fbpx
Connect with us

Politik

Herman HN Resmi Diusung PDI P, Kader Siap All Out

Published

on

Herman Sutono

Lampung.co – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menjadikan Pendidikan sebagai isu utama dalam pilkada serentak 2018. Pendidikan dinilai sebagai tema yang relevan terkait pilkada serentak 2018. Pendidikan melahirkan manusia yang berkarakter, mumpuni, berprinsip, memiliki wawasan luas dan keterampilan yang berguna bagi sekitar, bangsa dan negara Indonesia.

Atas dasar tema pendidikan tersebut, pengelompokkan provinsi yang diumumkan hari ini yang menyentuh aspek pendidikan sebagai hal yang paling esensial bagi kemajuan ke empat provinsi tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua Umum Partai berlambang Banteng Moncong Putih Hj. Megawati Soekarno Putri di sela – sela penyampaian pengumumannya membacakan rekam jejak pasangan Cagub Cawagub yang direkomendasi untuk maju di pilkada Lampung 2018 yakni Herman HN dan Sutono.

“Sudah banyak yang dilakukannya saat menjadi Walikota Bandar Lampung. Kuota 40% bagi anak – anak marhaen di tingkat sekolah pertama dan menengah secara gratis tanpa tes. Pembagian perlengkapan sekolah untuk 40 ribu siswa/i secara gratis setiap tahunnya. Pemberian operasional untuk 3.700 guru ngaji sebesar 500 ribu rupiah per orang setiap tahunnya dan berbagai program pendidikan pertanian. Jadi kalau dilihat dukungan dari rakyat ini, itu Insya Allah 85,86%,” ucapnya.

Tak hanya tentang rekam jejak Herman HN. Megawati pun membacakan rekam jejak tentang Sutono. “Jadi Pak Tono ini menjabat sebagai Sekda. Jadi tentu sangat mengenal seluk beluk birokrasi dan tata kelola pemerintahan,” tuturnya.

“Jadi, satu orangnya sangat merakyat terus bekerja. Jadi Pak Herman ini kecil – kecil cabe rawit dan saya tau dia senang keliling – keliling,” tambah Megawati yang diiringi riuh tepuk tangan para yang hadirin.

Seperti diketahui, hari ini Ketua DPP PDI Perjuangan telah mengumumkan empat pasangan calon yang akan maju pada Pilkada Serentak 2018 di provinsi Papua, Maluku Utara, NTB, dan Lampung.

Sementara di Lampung setelah rekomendasi ke Herman HN dan Satono untuk maju di Pilkada Lampung 2018 turun apresiasi serta dukungan kader partai. Hal ini dinyatakan oleh beberapa kader Partai PDIP Kota Bandar Lampung yang ditemui di kantor DPC PDIP Kota Bandar Lampung. Mereka merasa sangat mengapresiasi dan mendukung penuh atas terpilihnya Herman HN – Sutono sebagai Cagub Cawagub yang diusung Partai besutan Megawati tersebut. “Gak masalah. Kita mendukung rekomendasi. Ya kita mendaftar diri ke KPU karna sudah instruksi ketua umum,” ucap Fandi Tjandra yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bandar Lampung saat ditanya mengenai langkah selanjutnya.

Senada disampaikan Tunas Budi Lukito yang saat ini menjabat sebagai sekertaris DPC PDIP Kota Bandar Lampung. Ia menjelaskan tentang hal apa yang harus dilakukan pasangan Cagub Cawagub tersebut. “Saya rasa Sutono cocok untuk mendampingi di birokrasinya. Walaupun Herman sendiri kan dari birokrasi juga kan. Jadi saya rasa di birokrasi dia (Sutono) lebih bisa mengayomi lah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tunas menambahkan kunci pertama dari apa yang dicapai oleh Herman HN. “Karena Herman HN kan dalam program 2 periode itukan pendidikan, jadi prioritas dan itu juga menjadi bagian prioritas dari program partai dan itu sudah dijalankan oleh Herman HN. Kedepan ketika mungkin dia terpilih sebagai Gubernur prosesnya lebih meluas tidak hanya di Kota Bandar Lampung. Jadi ke Provinsi Lampung. Yang hal ini mungkin bisa sampai ke SMA/SMK yang sekarang ada di Provinsi. Dan mungkin kedepan program Herman HN yang SD SMP itu mungkin bisa meningkat ke SMA dan SMK. Itu harapannya,” tandasnya. (Cadsky)

 3,697 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Putri Zulkifli Hasan: Politik Itu Seru dan Menyenangkan

“Saya berharap dengan diadakannya sharing session ini akan membuka mata generasi milenial bahwa politik itu seru dan menyenangkan untuk terlibat didalamnya, karena menyangkut masa depan bangsa,”

 21,675 kali dilihat,  93 kali dilihat hari ini

Published

on

Putri Zulkifli Hasan
Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Partai Amanat Nasional (PAN) Putri Zulkifli Hasan Dalam acara yang bertemakan “Diskusi Milenial – Kenapa Milenial Harus Melek Politik?” yang diadakan Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 di Provinsi Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Partai Amanat Nasional (PAN) Putri Zulkifli Hasan, mendorong milenial agar aktif berpolitik melalui acara diskusi dengan lebih dari 300 peserta.

Diadakan Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 di Provinsi Lampung, Putri Zulkifli Hasan berdialog tentang pentingnya untuk terlibat dalam proses politik dan memahami peran generasi milenial dalam membangun bangsa.

Dalam acara yang bertemakan “Diskusi Milenial – Kenapa Milenial Harus Melek Politik?” diamenegaskan, bahwa generasi milenial harus sadar akan hak-hak mereka sebagai warga negara dan memahami bahwa hak untuk berperan aktif dalam kegiatan politik akan mempengaruhi masa depan bangsa.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa dengan melek politik, generasi milenial dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk menjamin masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

“Saya berharap dengan diadakannya sharing session ini akan membuka mata generasi milenial bahwa politik itu seru dan menyenangkan untuk terlibat didalamnya, karena menyangkut masa depan bangsa,” kata Putri Zulkifli Hasan dalam siaran pers yang diterima Lampung.co, Kamis (19/1/2023).

Selain itu juga, lanjutnya, generasi milenial harus paham serta siap untuk berkontribusi terhadap masa depan tersebut. Putri Zulkifli Hasan mengaku senang dengan antusiasme generasi milenial dalam acara tersebut.

“Semoga dengan adanya diskusi yang seru ini, semakin banyak milenial yang mau terlibat di dalam politik dengan ide-ide kreatif mereka untuk membangun bangsa” tutup Putri Zulkifli Hasan. (*)

 21,676 kali dilihat,  94 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Senator Lampung: Pemilu Riuh dengan Politik Uang, Rakyat Jadi Pragmatis

Persoalannya adalah perangkat pemilu yang ada belum sepenuhnya sempurna. Dengan sistem proporsional terbuka dalam pemilu legislatif dan pemilihan langsung dalam Pilkada maupun Pilpres telah membuat pertarungan politik begitu terbuka dan sangat liberal.

 43,280 kali dilihat,  94 kali dilihat hari ini

Published

on

Bustami Zainuddin
Bustami Zainuddin hadiri musyawarah kerja wilayah PWNU Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Senator Lampung Bustami Zainudin apresiasi sikap PWNU Lampung bersama 15 Pengurus C Nahdlatul Ulama (PC NU) se-Provinsi Lampung untuk mengajak semua pihak menolak politik uang pada Pemilu 2024 mendatang.

Dia juga mendukung sikap yang diambil oleh PWNU Lampung bersama jajaran pengurus PCNU untuk menolak politik uang dan mengharamkan pemimpin yang dihasilkan dari proses politik yang menggunakan politik uang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Lampung.co, Senin (31/10/2022), Bustami mengatakan, amanat Undang-Undang Pemilu sudah sangat lengkap dan komprehensif disiapkan oleh pemerintah baik itu untuk KPU maupun Bawaslu dalam semua tingkatan.

Masyarakat dan seluruh stakeholder terkait juga diberi kewenangan untuk ikut terlibat dalam pengawasan dan pemantauan. “Tentu semua peserta pemilu, baik partai politik maupun individu yang terlibat di dalamnya, terikat aturan untuk tidak melakukan politik uang,” kata dia.

Persoalannya adalah perangkat pemilu yang ada belum sepenuhnya sempurna. Dengan sistem proporsional terbuka dalam pemilu legislatif dan pemilihan langsung dalam Pilkada maupun Pilpres telah membuat pertarungan politik begitu terbuka dan sangat liberal.

Menurutnya, partai politik sebagai elemen penting dalam menyiapkan kepemimpinan bangsa terasa limbung dan kejebak dalam pragmatisme. Jika hanya mengandalkan kader sesuai kapasitas dan kualitas kader berdasarkan penilaian partai, bisa kalah bersaing untuk merebut kursi legislatif.

“Maka partai politik harus berkompromi untuk merekrut orang orang populer non kader, yang punya modal uang besar,” ujarnya.

Begitu juga dalam rekruitmen pemimpin di daerah maupun pusat, dengan pemilihan langsung memberikan peluang kepada siapa saja bisa ikut dalam kontestasi politik. Ini tentu sangat menggembirakan karena seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama.

Namun, iklim yang begitu terbuka membuat pemilihan umum berlangsung dengan uang terkesan menjadi segalanya. Hal ini menjadi salah satu faktor kenapa pemilu di Indonesia cenderung sangat riuh dengan politik uang dan masyarakat menjadi sangat pragmatis.

“Kondisi ini mengirimkan pesan yang sangat jelas kepada KPU, Bawaslu maupun stakeholder lain terkait untuk tidak lelah melakukan pendidikan politik khususnya kepada para calon pemilih,” ucap anggota DPD RI asal Lampung itu. (*)

 43,281 kali dilihat,  95 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Mak Ganjar Lampung Gelar Pesta 17-an Selama 3 Hari, Yuk Intip Kegiatannya

Kegiatan yang diselenggarakan emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Lampung ini diisi dengan berbagai perlombaan yang menarik.

 71,289 kali dilihat,  95 kali dilihat hari ini

Published

on

Mak Ganjar Lampung
Mak Ganjar Lampung gelar pesta 17-1n selama 3 hari | Foto: Ist.

Lampung.co – Selama tiga hari berturut-turut, yakni 17 hingga 19 Agustus 2022, ribuan emak-emak di Gunung Pasir Jaya, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur menggelar ‘pesta 17-an’ untuk merayakan hari ulang tahun ke-77 Indonesia. Gelaran ini juga sekaligus jadi perayaan ulang tahun ke-33 Desa Gunung Pasir Jaya.

Kegiatan yang diselenggarakan emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Lampung ini diisi dengan berbagai perlombaan yang menarik. Mulai dari perlombaan olahraga seperti gerak jalan, senam, sepak bola, dan bulu tangkis, hingga perlombaan kebersihan lingkungan.

Koordinator wilayah Mak Ganjar Lampung, Noor Nadhia Chrismaryantie mengatakan, acara tersebut dihadiri setidaknya 1000 emak-emak. Mereka berasal dari 15 desa di Gunung Pasir Jaya.

“Di sini emak-emaknya memiliki latar belakang suku dan budaya yang berbeda-beda. Ada yang asli Lampung. Ada juga yang mayoritas desanya dari suku Bali, ada juga yang dari suku Jawa,” ujar Nadhia, Jumat (19/8/2022).

Meski berasal dari suku, agama, dan budaya yang berbeda, namun Nadhia menegaskan bahwa mereka tidak pernah mempermasalahkan perbedaan tersebut. Emak-emak di Gunung Pasir Jaya, disebut Nadhia, tetap kompak untuk mensukseskan gelaran setahun sekali tersebut.

“Kegiatan hari ini kita juga menggelar upacara bendera, lomba tumpeng, lalu ada juga kita lakukan pawai mengelilingi desa-desa di Gunung Pasir Jaya. Sementara untuk lomba kebersihan, itu kita lihat siapa yang lingkungannya banyak tempat sampah, sistem drainasenya baik, serta bagaimana keindahan lingkungannya,” tuturnya.

Selain menggelar sejumlah perlombaan, Nadhia menyebut Mak Ganjar juga melakukan doa bersama agar Indonesia bisa semakin maju dengan diberikan pemimpin yang tepat pada pemilu tahun 2024 mendatang.

“Tiga pemuka agama, dari Islam, protestan, dan Hindu, kami hadirkan untuk ikut berdoa bersama kami, mengharapkan kemakmuran negeri ini dengan dihadirkannya pemimpin yang berkompeten,” jelas Nadhia.

Mak Ganjar pun meyakini bahwa sosok tersebut adalah Ganjar Pranowo. Menurut Nadhia, pria berambut putih tersebut adalah pemimpin yang diidam-idamkan para emak-emak di Gunung Pasir Jaya saat ini. Lewat sikap tegas, bijaksana, dan peka terhadap permasalahan rakyat, mampu membuat Ganjar Pranowo menjadi pemimpin yang tepat untuk Indonesia.

“Kami emak Ganjar, berharap Ganjar Pranowo bisa sukses memimpin Indonesia, dan membimbing para perempuan, khususnya emak-emak. Sebab, jika perempuan bisa tangguh, maka keluarga pasti utuh,” seru Nadhia. (*)

 71,290 kali dilihat,  96 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca