fbpx
Connect with us

Berita

Tergiur Ajakan Kencan, Pria ‘Malang’ Ini Jadi Korban Pemerasan

Published

on

Pelaku Pemerasan

Lampung.co – Diajak kencan melalui chating online media sosial, seorang warga Terbanggi Besar, Lampung Tengah Lukman Hakim menjadi korban pemerasan.

Kasus pemerasan ini terencana dengan baik oleh empat orang tersangka termasuk seorang wanita Berta Liana Sari (23), warga Muara Sungkai Lampung Utara.

Kasus ini bermula saat Berta menghubungi Lukman warga Rejosari dan mengajak untuk datang kekontrakannya di Kampung Ono Harjo, Terbanggi Besar, Selasa (12/3/2019) pukul 21.00 WIB.

Kemudian sekira pukul 22.00 WIB korban datang dan diminta Berta agar masuk lewat pintu belakang. Tidak berselang lama di korban digerebek oleh pelaku Indra Bangsawan (31) dan Efendi.

Setelah itu datang pelaku Sutatno (40) yang mengaku sebagai suami Berta, lalu marah-marah kepada korban sambil menodongkan sebilah senjata tajam kearah korban.

Demikian keterangan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Terbanggi Besar, Kompol Donny Hendri Dunand mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma, Rabu (20/3/2019) kemarin.

“Agar terjadi perdamaian, pelaku menekan korban meminta uang sebesar dua puluh juta rupiah,” jelas Donny dikutip dari tribratanews.

Lantaran tak punya uang, Lukman bersama pelaku Sutatno mencari pinjaman kekerabat korban dan mendapatkan uang sebesar Rp2.5 juta lalu di serahkan ke pelaku Indra.

Para pelaku merasa tidak puas hanya menerima uang sebesar itu, kemudian pelaku Indra meminta tambahan uang damai sebesar lima juta rupiah kekorban.

Pelaku Indra meminta kepada korban agar kekurangan uang sebesar Rp2.5 juta tersebut dipenuhi esok hari.

Lalu korban datang kekontrakan pelaku Berta untuk menyerahkan kekurangan uang perdamaian kepada pelaku Indra, Rabu (13/3/2019) siang.

Karena merasa diperas korban, kata Kapolsek, Lukman melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Terbanggi Besar pada hari Selasa, (19/3/2019).

Atas laporan tersebut Kapolsek Bersama Kanit Reskrim melakukan penangkapan keempat pelaku berikut barang buktinya satu unit sepeda motor.

Hasil pembagian uang sebesar Rp5 juta dari pelaku Liana, pelaku Sutatno mendapat Rp900 ribu, Efendi Rp750 ribu, Indra Rp2.1 juta dan sisanya digunakan untuk makan dan rokok sebesar Rp250 ribu.

“Guna penyidikan lebih lanjut pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara,” tegas Kapolsek Donny. (*)

290 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Dua Kali Curi Kotak Amal Masjid, Pegawai Honorer Pesisir Barat Diamankan Polisi

Published

on

Pencuri Kotak Amal Masjid

Lampung.co – Seorang pegawai honorer Dinas Perpustakaan Pesisir Barat diamankan Satreskrim Polsek Pesisir Tengah wilayah hukum Polres Lampung Barat atas kasus pencurian kotak amal Masjid.

Pelaku berinisial FJ (31) yang merupakan warga Pekon Gunung Kemala kecamatan Way Krui itu mencuri uang kotak amal masjid Al Mujahidin, kelurahan Pasar Krui.

Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Drs. Ansori BM Sidik mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Racmat Tri Hariyadi mengatakan, penangkapan FJ berdasarkan laporan pengurus masjid Nekita Disastra.

“Sabtu (19/10/2019), setelah menerima laporan pengurus masjid Al Mujahidin, bahwa uang yang tersimpan di kotak amal sekitar Rp600 ribu hilang di curi,” kata Ansori Minggu (20/10/2019).

Atas laporan tersebut, lanjutnya, kami datang ke Tempat Kejadian Perkara. Setelah melihat rekaman melalui CCTV pelaku menggunakan masker, namun teridentifikasi nomor polisi kendaraan tersangka.

“Lalu sekitar Pukul 22.00 WIB, tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti berupa satu kotak amal, satu unit sepeda motor, dan masker yang digunakan saat beraksi,” ujarnya.

Modus operandi, pelaku melakukan pencurian tersebut dengan cara merusak kotak amal menggunakan pembuka kaleng yang terbuat dari besi.

Pada saat melakukan aksinya, pelaku menggunakan masker karena tahu bahwa masjid tersebut di pasang beberapa kamera pengintai atau CCTV.

Setelah dimintai keterangan, Ansori menambahkan, tersangka mengakui sudah dua kali melakukan tindakan pencurian kotak amal di masjid Al Mujahidin. (*)

10,169 kali dilihat, 10,169 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Ini Kronologi Empat Mahasiswa Itera Tersesat di Gunung Seminung

Published

on

Mahasiswa Itera Tersesat

Lampung.co – Sejumlah empat orang Mahasiswa Institut Teknologi Sumatra (Itera) dievakuasi karena tersesat di Hutan Kawasan Gunung Seminung, Jaga Raga, Sukau, Lampung Barat, Minggu (20/10/2019) malam.

Keempat mahasiswa program studi (Prodi) Teknik Sipil yang bernama Septian (20), Amin (21), Agus (19) dan Sapta (20) itu ditemukan pukul 23.55 WIB.

Para korban yang seluruhnya laki-laki tersebut ditemukan Tim SAR BPBD Lampung dalam keadaan lelah karena kekurangan makanan dan minuman.

Pihak kampus pun membenarkan peristiwa tersebut. Humas Itera Rudiyansyah mengatakan, keempat mahasiswa melakukan pendakian secara pribadi, bukan kegiatan kampus.

“Alhamdulilah info terakhir yang kami dapat keempat mahasiswa tersebut sudah berhasil dievakuasi dan dalam keadaan baik,” kata dia kepada Lampung.co, Senin (21/10/2019) pagi.

Rudiyansyah menambahkan, pihak Itera juga telah berkoordinasi dengan pihak BPBD Lambar dan pihak keluarga sejak tadi malam dan para mahasiswa sudah langsung dijemput oleh pihak keluarga.

Kronoligis kejadian bermula saat 4 (empat) orang mahasiswa Itera itu melakukan pendakian Gunung Seminung pada tanggal 16 Oktober 2019. Namun perjalanan mereka tidak berjalan mulus.

Lalu salah satu korban berhasil menghubungi keluarganya menyampaikan perihal pendaki tersesat dan meminta pertolongan.

Kemudian keluarga korban yang mendapatkan informasi itu menghubungi Kantor SAR Lampung pada tanggal 20 Oktober 2019 meminta bantuan untuk dievakuasi.

Lokasi pendaki terakhir sebelum hilang kontak dikawasan gunung seminung diprediksi berada di Koordinat 04° 55’ 34.8” S – 103° 58’ 29.4” E.

Informasi diterima oleh tim Pusdalops PB dari Kantor SAR Lampung pukul 21:35 WIB. Setelah dilakukan proses pencarian, akhirnya para korban ditemukan pukul 23.55 WIB. (doy)

25,178 kali dilihat, 25,178 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini, 21 Oktober 2019 (Warning Nihil)

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 21 Oktober 2019 pukul 07.00 WIB hingga 22 Oktober 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (05 – 29 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 °C – 35,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 °C – 32,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 40% – 90%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 50% – 95%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan. Berpotensi terjadi hujan lokal di wilayah Metro, Lampura, Way Kanan, Lamteng, Lambar dan Lamtim.

Malam hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan

Dini hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

WARNING:
Nihil

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

312,792 kali dilihat, 10,207 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca