Sehari Dua Kali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Status Siaga

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sebanyak dua kali dalam sehari pada Senin 24 Oktober 2022 kemarin. Tinggi kolom abu lebih kurang 150 meter pada pukul 17.57 WIB dan 21.11 WIB.

Petugas Pos Pantau Anwar Mucklisin mengatakan, ketika erupsi sore hari, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut.

“Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 milimeter (mm) dan durasi 32 detik. Tidak terdengar suara dentuman,” kata dia Selasa (25/10/2022).

Sedangkan erupsi yang terjadi saat malam hari teramati kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur.

“Erupsi itu terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi 47 detik,” jelasnya.

Akibat dari dua kali aktivitas erupsi tersebut, Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada status Level III atau siaga.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, ataupun pendaki tidak mendekati gunung api tersebut atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Ads - Before Footer