Soal Gaji PPPK, Budiman AS: Dimana Harga Diri Pemerintah Kota Ini

Tim Redaksi

Lampung.co – Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandar Lampung, Budiman AS sangat menyangkan kejadian yang menimpa para guru PPPK bisa viral dan tidak mampu diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, kejadian para guru PPPK ini mengadu ke Hotman Paris sungguh memalukan. Dan sangat disayangkan dimana gaji selama 9 bulan tidak dibayar apalagi informasinya duitnya diduga sudah turun.

“Lagi-lagi di Bandar Lampung ini selalu meneriakkan persoalan gaji, ini sangat memalukan dimana harga diri pemerintah kota ini,” kata Budiman AS kepada Tribun Lampung, Senin (26/9/2022) malam.

Politisi partai Demokrat ini menegaskan bahwa tidak boleh pemerintah Kota Bandar Lampung mengalihkan anggaran gaji ke alokasi lain. “Saya ingatkan tidak boleh gaji atau hak seseorang dipindahkan ke anggaran yang lain, itu bisa pelanggaran anggaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budiman berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung agar memprioritaskan hak-hak masyarakat terutama soal gaji dari pada terlihat lebih membuat kenyamanan pejabat dengan membangun perkantoran.

“Anda itu dilantik di sumpah untuk menseyahterakan masyarakatnya, jangan dulu bangun-bangun gedung perkantoran prioritaskan hak rakyat bayar dulu hutang terhadap rakyat itu,” tegasnya.

“Sebagi anggota DPRD Provinsi Lampung saya sangat prihatin melihat hal ini, dimana hati nurani pemimpin-pemimpin di Kota Bandar Lampung ini,” tandasnya.

Sebelumnya sejumlah PPPK guru Kota Bandar Lampung meminta bantuan hukum ke pengacara kondang Hotman Paris di Jakarta. Mereka mengaku terdzolimi karena sudah 9 bulan setelah pengangkatan belum menerima Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT), sehingga belum menerima gaji. (*)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Ads - Before Footer