PT Semen Batu Raja Negosiasi PT KAI: Dorong Reaktivasi Jalur Kereta di Lampung

Tim Redaksi

Lampung.co – PT Semen Baturaja (Persero) lakukan negosiasi ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero untuk reaktivasi jalur rel kereta di Lampung. Hal tersebut disampaikan Direktur utama Semen Baturaja Rahmad Pribadi.

“Kita negosiasi terus dengan kereta api. Kita reaktivasi jalur yang mungkin sudah 20 tahun lebih tidak pernah digunakan. Sekarang ada rel kereta api yang masuk ke pabrik kita di Lampung dari Baturaja jadi kuartal II dan seterusnya akan lebih bagus,” ujarnya di Kementerian BUMN, Kamis (17/05/2018) dilansir dari kumparan.com.

Rahmad mengaku hal tersebut dilakukan dalam upaya melakukan efisiensi distribusi dalam meningkatkan kinerjanya di 2018. Salah satunya adalah memaksimalkan penggunaan kereta api sebagai moda angkut.

Selama ini menurutnya, perseroan sering menghadapi kendala dalam distribusi. Akibatnya, beberapa pesanan yang diterimanya tidak terlayani dengan baik.

“Tadinya kami terbatas jalur kereta api dan seterusnya, mulai Juni ini kita kan jalan secara continue dari Baturaja ke Lampung. Jadi setiap hari kami terima pesanan dan yang tidak tidak terlayani mudah-mudahan bisa terlayani 100 persen,” kata Rahmad.

Sebenarnya, kata dia, terjadi perbaikan kinerja operasional perseroan pada kuartal I 2018. Di tengah kondisi kelebihan pasokan, Semen Baturaja membukukan kenaikan EBITDA Margin dari 20 persen menjadi 23 persen.

Akan tetapi, kelebihan pasokan menyebabkan harga penjualan rata-rata perseroan terkoreksi pada kuartal I 2018. Menurut Rahmad, harga penjualan perseroan terkoreksi 6 persen selama periode tersebut.

Untuk itu, Rahmad ingin memaksimalkan jalur kereta api tersebut. “Jadi diharapkan bisa meningkatkan volume penjualan perusahaan dan mampu mengurangi tekanan kinerja perusahaan,” tandasnya. (*/goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer