fbpx
Connect with us

Berita

Sukmawati Diduga Menista Agama, Kemenag Minta Proses Hukum Dijalankan

Published

on

Sukmawati Soekarnoputri

Lampung.co – Terkait pelaporan Sukmawati Soekarnoputri ke polisi atas tuduhan penistaan agama Pasal 156a KUHP, Kementerian Agama meminta agar proses hukum tetap dijalankan sesuai prosedur.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin (18/11/2019). “Silakan proses hukum dilaksanakan,” kata dia dikutip dari CNN Indonesia.

Menurutnya, sebagai negara hukum, sah-sah saja masyarakat melakukan pengaduan kepada penegak hukum sesuai mekanisme yang ada. Namun, lanjutnya, jangan sampai menimbulkan kegaduhan.

“Yang penting tidak perlu sampai terjadi kegaduhan, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita harus menahan diri,” ujar Zainut.

Dalam kesempatan itu juga, dia mengingatkan agar setiap tokoh masyarakat maupun tokoh bangsa lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di muka umum. Terlebih berkaitan dengan persoalan agama.

“Kami mengimbau tokoh masyarakat, tokoh bangsa agar dalam menyampaikan statement menghindari hal-hal yang mengandung muatan kontraproduktif,” imbau Wakil Ketua Umum MUI ini.

Diketahui, putri Presiden ke-1 RI Sukarno itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 15 November lalu atas dugaan tindak pidana penistaan agama ucapannya dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

“Mana lebih bagus Pancasila atau Alquran? Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Ir. Sukarno untuk kemerdekaan?” kata Sukmawati.

Terkait pernyataan yang diungkapkannya di sebuah forum tersebut, Sukmawati membantah membandingkan jasa bapaknya dengan Nabi Muhammad SAW terhadap Indonesia.

“Video itu hanya sebagian kecil dari pernyataan saya saat berbicara di forum anak muda yang mengusung tema untuk membangkitkan nasionalisme, menangkal radikalisme, dan memberantas terorisme,” kilahnya.

Sebelumnya, Sukmawati juga pernah dilaporkan atas kasus dugaan penistaan agama ketika membacakan puisi berjudul Ibu Indonesia dalam sebuah acara peragaan busana beberapa waktu lalu.

Namun, Mabes Polri akhirnya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) karena tidak menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut. (*)

 19,553 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Berita

Terkait Zonasi, Senator Lampung: Masyarakat Ikuti Aturan, Pemda Perhatikan Pemerataan Kualitas

Karena sudah demikian sistemnya, masyarakat mesti mengikuti aturan yang ada. Oleh karena itu, Pemda juga mesti memperhatikan pemerataan kualitas

 4,298 kali dilihat,  126 kali dilihat hari ini

Published

on

Pelajar Sekolah
Ilustrasi Siswa SD, SMP dan SMA | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian kepada setiap sekolah, khususnya SMP dan SMA yang pola masuknya dengan sistem zonasi.

Satu catatan penting dalam sistem zonasi, ujar Abdul Hakim dalam siaran persnya hari ini, ada wilayah yang minim sekolah. Dengan demikian, siswa yang berada pada zona itu tidak mendapat beberapa alternatif untuk bersekolah.

“Sementara, sekolah yang sudah mapan, tetap mencari incaran meskipun jauh dari zona calon siswa di sekolah itu,” kata dia.

Hal ini, kata senator Lampung itu, bisa disiasati dengan meningkatkan kualitas gedung dan penambahan jumlah sekolah di zona yang minim sekolah. Dengan demikian, Siswa di daerah itu tetap bisa sekolah di entitas yang berada dekat dengan rumahnya.

“Sejauh ini, sekolah belum merata di setiap kecamatan. Sehingga, ada satu kecamatan yang mempunyai banyak sekolah, di sisi lain ada kecamatan yang minim sekolah,” ujar Abdul Hakim.

Yang perlu juga disosialisasikan, lanjutnya, adalah cara pandang orangtua. Dengan sistem zonasi, orangtua memasukkan anak ke sekolah yang terdekat dengan rumah. Hal itu menjadikan ongkos ke sekolah bisa terjangkau meski sekarang model pembelajaran masih daring.

Abdul Hakim yakin, jika setiap kecamatan mencukupi bangunan atau gedungnya, orangtua juga yakin menyekolahkan anaknya di sana. Dia mencatat, ada beberapa SMP yang masih menumpang di bangunan sekolah lain.

Namun, ia yakin, itu hanya sementara. Ke depan, ibuhnya, khususnya Pemerintah Kota Bandar Lampung, lebih melakukan pendekatan kepada masyarakat agar mau menyekolahkan anak mereka ke sekolah terdekat yang kilometernya sesuai dengan zonasi.

Abdul Hakim memahami, kritik banyak kalangan terhadap sistem zonasi ini. Namun, ke depan, jika pemerintah daerah bisa menyinkronkan kualitas semua sekolah dan ada standar yang sama, sistem zonasi akan lebih lancar lagi.

“Karena sudah demikian sistemnya, masyarakat mesti mengikuti aturan yang ada. Oleh karena itu, Pemda juga mesti memperhatikan pemerataan kualitas,” ucapnya.

Hal ini akan mereduksi kesan beberapa sekolah yang dikenal unggulan. Karena ke depannya semua sekolah akan unggul oleh anak-anak yang memang berdomisili di zona sekolah tersebut. (*)

 4,299 kali dilihat,  127 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Sekolah Daring, Guru Diminta Tekankan Pembentukan Akhlak dan Karakter Anak

Abdul Hakim mendorong guru memberikan penekanan kepada pembentukan akhlak dan karakter anak

 4,713 kali dilihat,  127 kali dilihat hari ini

Published

on

Sekolah Daring

Lampung.co – Anggota DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim menyambut optimistis masa depan anak di negeri ini. Ini ia sampaikan pada keterangan tertulis menyambut Hari Anak Nasional, 23 Juli 2021.

Abdul Hakim mengatakan, anak-anak adalah masa depan yang akan mengisi pembangunan dan menjadi aktor penting saat mereka dewasa. Oleh sebab itu, pendidikan kepada anak penting untuk diberikan.

Meskipun dalam masa pandemi, Anggota Komite IV ini tetap meminta semua pendidik memperhatikan sisi edukasi anak-anak. Terutama menempa mental dan karakter mereka menjadi lebih baik.

“Entitas sekolah, ujar senator Lampung ini, tetap punya tugas yang mulia untuk mencerdaskan anak-anak,” kata Abdul Hakim.

Dia ingin, pola pendidikan daring tidak mencabut esensi pendidikan bagi anak. Ketimbang memperbanyak tugas, Abdul Hakim mendorong guru memberikan penekanan kepada pembentukan akhlak dan karakter anak.

“Dengan begitu, setiap anak tetap mendapat didikan di sekolah meski daring dalam konteks penguatan akhlak mereka,” ujarnya.

Abdul Hakim yakin, pola pembelajaran daring tetap berpeluang menjadikan anak-anak di Indonesia tumbuh dan berkembang layaknya di situasi normal. Syaratnya, komunikasi antara guru dan siswa tetap berjalan dengan baik meski tak bertatap muka.

“Asal setiap guru memiliki visi jauh ke depan untuk mendidik anak, tujuan itu akan bisa dicapai,” imbuhnya.

Mantan anggota DPR tiga periode ini menuturkan, anak adalah aset bangsa. Karena aset, diperlukan skema yang mumpuni untuk mendidik mereka. Termasuk membekali dengan keterampilan yang sesuai dengan talenta masing-masing anak.

“Dengan begitu, mereka akan tumbuh sesuai dengan kapasitas pribadi masing-masing. Dan nantinya bisa berkontribusi dalam pekerjaan dan aktivitas sosialnya saat remaja dan dewasa,” tandasnya. (*)

 4,714 kali dilihat,  128 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya. Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung, Rabu 1 Juli 2021:

Pagi hari: diprakirakan cerah berawan – berawan. Berpotensi hujan di wilayah Lamsel dan Pesibar.
Siang – Sore hari: diprakirakan berpotensi hujan di Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lampura, Lamteng dan Mesuji.
Malam hari: diprakirakan berpotensi hujan di Way Kanan, Lampura, Tubabar, Tuba, dan Mesuji.
Dini hari: diprakirakan cerah berawan – berawan.

Suhu udara: 23,0 °C – 33,0 °C, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 15,0 °C – 30,0 °C.
Kelembapan udara: 50 – 92 %, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 58 – 97 %.
Angin: dari arah Timur – Tenggara dengan kecepatan 03 – 15 knots (5 – 28 Km/Jam).

Peringatan Dini: Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang di Lambar, Pesibar, Lampura, dan Way Kanan pada sore dan malam hari.

Sumber: Prakirawan BMKG Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-790-1188 segera.

 2,692,307 kali dilihat,  140 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca