Sambut Tahun 2019, Gubernur Berharap Rehabilitasi Pasca Bencana Berjalan Lancar

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menunjukkan kepedulian kepada para pengungsi bencana tsunami khususnya di Provinsi Lampung.

Gubernur mengajak Kapolda Lampung Irjen. Pol Purwadi Arianto dan seluruh Fokorpimda Provinsi Lampung mengunjungi wilayah pengungsian yang berada di area Perkantoran Gubernur Lampung, Senin (31/12/2018) malam.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ridho berpesan kepada para pengungsi untuk selalu siaga dan waspada dalam keadaan apapun hingga situasi membaik.

“Jadi kepada bapak-ibu semuanya, selama peringatan waspada belum dicabut oleh kami selaku pihak pemerintah, diharapkan semuanya agar terus waspada dan siaga,” ujar Gubernur Ridho.

Saya pastikan, kata dia, Kantor Gubernur ini akan selalu terbuka kepada siapapun yang ingin mengungsi sampai status Gunung Anak Krakatau (GAK) kondusif dan membaik.

Saat ini, jajaran Pemerintah Provinsi Lampung beserta jajaran TNI/Polri sedang melaksanakan proses rehabilitasi pasca bencana.

Namun, menurut Gubernur, pihaknya akan selalu waspada penuh dalam menghadapi situasi GAK terkini. “Terlebih lagi statusnya sudah dinaikkan dari waspada ke siaga,” kata Ridho.

Pada malam pergantian tahun tersebut, Gubernur dan jajaran Forkopimda juga memantau kegiatan malam tahun baru.

Dari Polresta Bandar Lampung, Gubernur dan rombongan menuju Pospam Adipura, Pospam Mahan Agung, Pospam Teluk Betung, Kantor Gubernur dan kembali ke Polresta Bandar Lampung.

Tibanya kembali di Polresta, Gubernur Ridho menjelaskan bahwa kegiatan peninjauan tersebut dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban kegiatan dalam menyambut pergantian tahun.

“Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya kita selalu lakukan monitor lapangan terkait dengan situasi pergantian tahun,” ujar Ridho pada saat konverensi pers yang berlangsung di Polresta Bandar Lampung.

Hal tersebut dilakukan agar Provinsi Lampung yang sudah sekian lama terbangun kerukunan, keakraban dan kebhinekaan tidak terganggu dan terkendala berbagai permasalahan, khususnya terkait akan hal keamanan.

Ridho mengimbau agar perayaan tahun baru kali ini tidak dirayakan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat, namun dijadikan sebagai momentum untuk introspeksi diri.

Selain itu juga berdo’a memohon perlindungan kepada Tuhan untuk diberikan kesabaran dan ketegaran dalam menghadapi berbagai cobaan bencana yang sedang melanda Provinsi Lampung ini.

“Perayaan tahun baru kali ini serupa tapi tidak sama, karena pada tahun ini Bangsa Indonesia khususnya Provinsi Lampung dan Provinsi Banten dala situasi tertimpa bencana tsunami,” papar Ridho.

Sehingga, lanjutnya, perayaan tahun baru kali ini kita berharap agar pelaksanaan bersifat introspeksi, seperti kita lihat tadi ada yang mengadakan dzikir bersama, istighosah dll.

Ridho juga berharap di tahun 2019 ini, segala proses rehabilitasi pasca bencana dapat terselenggara dengan lancar dan dapat mempersiapkan dan mewujudkan Provinsi Lampung yang lebih maju dan sejahtera.

“Dengan segenap kekuatan yang dikerahkan oleh kami selaku unsur Pemerintah Daerah beserta jajaran TNI/Polri, insyaallah kita bisa segera memulihkan kondisi,” harapnya. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer