Menu

Sekelumit Kisah Tepian Negeri “Kapal Ramadhan” ACT di Lampung

  Dibaca : 379 kali
Sekelumit Kisah Tepian Negeri “Kapal Ramadhan” ACT di Lampung
Pengangkutan Barang Oleh Tim ACT Lampung dan Anggota TNI AL (Foto: Yoga Pratama/Lampung.co)

Lampung.co – Kamis (07/06/2018) Matahari belum benar-benar bertengger, waktu masih menunjukan pukul 06.15 wib. Beberapa orang sudah bergegas berkumpul dan pergi ke suatu tempat, ke salah satu daerah yang perjalanannya tak cukup ditempuh dengan jalur darat saja, sebab untuk sampai ke tempat yang dituju tersebut mereka harus gunakan kapal laut.

Beberapa orang itu tergabung dalam Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung. Dipimpin langsung Branch Manager ACT Lampung Yungki Pramono. Mereka akan kunjungi warga di Pulau Legundi, Punduh Pedada, Pesawaran, Lampung.

Pak Yungki turun langsung memimpin program Kapal Ramadhan dibawah program utama Tepian Negeri ACT.

Ia didampingi Direktur Program ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni, Marketing Komunikasi ACT Lampung Hermawan Wahyu Saputra, Relawan ACT Lampung Lia Amalia dan Wartawan for Humanity (JFH) Lampung Yoga Pratama yang juga merupakan Pemred Lampung.co.

Untuk sampai ke Legundi mereka harus menaklukan ombak besar yang jika dilalui dengan kapal kecil maka guncangan amat terasa, dengan waktu tempuh perjalanan tiga sampai empat jam. Kali ini, ACT Lampung untuk bisa sampai ke Pulau Legundi dibantu TNI Angkatan Laut (AL).

Tiga kapal diturunkan Lanal untuk berangkatkan Kapal Ramadhan ke Pulau Legundi. Dua kapal di antaranya miliki Lanal Lampung. Satu lainnya sewa dengan kapal nelayan.

Tim ACT gunakan kapal Patroli Keamanan Laut (Patamla) Perairan Terbatas Pangkalan Laut (Lanal) TNI AL. ACT dan Lanal arungi teluk Lampung dengan waktu tempuh satu setengah jam menembus ombak lautan.

Lewat kapal bermuatan 14 orang tersebut jugalah ACT berangkat mendistribusikan paket sembako dan donasi pakaian layak pakai untuk masyarakat pra sejahtera.

Untuk beri Ramadhan Terbaik di Pulau Legundi itu sendiri, ACT Lampung siapkan 100 paket sembako. Paket-paket tersebut hasil pasar murah yang diselenggarakan Bank Indonesia.

Paket-paket sembako di antaranya berisikan lima kg beras, satu kg minyak makan, dan satu kg gula. Sementara donasi baju yang didistribusikan berasal dari finalis putri hijab Bandar Lampung.

Selama perjalanan, di satu kapal yang sama, ACT Lampung didampingi langsung Perwira Pelaksana Lanal Lampung Letkol Laut (P) Meldi SE, M. Tr (Hanla) dan beberapa anggotanya.

Tepat pukul 10.35 WIB, rombongan berlabuh di dermaga Pulau Legundi, tepatnya di Dusun Keramat. Warga menyambut dengan hangat, senyum ramah terpancar sangat jelas.

Rombongan pun kembali lanjutkan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor yang telah disiapkan warga untuk ke balai pertemuan.

Tim diajak menyusuri jalanan terjal di wilayah Dusun Keramat, yang sebelah sisi kirinya adalah pesisir dengan bebatuanya, sementara di sisi kananya bukit dan hutan.

Tak jauh dari penyusuran jalan setapak tersebut, rumah-rumah dari papan dan bambu terlihat, berada di tepi laut dan tampak jelas menjadi pemandangan di daerah pesisir yang banyak anak-anak dan ibu-ibu berkumpul riang.

Di lokasi acara, tenda biru terbuat dari terpal dan bambu menjadi atap, di dalamnya kursi-kursi plastik dan warga sudah menunggu kedatangan ACT dan Lanal, mereka menyambut, menyalami satu per satu dengan ramah.

Tak lama kedatangan rombongan, acara pun dimulai. Mewakili Kepala Desa, Abu Yajid menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak ACT dan Lanal Lampung atas perhatian dengan warga Desa Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pedada, Pesawaran.

“Inilah masyarakat kami, kami hanya bisa mendoakan yang terbaik,” ucapnya.

Sementara, Branch Manager ACT Lampung, Yungki Purnomo juga menyampaikan hal yang sama. Rasa terimakasih kepada ratusan warga yang ramah menyambut kedatangannya dan rombongan. Juga sudah repot menyiapkan segala perlengkapannya.

Ia juga sampaikan maksud dan kedatangan ACT ke lokasi. Selain berdonasi, menyampaikan amanah dari para donatur, ia juga sosialisasikan program ACT.

Terlebih program Tepian Negeri, dan salah satunya yang telah ia daratkan ke Pulau Legundi, Kapal Ramadan dengan tajuk “Beri Indonesia Ramadhan Terbaik”.

Menurut Yungki, ACT terus membangun solidaritas sosial kemanusiaan baik di dalam negeri maupun dunia. Di dunia Internasional sendiri, contohnya kata dia, pihaknya hadir membantu warga Palestina yang masih dalam porak poranda kekejaman perang. Lalu, Rohingya, Somalia, Suriah.

Di Lampung sendiri, utamanya Indonesia, program Tepian Negeri pun hadir, dengan konsep pemberdayaan masyarakat ke daerah-daerah yang membutuhkan.

“Dan alhamdulillah hari ini bisa bersinergi, ACT, Lanal dan para donatur menyerahkan sembako ke warga Legundi. Sekaligus mohon izin, kita akan sambangi pulau lainnya. Tepian Negeri ini juga menjangkau sosial dan pendidikan. Jadi dari kesehatan, kebencanaan, hingga pendidikan dan lain halnya,” kata dia kepada warga yang hadir.

Menurutnya, ACT secara kelembagaan siap menjadi intermediasi untuk kegiatan sosial yang memberikan kemanfaatan masyarakat banyak.

Diketahui, di Pulau Legundi sendiri kurang lebihnya terdapat 888 Kepala Keluarga (KK) dan 65 persennya merupakan warga pra sejahtera dengan rata-rata pendidikan 70 persennya lulusan pendidikan tertingginya Sekolah Dasar (SD). (goy)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional