fbpx
Connect with us

Politik

Ahmad Muzani Minta Kader Menangkan Ridho Untuk Kemenangan Prabowo di Pilpres 2019

Published

on

Ahmad Muzani - Ridho Ficardo

Lampung.co – Kehadiran calon gubernur dengan nomor urut satu dalam perayaan Hut partai gerindra disambut langsung oleh para petinggi partai berlambang burung garuda tersebut, seperti sekjen DPP partai Gerindra, Ahmad Muzani, ketua DPD Partai Gerindra Lampung, Gunadi Ibrahim, ketua DPC partai gerindra Bandarlampung, Andika Wibawa, dan ribuan kader partai besutan Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Sekjen DPP partai Gerindra, Ahmad Muzani meminta seluruh kader dari tingkat ranting hingga DPD agar dapat bersama –sama berjuang memenangkan calon gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo yang diusung oleh partai besutan Prabowo Subianto pada pilgub 27 Juni 2018.

Karena hal ini sebagai salah satu langkah awal untuk menambah kursi DPRD dari tingkat kabupaten/kota/provinsi, DPR RI di pileg 2019. Selain itu, ini juga langkah untuk memenangkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) saat pemilu 2019 di Bumi Ruwa Jurai.

“Kalau kita tidak bisa memenangkan pak Ridho di pilgub nanti, bagaimana kedepannya kita bisa menambah jumlah kursi di tingkat kabupaten/kota/provinsi hingga DPR RI serta memenangkan Pak Prabowo sebagai presiden republik Indonesia nantinya,” ungkapnya.

Tugas partai politik, yakni untuk mencari pemimpin yang bisa melindungi dan mensejahterkan rakyat. Kemudian, tugas pengurus partai Gerinda dari ranting hingga DPD, yakni harus bisa meyakinkan rakyat bahwa partai berlambang burung garuda ini adalah partai yang membawa kesejahteraan rakyat dan membawa Prabowo Subianto sebagai presiden RI.

“Dalam pilkada, kita juga mencari pemimpin yang baik untuk masa depan provinsi dan pak Ridho Ficardo adalah pilihan dari pak Prabowo yang menjadi bagian dari ikhtiar partai Gerinda untuk masa depan Lampung lebih baik lagi,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, mari kita berjuang untuk memenangkan calon gubernur usungan kita. Karena akan terasa berat untuk menang dalam pileg, dan pilpres, jika kita kalah dalam pigub. Jadi kewajiban kita adalah, mengamakan, dan memenangkan pak Ridho,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD partai Gerindra Lampung, Gunadi Ibrahim mengajak seluruh kader partai Gerindra untuk bersama-sama berjuang memenangkan M.Ridho Ficardo menjadi gubernur Lampung periode 2019-2024.

“Dengan keyakinan itu saya yakin apa yang kita harapkan insya allah akan berhasil. kami akan berjuang dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Tergantung harapan yang diberikan oleh pak cagub, M.Ridho Ficardo untuk Lampung kedepannya,” ucapnya

Terpisah, calon gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo mengucapkan terima kasih kepada ketua umum dan jajaran karena telah memberikan dukungan kepartaian kepadanya dalam rangka menghadapi pilgub 2018. Kehadiran disini sebagai cagub 2019 2024.

“saya melihat selama ini partai gerindra Lampung adalah partai yang solid, kompak dan diisi oleh kader militan yang bekerja keras sesuai arah dan kebijakan partai,” ujarnya.

Kemenangan di pilgub 2014 untuk pasangan M.Ridho Ficardo – Bachtiar Basri berada diangka 44 persen dan seiring berjalannya waktu dengan terealisasinya beberapa program memberikan benefit politik bergerak naik.

“Memasuki masa konstelasi pilkada banyak muncul calon yang tadinya komitmen kepada saya kemudian berubah pikiran kemudian muncul 4 pasangan calon dan terjadi persaingan cukup sengit terutama di Lamteng yang dulunya menjadi basis suara saya,” ucapnya.

“Meskipun begitu, survei kita tetap berada di paling atas. Saya berharap teman Gerindra tidak lengah dan merasa menang. Karena kelengahan menimblkan kelemahan dan melahirkan kekalahan. Mari kita berjuang untuk memastikan kemenangan didepan dengan bersatu dalam satu gerak tim koalisi membawa perintah dari partai masing-masing dan membawa kemenangan untuk kita semua,” ucapnya.

Ia berharap, seluruh tim koalisi yang besar ini untuk bersama-sama mencari persamaan dan membangun kekompakan bersama tim dari partai lainnya. Karena pilgub ini menjadi tolak ukur bagi partai untuk menambah kursi DPRD di tingkat kabupaten/kota/provinsi dan DPR RI serta memenangkan Prabowo Subianto di pilpres mendatang.

“Apakah mungkin partai Gerindra bisa menambah kursi di dapil Lampung I dan Lampung II, itu sangat mungkin. Tetapi, hamper menjadi tidak mungkin kalau kita sampai kalah di pilgub nanti. Karena pilgub sebagai pintu pembuka dam membangun sinergitas meraih suara sebanyak-banyaknya. Insya allah dengan menang di pilgub, kedepan menjadi jauh lebih mudah,” ucapnya

”Oleh karena itu, gerakan kita harus terinternalisasi dan seluruh kader mampu bergerak menghabisi suara lawan dengan sosialisasi ke masyarakat secara sopan santun,” pungkasnya. (Rls)

 3,837 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Putri Zulkifli Hasan: Politik Itu Seru dan Menyenangkan

“Saya berharap dengan diadakannya sharing session ini akan membuka mata generasi milenial bahwa politik itu seru dan menyenangkan untuk terlibat didalamnya, karena menyangkut masa depan bangsa,”

 21,328 kali dilihat,  161 kali dilihat hari ini

Published

on

Putri Zulkifli Hasan
Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Partai Amanat Nasional (PAN) Putri Zulkifli Hasan Dalam acara yang bertemakan “Diskusi Milenial – Kenapa Milenial Harus Melek Politik?” yang diadakan Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 di Provinsi Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Partai Amanat Nasional (PAN) Putri Zulkifli Hasan, mendorong milenial agar aktif berpolitik melalui acara diskusi dengan lebih dari 300 peserta.

Diadakan Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 di Provinsi Lampung, Putri Zulkifli Hasan berdialog tentang pentingnya untuk terlibat dalam proses politik dan memahami peran generasi milenial dalam membangun bangsa.

Dalam acara yang bertemakan “Diskusi Milenial – Kenapa Milenial Harus Melek Politik?” diamenegaskan, bahwa generasi milenial harus sadar akan hak-hak mereka sebagai warga negara dan memahami bahwa hak untuk berperan aktif dalam kegiatan politik akan mempengaruhi masa depan bangsa.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa dengan melek politik, generasi milenial dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk menjamin masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

“Saya berharap dengan diadakannya sharing session ini akan membuka mata generasi milenial bahwa politik itu seru dan menyenangkan untuk terlibat didalamnya, karena menyangkut masa depan bangsa,” kata Putri Zulkifli Hasan dalam siaran pers yang diterima Lampung.co, Kamis (19/1/2023).

Selain itu juga, lanjutnya, generasi milenial harus paham serta siap untuk berkontribusi terhadap masa depan tersebut. Putri Zulkifli Hasan mengaku senang dengan antusiasme generasi milenial dalam acara tersebut.

“Semoga dengan adanya diskusi yang seru ini, semakin banyak milenial yang mau terlibat di dalam politik dengan ide-ide kreatif mereka untuk membangun bangsa” tutup Putri Zulkifli Hasan. (*)

 21,329 kali dilihat,  162 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Senator Lampung: Pemilu Riuh dengan Politik Uang, Rakyat Jadi Pragmatis

Persoalannya adalah perangkat pemilu yang ada belum sepenuhnya sempurna. Dengan sistem proporsional terbuka dalam pemilu legislatif dan pemilihan langsung dalam Pilkada maupun Pilpres telah membuat pertarungan politik begitu terbuka dan sangat liberal.

 42,934 kali dilihat,  162 kali dilihat hari ini

Published

on

Bustami Zainuddin
Bustami Zainuddin hadiri musyawarah kerja wilayah PWNU Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Senator Lampung Bustami Zainudin apresiasi sikap PWNU Lampung bersama 15 Pengurus C Nahdlatul Ulama (PC NU) se-Provinsi Lampung untuk mengajak semua pihak menolak politik uang pada Pemilu 2024 mendatang.

Dia juga mendukung sikap yang diambil oleh PWNU Lampung bersama jajaran pengurus PCNU untuk menolak politik uang dan mengharamkan pemimpin yang dihasilkan dari proses politik yang menggunakan politik uang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Lampung.co, Senin (31/10/2022), Bustami mengatakan, amanat Undang-Undang Pemilu sudah sangat lengkap dan komprehensif disiapkan oleh pemerintah baik itu untuk KPU maupun Bawaslu dalam semua tingkatan.

Masyarakat dan seluruh stakeholder terkait juga diberi kewenangan untuk ikut terlibat dalam pengawasan dan pemantauan. “Tentu semua peserta pemilu, baik partai politik maupun individu yang terlibat di dalamnya, terikat aturan untuk tidak melakukan politik uang,” kata dia.

Persoalannya adalah perangkat pemilu yang ada belum sepenuhnya sempurna. Dengan sistem proporsional terbuka dalam pemilu legislatif dan pemilihan langsung dalam Pilkada maupun Pilpres telah membuat pertarungan politik begitu terbuka dan sangat liberal.

Menurutnya, partai politik sebagai elemen penting dalam menyiapkan kepemimpinan bangsa terasa limbung dan kejebak dalam pragmatisme. Jika hanya mengandalkan kader sesuai kapasitas dan kualitas kader berdasarkan penilaian partai, bisa kalah bersaing untuk merebut kursi legislatif.

“Maka partai politik harus berkompromi untuk merekrut orang orang populer non kader, yang punya modal uang besar,” ujarnya.

Begitu juga dalam rekruitmen pemimpin di daerah maupun pusat, dengan pemilihan langsung memberikan peluang kepada siapa saja bisa ikut dalam kontestasi politik. Ini tentu sangat menggembirakan karena seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama.

Namun, iklim yang begitu terbuka membuat pemilihan umum berlangsung dengan uang terkesan menjadi segalanya. Hal ini menjadi salah satu faktor kenapa pemilu di Indonesia cenderung sangat riuh dengan politik uang dan masyarakat menjadi sangat pragmatis.

“Kondisi ini mengirimkan pesan yang sangat jelas kepada KPU, Bawaslu maupun stakeholder lain terkait untuk tidak lelah melakukan pendidikan politik khususnya kepada para calon pemilih,” ucap anggota DPD RI asal Lampung itu. (*)

 42,935 kali dilihat,  163 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Mak Ganjar Lampung Gelar Pesta 17-an Selama 3 Hari, Yuk Intip Kegiatannya

Kegiatan yang diselenggarakan emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Lampung ini diisi dengan berbagai perlombaan yang menarik.

 70,937 kali dilihat,  164 kali dilihat hari ini

Published

on

Mak Ganjar Lampung
Mak Ganjar Lampung gelar pesta 17-1n selama 3 hari | Foto: Ist.

Lampung.co – Selama tiga hari berturut-turut, yakni 17 hingga 19 Agustus 2022, ribuan emak-emak di Gunung Pasir Jaya, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur menggelar ‘pesta 17-an’ untuk merayakan hari ulang tahun ke-77 Indonesia. Gelaran ini juga sekaligus jadi perayaan ulang tahun ke-33 Desa Gunung Pasir Jaya.

Kegiatan yang diselenggarakan emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Lampung ini diisi dengan berbagai perlombaan yang menarik. Mulai dari perlombaan olahraga seperti gerak jalan, senam, sepak bola, dan bulu tangkis, hingga perlombaan kebersihan lingkungan.

Koordinator wilayah Mak Ganjar Lampung, Noor Nadhia Chrismaryantie mengatakan, acara tersebut dihadiri setidaknya 1000 emak-emak. Mereka berasal dari 15 desa di Gunung Pasir Jaya.

“Di sini emak-emaknya memiliki latar belakang suku dan budaya yang berbeda-beda. Ada yang asli Lampung. Ada juga yang mayoritas desanya dari suku Bali, ada juga yang dari suku Jawa,” ujar Nadhia, Jumat (19/8/2022).

Meski berasal dari suku, agama, dan budaya yang berbeda, namun Nadhia menegaskan bahwa mereka tidak pernah mempermasalahkan perbedaan tersebut. Emak-emak di Gunung Pasir Jaya, disebut Nadhia, tetap kompak untuk mensukseskan gelaran setahun sekali tersebut.

“Kegiatan hari ini kita juga menggelar upacara bendera, lomba tumpeng, lalu ada juga kita lakukan pawai mengelilingi desa-desa di Gunung Pasir Jaya. Sementara untuk lomba kebersihan, itu kita lihat siapa yang lingkungannya banyak tempat sampah, sistem drainasenya baik, serta bagaimana keindahan lingkungannya,” tuturnya.

Selain menggelar sejumlah perlombaan, Nadhia menyebut Mak Ganjar juga melakukan doa bersama agar Indonesia bisa semakin maju dengan diberikan pemimpin yang tepat pada pemilu tahun 2024 mendatang.

“Tiga pemuka agama, dari Islam, protestan, dan Hindu, kami hadirkan untuk ikut berdoa bersama kami, mengharapkan kemakmuran negeri ini dengan dihadirkannya pemimpin yang berkompeten,” jelas Nadhia.

Mak Ganjar pun meyakini bahwa sosok tersebut adalah Ganjar Pranowo. Menurut Nadhia, pria berambut putih tersebut adalah pemimpin yang diidam-idamkan para emak-emak di Gunung Pasir Jaya saat ini. Lewat sikap tegas, bijaksana, dan peka terhadap permasalahan rakyat, mampu membuat Ganjar Pranowo menjadi pemimpin yang tepat untuk Indonesia.

“Kami emak Ganjar, berharap Ganjar Pranowo bisa sukses memimpin Indonesia, dan membimbing para perempuan, khususnya emak-emak. Sebab, jika perempuan bisa tangguh, maka keluarga pasti utuh,” seru Nadhia. (*)

 70,938 kali dilihat,  165 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca