Pustakawan Nasional RI: Perpustakaan Saat Ini Berbasis Inklusi Sosial Masyarakat

Tim Redaksi

Lampung.co – Perpustakaan kunci kemajuan peradaban. Itulah yang disampaikan Pustakawan Utama Republik Indonesia (RI) Dedi Junaidi, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Rabu (28/11/2018).

Dijelaskannya, hal ini dikarenakan di perpustakaan terdapat penguasaan dan pusat ilmu pengetahuan yang memajukan peradaban. Dan saat ini serta 2019 mendatang, perpustakaan sudah harus berbasis inklusi sosial.

“Maka peran pustakawan di era milenal juga harus ditingkatkan. Perpustakaan berbau masyarakat juga bagian pondasi yang sangat kokoh untuk kehidupan yang maju,” jelasnya pada Sosialisasi Pemasyarakatan Perpustakaan dan Minat Baca.

Karena lewat perpustakaan, pustakawan, dan masyarakat kata dia, ada penguatan literasi di masa mendatang. Untuk itu

“Kalau ini djalankan 2019, literasi informasi terapan dan perpustakaan berbasis inklusi sosial, maka akan berdampak baik,” ungkapnya.

Jadi, pada tahun sebelumnya, dijelaskannya, minat baca dan perpustakaan itu kegiatan membaca dan menulis. Namun, tahun 2019, jika sudah diterapkan, kegiatan yang dibaca dan ditulis itu akan dapat diimplementasikan.

Maka, selanjutnya, yang juga jadi konsentrasi adalah pendampingan masyarakat literasi informasi.

“Jadi perpusnas juga di 2019 akan memberikan bantuan dana alokasi khusus ke kabupaten kota kurang lebih 300 miliar, untuk pembangunan. Jadi, bagi provinsi, kabupaten dan kota yang ingin mengajukan dana DAK silakan,” katya dia.

Selain itu, ditegaskannya, saat ini dan di 2019 mendatang, perpustakaan berbasis inklusi sosial akan terus diperkuat sampai ketingkat desa.

Karena ini, pelibatannya, terangnya, harus lewat masyarakat.

“Di Lampung juga tengah berproses perpustakaan berbasis inklusi sosial,” tandasnya. (goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer