fbpx
Connect with us

Politik

Inul dan D’Masiv Sihir Warga, Arinal Yakinkan 2018 Beri Perubahan

Published

on

Inul dan D'Masiv

Lampung.co – Ribuan Warga Bandarlampung bergelombang padati lapangan merah PKOR Wayhalim, mengikuti jalan sehat Arinal bersama Inul Daratista dan D’Masih Band, Sabtu (18/11/2017). Inul dan D’Masiv pun tampil all out.

Sejak pagi, Warga berasal dari berbagai daerah di Bandarlampung itu dihibur artis lokal, intan music, sambil menunggu kedatangan Arinal dan rombongan, yang akan melepas jalan sehat. “Ya pak Arinal itu suka bagi bagi hadiah, ada sodara saya dapat hadiah mobil waktu itu,” kata Neng, Warga Korpri.

Menurut Dia, siapa pun nantinya pilihan, yang penting membangun Lampung yang lebih baik. “Kalo kenal gak, tapi tau dari berita berita dan baliho baliho. Makanya pejabat atau calon jangan seremoni aja, sapa dari dekat rakyat kecil ini,” katanya.

Tak hanya kegempitaan para warga tentang hadiah yang ditunggu, tetapi juga  Artis dangdut ibukota Inul dan D’Masiv Band yang berhasil ‘hipnotis’ ribuan peserta jalan sehat yang digelar Bakal Calon Gubernur (Balongub) Arinal Djunaidi di Lapangan Merah Hutan Kota Wayhalim, Bandarlampung Sabtu pagi.

Lewat tembang pembuka ‘Juragan Empang’ disusul Buaya Buntung, Edan Turun, penampilan artis yang dikenal dengan Goyang Ngebor ini mampu membuat ribuan warga yang hadir turut bernyanyi, berjingkrak dan berjoget dengan tertib.

Totalitas penampilan penyanyi asal Kota Pasuruan ini juga mampu membuat Arinal Djunaidi dan isterinya, Riana Sari turut berjoget menambah kemeriahan acara. Di sela aksi panggungnya, Inul tak lupa mengajak warga Lampung mendukung dan memilih di Pilgub 2018 mendatang. “Jangan lupa pilih Pak Arinal. Hidup Pak Arinal,” kata Inul.

Sementara, Arinal Djunaidi mengaku jika dipercaya rakyat menjadi Gubernur Lampung kelak akan menjadi pemimpin yang amanah. “Amanah itu adalah tanggung jawab sesuai tuntunan agama, aturan pemerintah. Bagaimana pemimpin itu harus adil dan merakyat,” kata Arinal di sela acara jalan sehat di Lapangan Merah Hutan Kota Wayhalim, Bandarlampung Sabtu (18/11/201) pagi.

Ketua DPD I Partai Golkar ini menambahkan, seorang pemimpin itu harus bisa membawa perubahan dan berpihak pada rakyat. “Kalo tidak dia menzalimi rakyat, mari kita lawan, Insya Allah 2018 kita ada perubahan, mari kita kompak (dukung di Pilgub),” ucapnya.

Riana Sari istrinya Arinal Djunaidi menambahkan, jabatan itu hanya sementara pun wanita berjilbab ini menjabarkan pentingnya pemimpin yang amanah (dipercaya). “Amanah itu kepercayaan dan jabatan itu bukan untuk gagah-gagahan. Jabatan itu sementara dan harus dipertanggungjawabkan dunia akhirat,” kata dia.

Diketahui, jalan sehat bersama Arinal ini Tim Jaringan Arinal Djunaidi Berkarya (JAYA) menghadirkan artis ibu kota, Inul Daratista dan grup band d’Masiv. Selain memberikan hiburan, jalAan sehat ini, tim Arinal Djunaidi menyediakan banyak hadiahdi antaranya uang tunai jutaan rupiah, 20 rice cooker, 10 sepeda gunung, 8 HP Android, TV LCD dan 8 sepeda motor. (Rls)

 2,791 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Putri Zulkifli Hasan: Politik Itu Seru dan Menyenangkan

“Saya berharap dengan diadakannya sharing session ini akan membuka mata generasi milenial bahwa politik itu seru dan menyenangkan untuk terlibat didalamnya, karena menyangkut masa depan bangsa,”

 21,760 kali dilihat,  178 kali dilihat hari ini

Published

on

Putri Zulkifli Hasan
Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Partai Amanat Nasional (PAN) Putri Zulkifli Hasan Dalam acara yang bertemakan “Diskusi Milenial – Kenapa Milenial Harus Melek Politik?” yang diadakan Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 di Provinsi Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Partai Amanat Nasional (PAN) Putri Zulkifli Hasan, mendorong milenial agar aktif berpolitik melalui acara diskusi dengan lebih dari 300 peserta.

Diadakan Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 di Provinsi Lampung, Putri Zulkifli Hasan berdialog tentang pentingnya untuk terlibat dalam proses politik dan memahami peran generasi milenial dalam membangun bangsa.

Dalam acara yang bertemakan “Diskusi Milenial – Kenapa Milenial Harus Melek Politik?” diamenegaskan, bahwa generasi milenial harus sadar akan hak-hak mereka sebagai warga negara dan memahami bahwa hak untuk berperan aktif dalam kegiatan politik akan mempengaruhi masa depan bangsa.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa dengan melek politik, generasi milenial dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk menjamin masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

“Saya berharap dengan diadakannya sharing session ini akan membuka mata generasi milenial bahwa politik itu seru dan menyenangkan untuk terlibat didalamnya, karena menyangkut masa depan bangsa,” kata Putri Zulkifli Hasan dalam siaran pers yang diterima Lampung.co, Kamis (19/1/2023).

Selain itu juga, lanjutnya, generasi milenial harus paham serta siap untuk berkontribusi terhadap masa depan tersebut. Putri Zulkifli Hasan mengaku senang dengan antusiasme generasi milenial dalam acara tersebut.

“Semoga dengan adanya diskusi yang seru ini, semakin banyak milenial yang mau terlibat di dalam politik dengan ide-ide kreatif mereka untuk membangun bangsa” tutup Putri Zulkifli Hasan. (*)

 21,761 kali dilihat,  179 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Senator Lampung: Pemilu Riuh dengan Politik Uang, Rakyat Jadi Pragmatis

Persoalannya adalah perangkat pemilu yang ada belum sepenuhnya sempurna. Dengan sistem proporsional terbuka dalam pemilu legislatif dan pemilihan langsung dalam Pilkada maupun Pilpres telah membuat pertarungan politik begitu terbuka dan sangat liberal.

 43,366 kali dilihat,  180 kali dilihat hari ini

Published

on

Bustami Zainuddin
Bustami Zainuddin hadiri musyawarah kerja wilayah PWNU Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Senator Lampung Bustami Zainudin apresiasi sikap PWNU Lampung bersama 15 Pengurus C Nahdlatul Ulama (PC NU) se-Provinsi Lampung untuk mengajak semua pihak menolak politik uang pada Pemilu 2024 mendatang.

Dia juga mendukung sikap yang diambil oleh PWNU Lampung bersama jajaran pengurus PCNU untuk menolak politik uang dan mengharamkan pemimpin yang dihasilkan dari proses politik yang menggunakan politik uang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Lampung.co, Senin (31/10/2022), Bustami mengatakan, amanat Undang-Undang Pemilu sudah sangat lengkap dan komprehensif disiapkan oleh pemerintah baik itu untuk KPU maupun Bawaslu dalam semua tingkatan.

Masyarakat dan seluruh stakeholder terkait juga diberi kewenangan untuk ikut terlibat dalam pengawasan dan pemantauan. “Tentu semua peserta pemilu, baik partai politik maupun individu yang terlibat di dalamnya, terikat aturan untuk tidak melakukan politik uang,” kata dia.

Persoalannya adalah perangkat pemilu yang ada belum sepenuhnya sempurna. Dengan sistem proporsional terbuka dalam pemilu legislatif dan pemilihan langsung dalam Pilkada maupun Pilpres telah membuat pertarungan politik begitu terbuka dan sangat liberal.

Menurutnya, partai politik sebagai elemen penting dalam menyiapkan kepemimpinan bangsa terasa limbung dan kejebak dalam pragmatisme. Jika hanya mengandalkan kader sesuai kapasitas dan kualitas kader berdasarkan penilaian partai, bisa kalah bersaing untuk merebut kursi legislatif.

“Maka partai politik harus berkompromi untuk merekrut orang orang populer non kader, yang punya modal uang besar,” ujarnya.

Begitu juga dalam rekruitmen pemimpin di daerah maupun pusat, dengan pemilihan langsung memberikan peluang kepada siapa saja bisa ikut dalam kontestasi politik. Ini tentu sangat menggembirakan karena seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama.

Namun, iklim yang begitu terbuka membuat pemilihan umum berlangsung dengan uang terkesan menjadi segalanya. Hal ini menjadi salah satu faktor kenapa pemilu di Indonesia cenderung sangat riuh dengan politik uang dan masyarakat menjadi sangat pragmatis.

“Kondisi ini mengirimkan pesan yang sangat jelas kepada KPU, Bawaslu maupun stakeholder lain terkait untuk tidak lelah melakukan pendidikan politik khususnya kepada para calon pemilih,” ucap anggota DPD RI asal Lampung itu. (*)

 43,367 kali dilihat,  181 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Mak Ganjar Lampung Gelar Pesta 17-an Selama 3 Hari, Yuk Intip Kegiatannya

Kegiatan yang diselenggarakan emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Lampung ini diisi dengan berbagai perlombaan yang menarik.

 71,375 kali dilihat,  181 kali dilihat hari ini

Published

on

Mak Ganjar Lampung
Mak Ganjar Lampung gelar pesta 17-1n selama 3 hari | Foto: Ist.

Lampung.co – Selama tiga hari berturut-turut, yakni 17 hingga 19 Agustus 2022, ribuan emak-emak di Gunung Pasir Jaya, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur menggelar ‘pesta 17-an’ untuk merayakan hari ulang tahun ke-77 Indonesia. Gelaran ini juga sekaligus jadi perayaan ulang tahun ke-33 Desa Gunung Pasir Jaya.

Kegiatan yang diselenggarakan emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Lampung ini diisi dengan berbagai perlombaan yang menarik. Mulai dari perlombaan olahraga seperti gerak jalan, senam, sepak bola, dan bulu tangkis, hingga perlombaan kebersihan lingkungan.

Koordinator wilayah Mak Ganjar Lampung, Noor Nadhia Chrismaryantie mengatakan, acara tersebut dihadiri setidaknya 1000 emak-emak. Mereka berasal dari 15 desa di Gunung Pasir Jaya.

“Di sini emak-emaknya memiliki latar belakang suku dan budaya yang berbeda-beda. Ada yang asli Lampung. Ada juga yang mayoritas desanya dari suku Bali, ada juga yang dari suku Jawa,” ujar Nadhia, Jumat (19/8/2022).

Meski berasal dari suku, agama, dan budaya yang berbeda, namun Nadhia menegaskan bahwa mereka tidak pernah mempermasalahkan perbedaan tersebut. Emak-emak di Gunung Pasir Jaya, disebut Nadhia, tetap kompak untuk mensukseskan gelaran setahun sekali tersebut.

“Kegiatan hari ini kita juga menggelar upacara bendera, lomba tumpeng, lalu ada juga kita lakukan pawai mengelilingi desa-desa di Gunung Pasir Jaya. Sementara untuk lomba kebersihan, itu kita lihat siapa yang lingkungannya banyak tempat sampah, sistem drainasenya baik, serta bagaimana keindahan lingkungannya,” tuturnya.

Selain menggelar sejumlah perlombaan, Nadhia menyebut Mak Ganjar juga melakukan doa bersama agar Indonesia bisa semakin maju dengan diberikan pemimpin yang tepat pada pemilu tahun 2024 mendatang.

“Tiga pemuka agama, dari Islam, protestan, dan Hindu, kami hadirkan untuk ikut berdoa bersama kami, mengharapkan kemakmuran negeri ini dengan dihadirkannya pemimpin yang berkompeten,” jelas Nadhia.

Mak Ganjar pun meyakini bahwa sosok tersebut adalah Ganjar Pranowo. Menurut Nadhia, pria berambut putih tersebut adalah pemimpin yang diidam-idamkan para emak-emak di Gunung Pasir Jaya saat ini. Lewat sikap tegas, bijaksana, dan peka terhadap permasalahan rakyat, mampu membuat Ganjar Pranowo menjadi pemimpin yang tepat untuk Indonesia.

“Kami emak Ganjar, berharap Ganjar Pranowo bisa sukses memimpin Indonesia, dan membimbing para perempuan, khususnya emak-emak. Sebab, jika perempuan bisa tangguh, maka keluarga pasti utuh,” seru Nadhia. (*)

 71,376 kali dilihat,  182 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca