Jajuli, Husein, dan Imer Minus Tim Arinal; Bahas Sosok Yang Pantas Pimpin Lampung

Tim Redaksi

Lampung.co – Institut Demokrasi Ekonomi dan Agrikultur Lampung (iDEAL) menggelar bincang kandidat dengan tema Meneropong Lampung 2019-2014. Acara tersebut digelar di Dawiels Cafe, Jalan Kartini, Tanjung Karang, Bandar Lampung. Selasa, (6/2/2018).

Bicang kandidat tersebut tak dihadiri seluruh pasangan calon. Sebagai peserta kontelasi Pilkada hanya Ahmad Jajuli yang hadir mewakili Mustafa Aja sebutan Mustafa – Ahmad Jajuli di Pilkada Lampung. Sementara, tim Ridho-Bachtiar diwakili Imer Darius, dan Herman HN-Sutono diwakili Rachmat Husien DC. Untuk pasangan Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim tak ada satupun perwakilan yang hadir.

Ada beberapa pertanyaan yang ditanyakan pemandu acara. Begitu juga pertanyaan dari tamu undangan yang hadir di cafe dawiels. Bahasan kongkritnya tentang strategi pemenangan dan persoalan Lampung kedepan yang harus dituntaskan.

Seperti yang disampaikan Jajuli. Calon wakil Mustafa ini mengatakan bahwa Lampung bisa mencontoh dan belajar dari Denmark. Menurutnya, Denmark merupakan role model yang cocok untuk mempelajari kekompakan antara Eksekutif dan Legislatif dalam pembahasan apapun.

“Di sana Eksekutif dan Legislatif sangat kompak, hampir semua kebijakan berjalan baik karena relasi antar lembaga terjalin baik, kita perlu mencontohnya,” kata Anggota DPD RI tersebut.

Tak hanya itu, kader PKS ini juga mengatakan pentingnya pengunaan teknologi dalam menunjang tata kelola pemerintahan Provinsi Lampung kedepan.

“Paradigma dalam menjalankan pemerintah sudah harus berubah, mengikuti zaman, E-Goverment harus menjadi titik tekan yang harus dikerjakan kedepan,” tuturnya.

Sementara, Rachmat Husein mewakili Herman HN – Sutono menceritakan awal keputusan Herman HN untuk maju di Pilgub 2018 ini yang pada akhirnya kembali menantang Ridho Ficardo lawanya di Pilgub sebelumnya. Menurut Husein, keputusan Herman HN dan Sutono maju Pilgub Lampung 2018 karena desakan rakyat, terjadinya ketimapangan ekonomi dan sosial selama tiga tabun terakhir.

Aktifis PRD yang juga LO (leason officer) Herman HN-Sutono ini menjelaskan, faktor ketimpangan ekonomi dan sosial menjadi dorongan utama Herman HN-Sutono maju Pilgub Lampung 2018.

“Saya mohon maaf karena Herman HN-Sutono tidak hadir dalam bincang kandidat ini. Namun, saya dapat menjelaskan di sini, bahwa rakyatlah yang mendesak Herman HN-Sutono maju Pilgub,” kata Husein.

Dikatakann Husein, menurut data BPS dan lembaga survey menunjukan adanya ketimpangan ekonomi dan persoalan sosial di rakayat Lampung. Atas dasar meningkatnya angka kemiskinan dan keresahan sosial setiap tahun tersebutlah yang menjadi alasan Herman HN-Sutono memperjuangkan aspirasi rakyat dalam Pilgub Lampung 2018.

“Herman HN-Sutono selalu berusaha memenuhi harapan rakyat. Herman HN itu gubernur untuk semua, generasi muda, keluarga dan lansia,” tandasnya.

Ditempat yang sama, pada kesempatanya, perwakilan Ridho sang petahana, Imer Darius menyampaikan titik keberhasilan semasa kepemimpinan Ridho. Dan Imer juga menegaskan, bahwa Ridho siap memperbaiki apa yang masih perlu perbaikan.

Dibidang pariwisata contohnya, menurut Imer, selama kepemimpinan Ridho-Bachtiar dalam tiga tahun kebelakang memimpin Lampung memang menjadi sorotan lokal, nasional bahkan internasional. Terlebih di bidang pariwisata. Menurutnya, berbicara pariwisata saat ini Lampung sudah ada peningkatan dari sektor infrastruktur. (Goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer