Menu

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Tantang Perang Militer Indonesia

  Dibaca : 52 kali
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Tantang Perang Militer Indonesia
Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka | Ist

Lampung.co – Tantangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) kepada pemerintahan Indonesia semakin menjadi-jadi.

Kali ini, Pimpinan KODAP III Ndugama Egianus Kogeya memposting di akun facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Dalam postingan yang ditulis, Egianus klarifikasi apa yang telah terjadi terhadap pembunuhan pekerja pembangunan jalan trans Papua dan TNI.

Menurutnya, di dalam postingannya tersebut, ia mengklaim jika dirinya bukan membunuh warga sipil pada tanggal 2 Desember 2018 di Nduga.

Namun ia membenarkan bahwa pihaknyalah yang membunuh anggota TNI.

“Bukan warga sipil yang kami di tembak,” tulisnya.

“Tapi itu Anggora Militer murni TNI Dansipur (maksudnya mungkin Denzipur) dengan identitasnya lengkap dan 2 pistol sebagai barang bukti kami sita,” tambahnya.

Egianus menjelaskan jika pekerja satuan denzipur memang tak lagi berpakaian dinas TNI disertai senjata.

Mereka akhirnya jadi tukang bangunan jembatan di kali Jigi dan Aworak. Kemudian tempat tinggalnya dinamakan dengan sandi 55.

“Apa artinya 55? Mereka pekerja satuan Denzipur selalu pake kode 55. Ini hanya tentara Indonesia yang tau. Mereka itu TNI,” tulisnya, Jumat (7/12/2018).

Dan dalam postingannya tersebut, ia meminta untuk meneruskan apa yang disampaikannya kepada Presiden Joko Widodo, Panglima TNI dan Polri.

Ia mempertanyakan mengenai persenjataan militer Indonesia. Ia menganggap TNI berlebihan dalam menghadapi pihaknya menggunakan peralatan canggih macam helikopter dan bom udara.

Ia mempertanyakan, Militer Indonesia berperang melawan negara mana?

Sebab, kata dia, Indonesia berlebihan menggunakan peralatan perang yang canggih. Seperti Helikopter, BOM dari Udara serta serangan udara dan darat.

Menurutnya, apa yang dilakukan Indonesia, seakan-akan berperang melawan negara merdeka dengan peralatan militer yang setimpal.

“Kami siap perang darat saja di medan perang,” tantangnya. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional