbuatan bejatnya, sebab menurut L sebelum kejadian terakhir pada Jumat (31/5/2019) malam, L sebelumnya juga telah dua kali dilecehkan oleh tersangka.

Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis, SH mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM mengungkapkan, tersangka ditangkap berdasarkan penyelidikan laporan ibu korban pada tanggal 18 Juni 2019.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan pendalaman laporan tersebut serta dikuatkan barang bukti, tersangka berhasil ditangkap kemarin, Kamis (20/6/19) sekitar pukul 14.00 WIB saat berada di rumahnya,” ungkap AKP Syafri Lubis, Jumat (21/6/2019) pagi.

AKP Syafri Lubis menjelaskan, modus operandi tersangka dalam melakukan kejahatan tersebut dengan memanfaatkan suasana sepi dan kedekatan cucu tersangka dengan korban L, sehingga dia leluasa dalam aksi bejatnya.

Kejadian terakhir dilakukan tersangka ketika korban mencari teman korban itu untuk bermain di rumah tersangka. Namun korban tidak menemukannya, hanya ada tersangka di rumah tersebut.

“Saat hendak bermain, korban malah bertemu tersangka. Tersangka menggendong korban kemudian melecehkannya di dapur rumahnya,” jelasnya.

Kapolsek melanjutkan, beruntung korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya. Selanjutnya melaporkan ke Polsek Pagelaran sehingga tersangka dapat ditangkap berikut barang bukti.

“Dalam perkara tersebut, barang bukti yang berhasil diamankan berupa pakaian korban saat dicabuli serta pakaian pelaku saat melakukan pencabulan,” ujarnya.

Kapolsek menegaskan atas perbuatannya tersangka terancam Pasal 76 E Juncto 82 ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PP Pengganti UU No. 01 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang- Undang.

“Ancaman pidana tersebut maksimal 15 tahun penjara,” tegasnya.

Sementara dalam pengakuannya, tersangka mengakui perbuatannya melecehkan korban yang merupakan tetangganya bahkan sebanyak 3 kali, dari ketiganya dilakukan seluruhnya di dapur rumah tersangka ketika keluarganya tidak di rumah.

Kakek yang sebarnya beristri tersebut juga mengaku tertarik dengan korban karna memiliki perawakan yang gempal dan sering bermain bersama cucunya di rumahnya.

“Semuanya didapur waktu sepi, jarak rumah korban dan rumah saya sekitar 50 meter, saya khilaf karna tergoda. Saya menyesal,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Kapolsek menghimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan anak-anak bermain, terutama seusia yang seperti korban.

“Mari lebih perhatian, jangan dilepas begitu saja, sebab jika terjadi sesuatu tentu kita juga yang rugi,” himbaunya. (*)

238 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Terkait Dua Mahasiswa Tewas Saat Aksi, Kuasa Hukum Minta Ketegasan Polri

Published

on

Aksi Mahasiswa

Lampung.co – Terkait tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yakni, Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19), Tim kuasa hukum meminta ketegasan Polri.

Dua mahasiswa Kendari itu meninggal saat unjuk rasa di gedung DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) akibat terkena peluru yang diduga dimiliki petugas kepolisian Pada 26 September 2019 lalu.

Ketua Tim Pengacara Sukdar menyebut proses penyelidikan kasus penembakan Randi sudah memasuki tiga pekan dan hanya enam orang terperiksa, itupun belum jelas kaitan dengan hilangnya dua nyawa.

Sukdar mengatakan, enam orang terperiksa tersebut diduga melanggar kode etik disiplin karena membawa senjata api (Senpi) saat melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa.

Pihaknya mendesak Tim Mabes Polri segera memberikan gambaran apakah enam orang terperiksa itu ada yang menjadi pelaku penembakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa dua mahasiswa.

“Kami Tim Kuasa Hukum Korban mempertanyakan komitmen Polri dalam penuntasan perkara ini, karena terkesan enam orang oknum anggota Polri yang terperiksa lebih dititik beratkan pada proses etik oleh Propam,” ungkapnya.

Oleh karena itu, timnya meminta Presiden Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen guna mengusut keterkaitan enam aparat itu dengan tewasnya dua mahasiswa UHO. (*)

10,423 kali dilihat, 4,538 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Israel: Beberapa Tahun Kedepan Yahudi Akan Beribadah di Masjid Al-Aqsa

Published

on

Masjid Al-Aqsa

Lampung.co – Pemerintah Israel akan membuka gerbang Al-Aqsa bagi orang Yahudi untuk melakukan ibadah dalam salah satu masjid suci umat Islam, selain Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Israel segera mengizinkan orang-orang Yahudi untuk secara bebas mulai melakukan shalat mereka di dalam Masjid Al-Aqsa dalam waktu tidak lebih dari satu dekade lagi.

Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan mengaku belum dapat memprediksi kapan akan dimulai. Namun, ia berharap ini akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.

Menurutnya, situasi di Yerusalem sedang menuju untuk mendapatkan kembali kedaulatan dan kontrol atas tempat itu. Israel akan mencapai tujuan membuka gerbang Al-Aqsa bagi orang Yahudi.

“Saya yakin ini akan segera terjadi, Insya Allah,” kata Erdan saat dikonfirmasi wartawan Makor Rishon dilansir Republika dari Middle East Monitor, Sabtu (12/10/2019).

Apabila hal itu terjadi, Israel akan bekerja dan mendorong untuk mengubah status quo historis di Yerusalem dengan mengizinkan orang Yahudi beribadah juga di Masjid Al Aqsa.

Rencana ini, sebelumnya sudah mendapat kutukan dari pemerintah Palestina pimpinan Mahmoud Abbas. Dia memperingatkan Israel terhadap upaya pencaplokan situs suci umat muslim itu.

“Masjid Al-Aqsa adalah garis merah dan tidak akan disentuh dalam bentuk dan cara apa pun,” ujarnya dalam pernyataan yang dirilis kantor berita Palestina, Wafa, Kamis (15/8/2019) lalu. (*)

11,111 kali dilihat, 4,334 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini, 13 Oktober 2019 (Warning Nihil)

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 13 Oktober 2019 pukul 07.00 WIB hingga 14 Oktober 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (05 – 29 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 °C – 34,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 °C – 32,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 50% – 90%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 60% – 95%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan. Berpotensi terjadi hujan lokal di wilayah Lambar, Pesibar.

Malam hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Dini hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

WARNING:
NIHIL

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

241,982 kali dilihat, 4,786 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca