fbpx
Connect with us

Politik

Demokrat Tulang Bawang Konsolidasi Pemenangan Ridho-Bachtiar

Published

on

Demokrat Tulang Bawang

Lampung.co – DPD Partai Demokrat terus bergerak menggerakkan mesin partai untuk pemenangan Pilgub Lampung 2018. Kali ini giliran Kabupaten Tulang Bawang (Tuba).

Koordinator pemenangan wilayah Tuba, Mesuji dan Tulang Bawang Barat, DPD Demokrat Lampung M. Junaidi turun ke DPC Demokrat Tuba dalam rangka pemenangan Ridho – Bachtiar jilid II. “Kerja-kerja partai dalam rangka pemenangan Pilgub ini dalam rangka menjaga marwah partai, untuk itu kita harus menyiapkan infrastruktur kemenangan,” katanya dihadapan DPC dan PAC se-Tuba.

Menurut Junaidi Balon gubernur petahana merupakan ketua DPD Partai Demokrat. “Sudah menjadi kewajiban kader partai untuk memenangkan di Pilgub, kemenangan Pilgub adalah langkah awal kita menang di Pileg. Apalagi saya lihat ini bapak-bapak sudah cocok jadi anggota DPRD Tuba,” ungkapnya.

Junaidi juga membawa sejumlah pengurus DPD seperti Husodo Hadi mantan plt Bupati Mesuji, Almuheri, Hanibal dan sejumlah pengurus lainnya. Husodo mengatakan pertemuan ini akan terus berlanjut dengan koordinasi pemenangan antara PAC, DPC dan DPD melalui Korda.
“Kita kerja tidak sendiri. Ada keluarga partai ada relawan. Bisa ikut membantu simpatisan kita mudah-mudahan signifikan untuk melanjutkan pa Ridho sebagai gubenrur dan pak Bachtiar sebagai wakil,” kata dia.

ia juga menyindir balon lain dengan berharap pembangunan Lampung terus dikanjutkan. “Kita berharap, yang walikota tetap jadi walikota yang bupati teruskan jadi bupati. Yang sekda istirahat dulu mungkin capek diperintah gubernur waktunya menikmati masa pensiun. Yang gubernur dan wakil gubernur lanjutkan pembangunan di Lampung,” kata dia.

Husodo juga menjelaskan mengenai tahapan pencalonan Pilgub saat ini. “Tahapan penting pilkada sudah kita lakui. Saatbya bekerja untuk peperangan Pilgub. Tanggal 12 nanti penentuan calon.
13 undian no urut calon. Jadi nanti kita sudah bicara nama dan nomor untuk disosialisasikan ke masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya kata dia memasuki tahap kampanye pergerakan harus semakin massif. “Kampanye mulai tanggal 15 sampai 23 Juni. Pada waktu sama ada kegiatan debat publik terbuka. Kita harus sampaikan visi misi calon ke publik. Sosialisasikan program pembangunan yang sudah dilakukan,” kata dia.

Tahap yang paling krusial ujarnya pada saat pemungutan suara, dimana kerja politik partai akan diputuskan pemilih. “27 Juni pemungutan suara. Mudah-mudahan yang kita kerjakan panen nanti,” ucapnya.

Terakhir kata dia jangan sampai ada masalah yang tidak dikoordinasikan. “Jangan sampai ada masalah Yang tidak dikoordinasikan Tuba baru pilkada. Basis kemarin tetap dipupuk,” pungkasnya.

Sementara Almuheri mengatakan PAC agar mulai memetakan TPS dan jumlah saksi. “Tentukan jumlah TPS petakan saksi dan potensi suara yang bisa dimaksimalkan di setiap TPS,” ujarnya.

Sementara ketua DPC Zuldin mengatakan kesiapan mereka maju memenangkan Ridho – Bachtiar. “Kewajiban kita melaksanakan tugas pemenangan yang diinstruksikan Korda. Saya bicara partai garis partai dan ini adalah kewajiban kita,” kata dia. DPC dan PAC juga menerima alat peraga kampanye untuk dipasang seperti kalender, kaos dan banner. (Rls)

 3,666 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Putri Zulkifli Hasan: Politik Itu Seru dan Menyenangkan

“Saya berharap dengan diadakannya sharing session ini akan membuka mata generasi milenial bahwa politik itu seru dan menyenangkan untuk terlibat didalamnya, karena menyangkut masa depan bangsa,”

 22,037 kali dilihat,  84 kali dilihat hari ini

Published

on

Putri Zulkifli Hasan
Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Partai Amanat Nasional (PAN) Putri Zulkifli Hasan Dalam acara yang bertemakan “Diskusi Milenial – Kenapa Milenial Harus Melek Politik?” yang diadakan Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 di Provinsi Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Partai Amanat Nasional (PAN) Putri Zulkifli Hasan, mendorong milenial agar aktif berpolitik melalui acara diskusi dengan lebih dari 300 peserta.

Diadakan Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 di Provinsi Lampung, Putri Zulkifli Hasan berdialog tentang pentingnya untuk terlibat dalam proses politik dan memahami peran generasi milenial dalam membangun bangsa.

Dalam acara yang bertemakan “Diskusi Milenial – Kenapa Milenial Harus Melek Politik?” diamenegaskan, bahwa generasi milenial harus sadar akan hak-hak mereka sebagai warga negara dan memahami bahwa hak untuk berperan aktif dalam kegiatan politik akan mempengaruhi masa depan bangsa.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa dengan melek politik, generasi milenial dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk menjamin masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

“Saya berharap dengan diadakannya sharing session ini akan membuka mata generasi milenial bahwa politik itu seru dan menyenangkan untuk terlibat didalamnya, karena menyangkut masa depan bangsa,” kata Putri Zulkifli Hasan dalam siaran pers yang diterima Lampung.co, Kamis (19/1/2023).

Selain itu juga, lanjutnya, generasi milenial harus paham serta siap untuk berkontribusi terhadap masa depan tersebut. Putri Zulkifli Hasan mengaku senang dengan antusiasme generasi milenial dalam acara tersebut.

“Semoga dengan adanya diskusi yang seru ini, semakin banyak milenial yang mau terlibat di dalam politik dengan ide-ide kreatif mereka untuk membangun bangsa” tutup Putri Zulkifli Hasan. (*)

 22,038 kali dilihat,  85 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Senator Lampung: Pemilu Riuh dengan Politik Uang, Rakyat Jadi Pragmatis

Persoalannya adalah perangkat pemilu yang ada belum sepenuhnya sempurna. Dengan sistem proporsional terbuka dalam pemilu legislatif dan pemilihan langsung dalam Pilkada maupun Pilpres telah membuat pertarungan politik begitu terbuka dan sangat liberal.

 43,642 kali dilihat,  83 kali dilihat hari ini

Published

on

Bustami Zainuddin
Bustami Zainuddin hadiri musyawarah kerja wilayah PWNU Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Senator Lampung Bustami Zainudin apresiasi sikap PWNU Lampung bersama 15 Pengurus C Nahdlatul Ulama (PC NU) se-Provinsi Lampung untuk mengajak semua pihak menolak politik uang pada Pemilu 2024 mendatang.

Dia juga mendukung sikap yang diambil oleh PWNU Lampung bersama jajaran pengurus PCNU untuk menolak politik uang dan mengharamkan pemimpin yang dihasilkan dari proses politik yang menggunakan politik uang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Lampung.co, Senin (31/10/2022), Bustami mengatakan, amanat Undang-Undang Pemilu sudah sangat lengkap dan komprehensif disiapkan oleh pemerintah baik itu untuk KPU maupun Bawaslu dalam semua tingkatan.

Masyarakat dan seluruh stakeholder terkait juga diberi kewenangan untuk ikut terlibat dalam pengawasan dan pemantauan. “Tentu semua peserta pemilu, baik partai politik maupun individu yang terlibat di dalamnya, terikat aturan untuk tidak melakukan politik uang,” kata dia.

Persoalannya adalah perangkat pemilu yang ada belum sepenuhnya sempurna. Dengan sistem proporsional terbuka dalam pemilu legislatif dan pemilihan langsung dalam Pilkada maupun Pilpres telah membuat pertarungan politik begitu terbuka dan sangat liberal.

Menurutnya, partai politik sebagai elemen penting dalam menyiapkan kepemimpinan bangsa terasa limbung dan kejebak dalam pragmatisme. Jika hanya mengandalkan kader sesuai kapasitas dan kualitas kader berdasarkan penilaian partai, bisa kalah bersaing untuk merebut kursi legislatif.

“Maka partai politik harus berkompromi untuk merekrut orang orang populer non kader, yang punya modal uang besar,” ujarnya.

Begitu juga dalam rekruitmen pemimpin di daerah maupun pusat, dengan pemilihan langsung memberikan peluang kepada siapa saja bisa ikut dalam kontestasi politik. Ini tentu sangat menggembirakan karena seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama.

Namun, iklim yang begitu terbuka membuat pemilihan umum berlangsung dengan uang terkesan menjadi segalanya. Hal ini menjadi salah satu faktor kenapa pemilu di Indonesia cenderung sangat riuh dengan politik uang dan masyarakat menjadi sangat pragmatis.

“Kondisi ini mengirimkan pesan yang sangat jelas kepada KPU, Bawaslu maupun stakeholder lain terkait untuk tidak lelah melakukan pendidikan politik khususnya kepada para calon pemilih,” ucap anggota DPD RI asal Lampung itu. (*)

 43,643 kali dilihat,  84 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Mak Ganjar Lampung Gelar Pesta 17-an Selama 3 Hari, Yuk Intip Kegiatannya

Kegiatan yang diselenggarakan emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Lampung ini diisi dengan berbagai perlombaan yang menarik.

 71,656 kali dilihat,  85 kali dilihat hari ini

Published

on

Mak Ganjar Lampung
Mak Ganjar Lampung gelar pesta 17-1n selama 3 hari | Foto: Ist.

Lampung.co – Selama tiga hari berturut-turut, yakni 17 hingga 19 Agustus 2022, ribuan emak-emak di Gunung Pasir Jaya, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur menggelar ‘pesta 17-an’ untuk merayakan hari ulang tahun ke-77 Indonesia. Gelaran ini juga sekaligus jadi perayaan ulang tahun ke-33 Desa Gunung Pasir Jaya.

Kegiatan yang diselenggarakan emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Lampung ini diisi dengan berbagai perlombaan yang menarik. Mulai dari perlombaan olahraga seperti gerak jalan, senam, sepak bola, dan bulu tangkis, hingga perlombaan kebersihan lingkungan.

Koordinator wilayah Mak Ganjar Lampung, Noor Nadhia Chrismaryantie mengatakan, acara tersebut dihadiri setidaknya 1000 emak-emak. Mereka berasal dari 15 desa di Gunung Pasir Jaya.

“Di sini emak-emaknya memiliki latar belakang suku dan budaya yang berbeda-beda. Ada yang asli Lampung. Ada juga yang mayoritas desanya dari suku Bali, ada juga yang dari suku Jawa,” ujar Nadhia, Jumat (19/8/2022).

Meski berasal dari suku, agama, dan budaya yang berbeda, namun Nadhia menegaskan bahwa mereka tidak pernah mempermasalahkan perbedaan tersebut. Emak-emak di Gunung Pasir Jaya, disebut Nadhia, tetap kompak untuk mensukseskan gelaran setahun sekali tersebut.

“Kegiatan hari ini kita juga menggelar upacara bendera, lomba tumpeng, lalu ada juga kita lakukan pawai mengelilingi desa-desa di Gunung Pasir Jaya. Sementara untuk lomba kebersihan, itu kita lihat siapa yang lingkungannya banyak tempat sampah, sistem drainasenya baik, serta bagaimana keindahan lingkungannya,” tuturnya.

Selain menggelar sejumlah perlombaan, Nadhia menyebut Mak Ganjar juga melakukan doa bersama agar Indonesia bisa semakin maju dengan diberikan pemimpin yang tepat pada pemilu tahun 2024 mendatang.

“Tiga pemuka agama, dari Islam, protestan, dan Hindu, kami hadirkan untuk ikut berdoa bersama kami, mengharapkan kemakmuran negeri ini dengan dihadirkannya pemimpin yang berkompeten,” jelas Nadhia.

Mak Ganjar pun meyakini bahwa sosok tersebut adalah Ganjar Pranowo. Menurut Nadhia, pria berambut putih tersebut adalah pemimpin yang diidam-idamkan para emak-emak di Gunung Pasir Jaya saat ini. Lewat sikap tegas, bijaksana, dan peka terhadap permasalahan rakyat, mampu membuat Ganjar Pranowo menjadi pemimpin yang tepat untuk Indonesia.

“Kami emak Ganjar, berharap Ganjar Pranowo bisa sukses memimpin Indonesia, dan membimbing para perempuan, khususnya emak-emak. Sebab, jika perempuan bisa tangguh, maka keluarga pasti utuh,” seru Nadhia. (*)

 71,657 kali dilihat,  86 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca