Soal Polemik Seruan Mendagri, TKN: Boleh Karena Jokowi Presiden

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, menilai pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo yang menyerukan nama Jokowi dalam pertemuan dengan aparat desa bukan kampanye.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga mengatakan, seruan itu merupakan bentuk dukungan program pada Jokowi selaku presiden.

“Kalau dia dalam kerangka omongkan tugas presiden dan dia sebagai menteri boleh, dong. Anda harus dukung program presiden, kan bener. Apa yang salah?” kata Arya, Jumat (22/2/2019).

Menurut Arya, Tjahjo meminta mereka meneriakkan nama Jokowi agar program Jokowi dapat selesai dengan baik hingga akhir masa jabatan pada Oktober mendatang.

“Program Pak Jokowi kan masih harus jalan sampai Oktober. Nanti kalau terhambat susah juga. Orang itu program pemerintah kok, ya harus didukung,” katanya dilansir CNN Indonesia.

Polemik ini mengemuka setelah Tjahjo mengumpulkan ribuan perangkat desa pada Rabu (20/2/2019) lalu. dia mengajak para kepala desa dan bamus desa untuk menyerukan nama ‘Jokowi’.

“Terima kasih Pak Jokowi. Tolong untuk kepala desa dan badan musyawarah desa berdiri. Kalau saya teriak ‘dana desa’, (balas dengan) ‘Pak Jokowi’,” kata Tjahjo saat itu.

Atas tindakannya itu, Tjahjo dinilai telah memanfaatkan jabatan sebagai pejabat negara untuk memobilisasi kepala desa untuk kepentingan politik Jokowi yang berstatus peserta pemilu.

Menanggapi hal tersebut, Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengingatkan agar Tjahjo lebih menjaga netralitas.

Hal itu telah diatur dalam nota kesepahaman atau MoU antara Bawaslu dengan berbagai pihak termasuk Tjahjo selaku Menteri Dalam Negeri. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer