Telan Puluhan Korban Jiwa, Ini Pernyataan Sikap ACT Terhadap Kerusuhan di Wamena

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, telah menyebabkan banyak kerugian. Kendaraan dan gedung hancur, puluhan orang luka-luka, serta ribuan warga terpaksa diungsikan bahkan 32 orang meregang nyawa akibat bentrok.

Informasi data pengungsi yang dihimpun dari pospapua.com, Sabtu (28/9/2019), sejumlah 8.617 pengungsi di 25 titik yang dipusatkan di Kota Wamena. Versi lain, jumlah pengungsi mencapai 10.000 orang.

Sebagai lembaga kemanusiaan terdepan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan selalu hadir dalam setiap bencana; baik bencana alam hingga bencana sosial korban perang ataupun konflik.

Berdasarkan kondisi yang ada, ACT akan turut membantu para korban tragedi kemanusiaan di Wamena sebagai aksi nyata kepedulian terhadap saudara sebangsa yang terusir dari rumah-rumah mereka.

Mewakili ACT dan segenap relawan kemanusiaan yang tergabung dalam organisasi Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Ketua Dewan Pembina ACT, Ahyudin, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas situasi terkini di Wamena.

“Atas nama kemanusiaan, Kami menyampaikan duka yang amat mendalam atas jatuhnya korban jiwa, banyaknya warga yang mengungsi, binasanya harta benda, hancurnya sejumlah bangunan, serta banyaknya warga yang memilih eksodus ke luar Papua,” kata dia.

Berdasarkan kondisi terbaru yang diterima ACT, warga yang mengungsi dari lokasi pusat kerusuhan mengalami trauma. Korban trauma dan ketakutan mayoritas dialami kelompok rentan seperti anak-anak, ibu-ibu dan lansia dengan mayoritas pengungsi berada di Jayapura.

Para warga pun merelakan harta benda demi menyelamatkan nyawa menuju posko pengungsian yang aman. Terdapat pula mereka yang rela berdesak-desakan, mengantri tiket pesawat Hercules untuk eksodus bertemu sanak keluarga di luar Wamena.

“Semoga Allah Ta’ala meridhoi segala ikhtiar kita untuk membantu saudara sebangsa di Wamena, Papua. Aamiin Yaa Rabbal’alamin,” ungkap Ahyudin, Sabtu (28/9/2019).

Kepada seluruh elemen bangsa, lanjutnya, ACT mengajak untuk ambil peran dalam gerakan solidaritas kemanusiaan bagi para korban. Gerakan solidaritas ini sebagai bentuk kepedulian dengan mengedepankan semangat persatuan, persaudaraan, perdamaian dan kedermawanan.

Panggilan kemanusiaan ini hadir untuk Sahabat Dermawan melalui BNI Syariah 770000525 an Aksi Cepat Tanggap.

Dia menambahkan, Tim relawan sudah hadir dilokasi, selanjutnya akan digerakkan pengiriman bantuan baik logistik, kesehatan dan lain-lain kepada para pengungsi. “Mari, bantu mereka yang semakin sulit hidupnya akibat konflik kemanusiaan,” tutup Ahyudin. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer