Senator Lampung: Dampak Ekonomi Akibat PPKM Harus Diantisipasi

Tim Redaksi

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim bertemu dengan penggerak UMKM di Kelurahan Iring Mulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Selasa, 27 Juli 2021, di aula kelurahan setempat.

Sebanyak 30 peserta mengikuti acara ini. Juga hadir lurah Iringmulyo dan anggota DPRD setempat Wasis Riyadi. Abdul Hakim mengatakan, perhatian kita semua dan pemerintah untuk menyelamatkan jiwa anak bangsa.

Upaya pembatasan dalam bentuk PPKM oleh pemerintah merupakan ikhtiar agar penyebaran covid-19 dapat terkendali. Dan dampak ekonominya harus bersama kita antisipasi.

“Kami ingin mendapatkan informasi sekaligus saran dan masukannya berkaitan dengan kegiatan ekonomi dan sosial warga di masa pandemi ini,” ujar Abdul Hakim.

Ia mengatakan, ada PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang kemudahan, perlintasan dan pemberdayaan UMKM dan Koperasi. Sebab, lebih dari 60 persen UMKM terdampak pandemi covid-19.

Seorang penggerak UMKM, Wayan mengatakan, mereka terkendala izin usaha dan meminta jalan keluarnya. Ia mempertanyakan, kenapa yang mendapatkan bantuan tidak boleh terikat dengan pinjaman KUR. Padahal bantuan ini tidak mengembalikan, sedangkan KUR itu mengembalikan.

“Mohon diperhatikan juga para warga KUR juga mendapatkan bantuan bisa mendapat BPUM,” harapnya.

Warno dari Koperasi Mitra Sejahtera Abadi, mengatakan, modal awal usaha ini Rp300 juta. Selama tiga tahun jumlah omzet mencapai Rp3 miliar. “Belum ada sentuhan dari pemerintah. Saat RAT juga sudah kami undang Dinas Koperasi. Belum ada bantuan modal dan usaha dari pihak dinas,” sesalnya.

Abdul Hakim merespons. Ia mengatakan, ada akses dana produktif dari LPDB. Untuk Lampung serapannya masih sedikit. “Ini bisa diajukan melalui Dinas Koperasi ke LPDB,” tandasnya. (*)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Ads - Before Footer