Polda Lampung Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia Jaringan Papua

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengungkap kasus perdagangan manusia (human traficking) jaringan Lampung-Papua.

Tersangka sindikat perdagangan manusia Febi Yuliana Dewi (19) warga Garuntang, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, mengaku menjual gadis asal Lampung seharga Rp 1 juta.

Hal tersebut dikatakan Kasubdit IV Renakta Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP. I Ketut Seregig, Rabu (19/9/2018).

“Hasil pemeriksaan sementara, tersangka Febi Yuliana Dewi mengaku baru satu kali menjual gadis asal Lampung berinisial NEPB ke Sorong, Papua Barat, seharga Rp 1 juta,” kata dia.

Meski demikian, lanjut I Ketut Seregig, pihaknya masih terus mengungkap perkara human traficking dengan koordinasi dengan petugas Polres Sorong agar menjadi terang benderang.

“Kita mendapat informasi bahwa ada dua gadis asal Lampung yang dipekerjakan di spa berinisial, NEPB dan EL. Itu yang masih kita tindak lanjuti,”ungkapnya.

Pengungkapan kasus human trafficking ini berawal dari laporan orang tua korban NEPB ke bagian Subdit III Jatanras Reskrimum Polda Lampung.

“Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil menangkap tersangka Febi Yuliana Dewi di daerah Rawa laut, Bandar Lampung,” terang I Ketut Seregig.

Saat diintrogasi, I Ketut Seregig berujar, tersangka mengakui perbuatan telah menjual NEPB ke pemilik spa. Modusnya, tersangka membujuk dan merayu korban dengan menawarkan kerjaan di salon umum atau hotel.

“Tidak curiga, korban ikut pergi bersama tersangka, tanpa meminta izin orang tua korban,” pungkas I Ketut Seregig. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer