fbpx
Connect with us

Berita

Selain Diimingi Mangga, Ini Modus Tiga Pria Gagahi Gadis Cilik di Tanggamus

Published

on

Asusila

Lampung.co – Tiga pria warga Kabupaten Tanggamus tersangka pencabulan gadis dibawah umur berinisial IR (20), TL (21) dan AN (27) dibekuk aparat kepolisian dari Polsek Kecamatan Pugung.

Tiga tersangka yang merupakan warga Pekon/Desa Sumanda, Kecamatan Pugung itu ditangkap dalam dua laporan berbeda, namun satu korban yakni RN (17) warga kecamatan yang sama dengan pelaku.

Kapolsek Pugung Ipda Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto mengatakan, para tersangka diamankan setelah paman korban HS (35) selaku melaporkan perkara tersebut.

“Ketiga tersangka ditangkap pada hari yang sama pada Minggu (1/12/19) namun jam bebeda. IR dan TL pukul 04.00 WIB. Sementara AN pada pukul 16.00 WIB,” jelas Ipda Okta Devi, Selasa (3/12/2019).

Pencabulan itu sendiri terungkap, ketika korban menceritakan kejadian tersebut saat pamannya menjemput usai korban menonton pasar malam di lapangan Pekon Sumanda Kecamatan Pugung.

Ipda Okta Devi menerangkan, pelaku IR dan TL menggagahi korban dengan berpura-pura hendak mengantarkan pulang setelah menonton pasar malam di Pekon Sumanda, Rabu (27/11/2019) pukul 22.00 WIB.

“Jadi tersangka IR dan TL, melakukan persetubuhan dengan modus mengantarkan pulang selepas menonton pasar malam,” kata dia.

Dalam keterangannya kepada polisi, tersangka IR mengaku awalnya memang berniat mengantarkan korban pulang ke rumahnya di lain pekon usai menonton pasar malam di Pekon Sumanda.

Namun, karena terdorong nafsu sehingga mereka melakukan persetubuhan secara bergantian di rumahnya. “Awalnya saya terlebih dahulu, kemudian setelah saya selesai, teman saya (TL) juga melakukan,” kata dia.

Sementara tersangka AN melakukan pencabulan sebanyak dua kali setelah AN mengenal korban melalui jejaring Facebook selama tiga bulan. Terakhir pada Selasa tanggal 19 November 2019 sekira jam 14.00 WIB.

“Pengakuan tersangka AN, dua kali melakukan pencabulan setelah berkenalan melalui facebook dan berpacaran. Terakhir mengiming-imingi memberikan buah mangga dan melakukan pencabulan di rumah tersangka,” Ipda Okta Devi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal Perlindungan Anak. “Ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya. (*)

26,876 kali dilihat, 28 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 21 Januari 2020 pukul 07.00 WIB hingga 22 Januari 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat Laut – Utara dengan kecepatan antara 03 – 20 knots (06 – 38 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 24,0 °C – 33,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% – 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 70% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Lambar, Pesibar, Lampura, Way Kanan, Lamteng, Mesuji, Tuba, Tubabar, Lamtim, Metro, Lamsel, Balam, Pesawaran, Tanggamus, Pringsewu.

Malam hari diprakirakan Berawan, berpotensi hujan di Balam, Lamsel, Lamtim, Metro, Tanggamus, Pesibar, Pringsewu, Pesawaran, Lampura, Way Kanan.

Dini hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Tanggamus, Pesibar, Lambar, Lamteng, Mesuji pada siang dan sore hari.

Serta Lamsel, Balam, Lamteng pada malam hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

924,892 kali dilihat, 2,633 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Himpunan Mahasiswa Fisika Unila Galang Dana untuk Korban Banjir

Published

on

ACT Lampung
Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Unila salurkan bantuan untuk korban banjir melalui ACT Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Unila telah menyalurkan bantuan peduli banjir dan longsor di Jabodetabek dan Tanggamus melalui ACT Lampung pada Minggu (19/1/2020).

Ketua HIMAFI FMIPA UNILA Abdul Aziz mengatakan Melihat jumlah kerusakan rumah akibat longsor di Jabodetabek yang begitu banyak sehingga diperlukan bantuan berupa logistik, hunian dan lainya.

Untuk dikecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor sedikitnya 766 unit rumah rusak. Untuk pengungsi di Kabupaten Bogor per (12/1/2020) terus bertambah menjadi 21.742 jiwa.

Untuk itu pihaknya menginisiasi penggalangan dana sejak sepekan yang lalu di dua titik yakni lingkungan Gedung FMIPA dan Lampu Merah Way Halim.

Penggalangan dana terbilang sangat lancar. Hal ini dilihat dari antusiasme civitas akademika dan masyarakat hingga terkumpul dana sebesar Rp. 5.035.000.

“Dana tersebut disalurkan untuk dua wilayah yang terdampak banjir dan longsor,” kata dia kepada wartawan, Minggu (19/1/2020) sore.

Tujuanya supaya dapat meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak. Selain itu sebagai media latihan peduli kemanusiaan pengurus HIMAFI.

“Teman-teman sangat semangat membantu sesama, untuk itu kami adakan penggalangan dana dan sudah terkumpul sejumlah dana,” ucapnya. (*)

12,929 kali dilihat, 2,653 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Tim Hukum PDIP Temui Dewas KPK Timbulkan Berbagai Prasangka

Published

on

Tim Hukum PDIP
Tim Hukum PDIP temui Dewan Pengawas KPK | Foto: Ist.

Lampung.co – Polemik terkait penggeledahan KPK terhadap Kantor DPP PDIP terus berlanjut setelah Perwakilan tim hukum PDIP menemui Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada 16 Januari 2020 lalu.

Kepada anggota Dewas Albertina Ho, Perwakilan tim hukum PDIP, I Wayan Sudirta dan Teguh Samudera mengadukan petugas KPK yang mendatangi Kantor DPP PDIP tanpa surat izin dari Dewan Pengawas.

PDIP menyebut petugas itu ingin menggeledah ruangan di PDIP. Dalam UU KPK hasil revisi, penggeledahan memang harus dilakukan atas izin Dewan Pengawas.

Lain dengan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar yang menyatakan bahwa tim KPK mendatangi Kantor DPP PDIP untuk menyegel ruangan diduga milik Sekjen Hasto Kristiyanto, bukan untuk menggeledah.

“Penyegelan selalu dilakukan KPK setelah OTT untuk mencegah barang bukti dihilangkan dari suatu tempat,” kata dia dikutip dari Tempo.

Terlepas dari silang pendapat itu, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz menilai pertemuan antara Dewas KPK dan tim hukum PDI Perjuangan adalah langkah yang keliru.

“Pertemuan itu justru menimbulkan berbagai prasangka (buruk) terhadap dewas itu sendiri,” kata Donal, Sabtu (18/1/2020).

Diketahui, petugas KPK menyambangi Kantor DPP PDIP itu terkait perkara korupsi yang menjerat mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan penetapan pergantian antar waktu (PAW).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto diduga terlibat dalam kasus tersebut. (*)

17,797 kali dilihat, 2,554 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca