Terkait Kasus Penganiayaan Perawat, Reihana: Saya Sebatang Kara di Lampung

Tim Redaksi

Lampung.co – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Reihana tak terima namanya selaku pejabat dicatut oleh tiga lelaki yang diduga pelaku penganiaya perawat jaga Puskesmas Kedatong, Bandar Lampung.

“Saya sebatang kara di Lampung. Tidak punya siapa-siapa,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (5/7/2021), menanggapi namanya disebut-sebut dalam kasus minjam tabung oksigen berujung penganiayaan perawat.

“Jangan sembarang menyebutkan nama, bisa saya tuntut pencemaran nama baik kalau yang disebut Reihana (oleh pelaku itu) saya,” tegasnya dalam keterangan tersebut.

Diketahui, kasus dugaan penganiayaan perawat jaga Puskesmas Kedatong tersebut terjadi pada minggu (4/7/2021). Perawat bernama Rendi Kurniawan tersebut kedatangan tiga orang lelaki bermaksud meminjam tabung oksigen.

Peminjaman tabung oksigen tersebut disebut untuk keperluan keluarga pelaku yang sakit di rumah. Namun, perawat menyatakan menolak permintaan mereka lantaran harus ada pasien yang dibawa sesuai prosedur puskesmas.

Tidak terima dengan penolakan tersebut, tiga lelaki yang mengklaim keluarga pejabat di Pemprov Lampung itu diduga langsung melakukan penganiayaan dengan menonjok kepala korban hingga luka parah di kepala dan dilarikan ke RSUD Abdul Moeloek.

Sementara pelaku kabur dari Puskesmas usai kejadian. Namun kasus tersebut sudah dilaporkan dan ditangani pihak kepolisian. (*)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Ads - Before Footer