Menu

Rahmat Mirzani Djausal Paparkan Solusi Terkait Masalah DBD di Bandar Lampung

  Dibaca : 286 kali
Rahmat Mirzani Djausal Paparkan Solusi Terkait Masalah DBD di Bandar Lampung
Rahmat Mirzani Djausal saat melakukan pertemuan tatap muka dengan masyarakat | Foto: Ist.

Lampung.co – Memasuki musim penghujan, resiko penyebaran penyakit demam berdarah (DBD) meningakat. Tak terkecuali daerah perkotaan seperti Bandar Lampung

Berdasarkan Informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terdapat 15 Kota/Kabupaten yang rawan demam berdarah dengan jumlah penderita 4.523 orang penderita dan 20 orang meninggal dunia.

Selama tahun 2018 penderita DBD di Bandar Lampung berjumlah 2783 orang dan 4 diantaranya meninggal dunia. Data tersebut menunjukan kota/kabupaten paling banyak kasus DBD di Provinsi Lampung.

Oleh karena itu, langkah pencegahan harus segera dilakukan agar jumlah pengidap DBD tahun ini bisa ditekan dan turun dari tahun sebelumnya.

Merespon hal tersebut, Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandar Lampug, Rahmat Mirzani Djausal berharap pemerintah terus memperbaiki tata lingkungan di Bandar Lampung.

“Sembari memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat,” ucap Rahmat Mirzani Djausal saat dimintai komentar di Bandar Lampung, Jumat (18/1/2019).

Menurut dia, banyak hal yang menyebabkan tingginya tingkat DBD di Banda Lampung semuanya harus diurai agar dapat meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat.

“Pola hidup sehat adalah penangkal DBD, untuk dapat kesana perlu berbagai langkah stategis. Pertama, peran pemerintah dalam mempersiapkan tata kota yang asri dan bersih,” ujarnya.

Kedua, dia melanjutkan, mengajak masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat dan bersih untuk ini perlu kerja keras semua pihak.

“Selain itu fogging harus dilakukan secara berkala, jangan hanya ketika sudah banyak kasus DBD,” imbuhnya.

Tokoh muda Lampung tersebut menambahkan, kesehatan menjadi salah satu indikator pembangunan manusia dan merupakan hak dasar yang harus didapatkan masyarakat.

Jangan sampai DBD menjadi hantu bagi produktifitas masyarakat setiap tahunnya, solusinya harus berjangka serta perlu kerjasama semua pihak.

“Kesehatan adalah kunci kemajuan, kebijakan kesehatan harus berfokus pada pencegahan, bukan pada pengobatan,” tutupnya. (*)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

Iklan KPU
- Iklan Layanan Masyarakat -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional