Menu

Prabowo Tolak Hasil Pemilu 2019, Zulkifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi

  Dibaca : 341 kali
Prabowo Tolak Hasil Pemilu 2019, Zulkifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi
Pasangan calon presiden RI Pilpres 2019 | Foto: Ist.

Lampung.co – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menolak rekapitulasi hasil penghitungan suara yang telah ditetapkan Komisi Pemiihan Umum (KPU).

Sebab, Prabowo menilai hasil penghitungan suara tersebut bersumber dari kecurangan.

“Kami, pihak pasangan calon nomor urut 02, menolak semua hasil penghitungan suara Pilpres 2019 yang diumumkan oleh KPU pada 21 Mei 2019 dini hari tadi,” kata Prabowo, Selasa (21/5/2019).

Menurut Prabowo, pihaknya telah memberi kesempatan kepada KPU untuk memperbaiki seluruh proses Pemilu 2019 agar jujur dan adil.

Hanya saja, ia menilai upaya tersebut tidak dilakukan, bahkan hingga rekapitulasi penghitungan suara ditetapkan oleh KPU.

Selain itu, Prabowo menilai ada kejanggalan waktu pengumuman dan penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Sebab, pengumuman dan penetapan dilakukan dini hari ketika banyak orang sedang tidur. Biasanya, pengumuman dan penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara dilakukan pada siang hari.

“Pasangan calon 02 juga merasa pengumuman rekapitulasi hasil tersebut dilaksanakan pada waktu yang janggal, di luar kebiasaan,” kata Prabowo dikutip dari katadata.co.id.

Atas dasar itu, Prabowo akan menempuh seluruh upaya hukum sesuai konstitusi yang berlaku.

Menurut dia, upaya itu dilakukan dalam rangka membela kedaulatan rakyat yang hak-hak konstitusinya dirampas pada Pemilu 2019.

Lebih lanjut, Prabowo menyerukan kepada para pendukungnya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum.

“Serta selalu menjaga agar aksi-aksi menyampaikan pendapat di depan umum, selalu dilaksanakan dengan damai, berakhlak, dan sesuai konstitusional,” kata Prabowo.

Sementara Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengakui kemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo ( Jokowi) dan Ma’ruf Amin.

PAN juga telah menandatangani berita acara hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Jadi, itu mesti saya jelaskan, kita mengakui hasil KPU. Kita mengakui. Selain ketum partai, saya kan ketua MPR mengerti betul konstitusi kita,” kata Zulkifli, Selasa (21/5/2019).

Zulkifli mengakui awalnya PAN tidak ingin ingin menandatangani berkas acara hasil rekapitulasi KPU.

Namun dengan pemberian catatan akan menggugat hasil pileg di lima daerah dalam berkas acara, akhirnya PAN menandatangani berkas tersebut.

“Iya kita mengakui kemenangan Pak Jokowi, pileg dan DPD dengan beberapa catatan tadi lima dapil kami gugat,” ungkapnya dikutip dari merdeka.com.

Meski PAN mengakui kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Zulkifli menegaskan BPN Prabowo-Sandi masih memiliki hak untuk menggugat hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam forum itu, kata dia, BPN bisa sampaikan keberatan atas hasil tersebut.

“MK itu kan lembaga resmi, disana bisa nanti kalau dinilai ada kecurangan adu argumentasi. BPN bisa sampaikan. Jadi kita masuk ke institusi resmi,” ucapnya.

“Di situ bisa bertarung tapi dalam gedung. Tarung data. Perhitungan. Itu koridor konstitusi,” imbuhnya.

Diketahui, KPU sebelumnya telah menetapkan rekapitulasi penghitungan suara secara nasional.

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul dengan raihan 85.607.362 suara atau 55,50%.

Sementara, Prabowo-Sandiaga Uno tercatat memperoleh suara sebesar 68.650.239 atau 44,50%. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional