Proses Rekonstruksi Pasca Bencana di Sulawesi Tengah Masih Panjang

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Empat minggu pasca bencana saat ini di Sulawesi Tengah memasuki tahap transisi pemulihan, dan kebutuhan prioritas pun mengalami perubahan.

Meski demikian, kondisi pengungsi yang masih bergantung dengan bantuan tetap menjadi perhatian utama.

Penyebaran dapur-dapur umum dan posko-posko lembaga kemanusiaan ACT terus meluas menjangkau wilayah-wilayah pendalaman. seiring dengan ini, kebutuhan logistik pun ikut bertambah.

Hingga saat ini 143 dapur umum ACT tersebar di enam Kabupaten dengan jumlah penerima mencapai 213.595 jiwa dan masih banyak lagi seperti posko medis, foodtruck dan sebagainya.

Namun saat dikonfirmasi Marketing dan Komunikasi ACT Lampung Hermawan Wahyu Saputra mengatakan kondisi saat ini di Sulawesi Tengah memasuki musim hujan.

Maka kebutuhan pokok pun berubah seperti kebutuhan selimut, anti nyamuk, air minum ikut meningkat. “Saat ini selimut, anti nyamuk dan air minum lebih dibutuhkan,” papar Hermawan, Senin (29/10/2018) kemarin.

Sementara Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni berharap masyarakat Lampung untuk terus berdonasi karena bencana Palu, Sigi dan Donggala belum usai.

“Proses rekonstruksi wilayah Sulawesi Tengah masih panjang dan membutuhkan donasi besar yang berasal dari masyarakat,” pungkasnya. (kno)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer