fbpx
Connect with us

Berita

Ternyata Begini Kronologis Dosen UIN Raden Intan Lampung Cabuli Mahasiswinya

Published

on

Dosen Cabul UIN Raden Intan Lampung

Lampung.co – Kronologis kasus pelecehan seksual oleh dosen UIN Raden Intan Lampung SH terhadap mahasiswi nya berinisial EP terungkap dalam sidang lanjutan yang digelar, Selasa, (23/7/2019).

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum yang digelar secara tertutup di ruang Soebakti Pengadilan Negeri Tanjung Karang itu diketuai oleh Majelis Hakim Ketua Aslan Ainin.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marinata mengatakan, terdapat tujuh saksi termasuk saksi korban dalam kasus ini. Akan tetapi belum diperiksa semua karena waktu terbatas dan akan dilanjutkan minggu depan.

Marinata menjelaskan, dalam dakwaannya, terdakwa telah melakukan perbuatan cabul dengan seorang tidak berdaya seperti yang diatur dan diancam pidana dalam Pasal 290 ke-1 KUHP.

Dalam dakwaan terungkap perbuatan tersebut dilakukan terdakwa pada hari Jumat tanggal 21 Desember 2018 sekitar pukul 13.20 WIB saat EP hendak mengumpulkan tugas Mandiri mata kuliah Sosiologi Agama II.

SH diduga melakukan pencabulan tersebut ketika saksi korban EP masuk kedalam ruangan terdakwa. Disaat kesempatan berdua itu EP diduga mendapat tekanan dan perlakuan pencabulan dari terdakwa.

Dalam dakwaan tersebut menurut pengakuan saksi korban, terdakwa diduga sempat menyentuh dengan sengaja bagian tangan, wajah, bahu, dada dan bokong saksi korban EP.

“Atas perlakuan tersebut, saksi korban merasa takut sehingga melangkah mundur dan meminta izin untuk pulang,” beber JPU.

Akan tetapi SH tidak memperbolehkan EP pulang, bahkan terdakwa bertindak lebih nekat dengan menarik lengan saksi korban EP dan diduga sempat menyentuh wajah dan bagian dada korban.

Tak hanya sampai disitu EP juga mengaku sempat dirangkul pinggangnya dan disentuh bagian belakangnya. Merasa diperlakukan tidak senonoh, saksi korban pun langsung keluar.

Diluar ruangan dirinya langsung menghampiri rekannya IN yang menemani saksi korban EP mengumpulkan tugas kuliah yang menunggu diluar ruang kerja terdakwa.

Selanjutnya atas pengalaman tidak menyenangkan tersebut, saksi korban EP merasa ketakutan bila akan menghadap terdakwa, dan nilai mata kuliah saksi korban EP terpaksa mendapatkan nilai E.

“Hasil observasi saksi ahli Psikolog, korban mengalami keadaan tidak berdaya secara psikis,” kata JPU Marinata dilansir gatra.

Sementara, Tim Penasihat Hukum SH, Muhammad Suhendra mengatakan pengakuan korban banyak kejanggalan. Menurutnya apa yang disampaikan saksi korban banyak diluar logika.

Suhendra menyoal terkait korban yang tidak teriak saat peristiwa berlangsung. Selain itu, mempertanyakan kenapa korban EP tidak mengajak saksi lain masuk ruangan saat menghadap terdakwa.

“Keterangan tersebut harus dibuktikan. Jauh dari membuktikan bahwa terdakwa bersalah kami kuasa hukum akan membuktikan peristiwa ini ada atau tidak,” ujarnya.

Diketahui, perkara SH bukan yang pertama kali terjadi di UIN Raden Intan Lampung sejak masih berstatus IAIN. Terdapat jejak kasus asusila di UIN Raden Intan Lampung yang pernah terjadi sebelumnya. (*)

Foto: Ist.

8,043 kali dilihat, 18 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial.

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 13 November 2019 pukul 07.00 WIB hingga 14 November 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan antara 3 – 20 knots (6 – 37 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 25,0 °C – 36,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 °C – 32,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 40% – 80%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 50% – 95%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan. Berpotensi terjadi hujan lokal di wilayah Lamsel, Lamteng, Lamtim, Tuba, Tuba Barat, Lambar, Pesibar, Lampura, Mesuji, Way Kanan dan Metro.

Malam hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Dini hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

WARNING:

Waspada potensi angin kencang di Lamsel, Lamteng, Lamtim, Tuba, Tuba Barat, Lambar, Pesibar, Lampura, Mesuji, Way Kanan dan Metro pada siang menjelang sore hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

494,256 kali dilihat, 2,167 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Rayakan Hari Bahagia Nasional, ACT Lampung Berbagi Dengan Anak Yatim

Published

on

ACT Lampung

Lampung.co – Delapan anak yatim dari Kelurahan Kangkung Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung menikmati sajian ayam bakar, sambal dan es teh di Rumah Makan Sambel Alu Antasari pada Senin (11/11/2019).

Makan bersama tersebut dalam rangka memeriahkan program Hari Bahagia Nasional dari lembaga kemanusiaan aksi cepat tanggap (ACT) cabang provinsi Lampung.

Dimana pada hari itu mengajak masyarakat Lampung untuk tetap peduli terhadap saudara-saudara yang membutuhkan sambil berburu penawaran menarik dari banyak e-commerce.

Relawan Program ACT Lampung Siti Juminah mengatakan, pada 11 November banyak e-commerce menawarkan berbagai penawaran menarik seperti diskon, beli satu gratis satu maupun gratis ongkir.

Masyarakat juga tak mau ketinggalan berburu produk dan penawaran yang diinginkan. Untuk itu, lanjutnya, ACT Lampung menggelar program Hari Bahagia Nasional bertajuk Berkahnya Belanja dengan Berbagi.

“Untuk program berbagi dengan anak yatim bekerjasama dengan Rumah Makan Sambel Alu,” kata dia, Selasa (12/11/2019).

Program lain yang ditawarkan berupa bantuan beras untuk santri Indonesia, bantuan paket pangan musim dingin Palestina, Sumur Wakaf dan Qurban. Program telah dijalankankan seharian penuh.

“Kami mengajak semua masyarakat Lampung untuk peduli dan berbagi kebahagiaan untuk Anak Yatim, Santri dan Anak-anak Palestina,” tandasnya. (her)

5,662 kali dilihat, 2,029 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Komisioner KPU Lampung Bantah Terima Uang 100 Juta, LBH Siap Dampingi Korban

Published

on

Esti Nur Fathonah

Lampung.co – Disebut terlibat dugaan kasus jual beli jabatan anggota KPU kabupaten Tulang Bawang, komisioner KPU provinsi Lampung, Esti Nur Fathonah akhirnya buka suara dan membantah tuduhan tersebut.

Dia menyangkal telah menerima uang sebesar Rp100 juta dari calon anggota KPU Tulang Bawang agar lolos menjadi komisoner seperti yang dituduhkan mantan anggota Tim Pansel KPU Lampung Dr. Budiono.

Lebih jauh, dirinya juga menyatakan tidak terlibat dalam dugaan jual beli jabatan komisioner Kabupaten /kota. Hal itu diungkapkannya dalam konferensi Pers di kantor KPU Provinsi Lampung, Senin (11/11/2019).

“Saya mengikuti proses seleksi sesuai aturan, secara pribadi saya tidak mengenal dan langsung bertemu dengan anggota Timsel juga Anggota KPU RI,” kata Esti.

Ia juga membantah tudingan adanya pertemuan dengan calon anggota KPU Tulang Bawang Viza Yelisanti Putri dan suaminya, termasuk rekaman suara dan rekaman video di Swisbell Hotel.

“Ada rekaman itu tapi hanya dua detik saja. […] Itupun tidak membuktikan apapun, saya tidak melakukan apa-apa. Tidak ada transaksi di sana, tidak ada juga pertemuan apapun di sana dengan siapapun,” kilahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami menyatakan dukungan moral terhadap Esti dalam menghadapi proses hukum. Ia tidak akan membebastugaskan Esti dari jabatannya.

“KPU Lampung tidak membebastugaskan Esti, kami KPU menghormati proses hukum terhadap Esti, namun kami juga memberi dukungan moral kepada Esti atas proses hukum yang dihadapi,” tegasnya.

Sementara terkait kasus tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, hari ini akan melakukan koordinasi dengan korban Viza Yelisanti Putri untuk melapor ke Polda Lampung.

“Besok, kita akan koordinasi dengan korban VY (Viza Yelisanti Putri), dan kita siap mendampingi korban melapor ke Polda Lampung,” kata Chandra, Senin (11/11/2019) dikutip dari Lampost.co.

Menurutnya, kasus tersebut tidak masuk pada gratifikasi tetapi masuk ke pidana umum, sehingga pihaknya harus berkoordinasi dengan korban sekaligus sebagai saksi.

“Karena yang menyerahkan uang itu kepada salah satu calon KPU Kabupaten Pesawaran berinisial LP adalah suaminya (Viza Yelisanti Putri), GF senilai Rp100 juta,” jelasnya.

Chandra menegaskan, LBH Bandar Lampung siap mendampingi korban dan mengawal serta meminta agar kasus tersebut diusut tuntas oleh pihak berwewenang. (*)

10,750 kali dilihat, 2,374 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca