Menu

PWI Lampung Ingatkan Masyarakat Untuk Bijak Gunakan Media Sosial

  Dibaca : 368 kali
PWI Lampung Ingatkan Masyarakat Untuk Bijak Gunakan Media Sosial
Ilustrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Menanggapi komentar warganet terkait profesi wartawan, Wakil Ketua PWI Lampung bidang pembelaan wartawan, Juniardi SIP, mengingatkan masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial.

Hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjebak pada pasal ujaran kebencian, perbuatan tidak menyenangkan, dan kabar Hoax.

Seperti yang terjadi baru-baru ini, seorang menyebut profesi wartawan adalah yang paling dibenci, karena berorentasi pada uang dan meneras pada komentar di laman facebook Bupati Mrsuji.

Komentar tersebut mungkin saja ungkapan kekesalan atas pengalaman berhadapan pada oknum wartawan yang tidak profesioanal dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Tapi dalam kalimat itu langsung ditujukan pada profesi wartawan, tanpa membedakan wartawan yang benar-benar menjalankan rugas jurnalistik. Ini berbahaya, karena menyinggung profesi secara general,” kata mantan ketua KIP Lampung pertama ini.

Alumni magister hukum Unila ini menjelaskan dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,Pasal 28 ayat (2) dan Jo Pasal 45 merupakan ketentuan yang digunakan dalam kasus ujaran kebencian berbasis SARA.

“Walaupun ada ketentuan pidana dalam KUHP dan UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis (UU Diskriminasi Rasial), namun pasal-pasal dalam UU ITE jauh lebih mudah digunakan terkait Penyebar kebencian berbasis SARA di dunia maya,” ujarnya.

Menurut Sekertaris serikat media siber Indonesia (SMSI) Lampung ini, bunyi Pasal 28 ayat (2) UU ITE adalah bahwa setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Mantan wartawan Lampung Post ini mengatakan, pasal 28 ayat (2) ITE merupakan pasal paling kuat bagi tindak pidana penyebaran kebencian di dunia maya di banding pasal-pasal pidana lainnya.

“Pasal 28 ayat (2) ITE ini elemennya lebih luas, dengan ancaman pidana yang lebih berat bagi penyebar kebencian di dunia maya. Wartawan masuk katagori golongan, yang menjalankan tugas UU Pers tahun 1999,” jelasnya. (*)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional