Menu

Relawan ACT Bersama Masyarakat Bantu Sepasang Lansia Terlantar di Lamsel

  Dibaca : 114 kali
Relawan ACT Bersama Masyarakat Bantu Sepasang Lansia Terlantar di Lamsel
Sepasang lansia terlantar warga Dusun IV RT/RW 004/001 Desa Malang Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan | Foto: Ist.

Lampung.co – Perjalanan hidup tak ada yang tahu, seperti halnya kakek Mulyadi (76 tahun) harus bertahan dari dingin malam dan gerah siang disebuah gubuk reot milik tetangganya.

Merujuk data pada Kartu Keluarga, Kakek Mulyadi hidup berdua dengan Nenek Kaswati di Dusun IV RT/RW 004/001 Desa Malang Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan.

Relawan ACT Lampung, Ageng Saiful Anwar yang juga Ketua Komunitas Pemuda Pemudi Inspirasi (Koppi) Malang Sari telah mengunjungi nenek Kaswati beberapa hari lalu.

Melihat kondisinya yang sangat lemah, komunitasnya berinisiatif untuk memberikan asupan gizi. Bersama warga setempat, dirinya sedang berupaya mendirikan hunian yang layak untuk tinggal.

Urun Rembuk pun digelar, salah seorang warga mau meminjamkan sepetak tanah untuk ditinggali kakek Mulyadi. Untuk itu Selasa (15/1/2019) komunitasnya membeli semen, papan semen (GRC), paku, asbes dan kloset.

Pihak Desa juga membantu pasir dan triplek. Rencananya bahan material tersebut akan diaplikasikan untuk membuat hunian sementara yang lebih layak.

“Sebagian dana hasil penjualan pakaian layak pakai dari mitra ACT Lampung kami belikan bahan material secukupnya,” jelasnya.

Menurutnya kondisi kesehatan Nenek Kaswati semakin memburuk. Pendengaranya sudah terganggu. Dan kaki rentanya tak mampu lagi menahan berat tubuh untuk berjalan jauh.

Kondisi tersebut diperparah dengan beberapa luka ditubuhnya akibat terjatuh ke lantai. Bagian dada dan pinggang harus dibaluri ramuan tradisional supaya luka dan lebam kempes.

Saat ini keduanya hanya mengandalkan pemberian masyarakat sekitar untuk mencukupi asupan gizi tubuhnya.

Demi menyambung kehidupanya, Komunitas Koppi terus menggalang dana untuk membeli peralatan dapur, minyak kayu putih dan sembako.

“Kasihan sekali Kakek Nenek ini, setiap hujan deras selalu bingung mencari tempat berteduh, karena atapnya bocor,” ucap Saiful.

Kalau siang, dia menerangkan, terik matahari langsung menembus semua ruangan gubuk ini, kondisi tubuhnya semakin lemah, butuh asupan gizi. (*)

Iklan Baris

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional