Menu

PM Israel Perintahkan Serangan Besar-besaran di Gaza

  Dibaca : 181 kali
PM Israel Perintahkan Serangan Besar-besaran di Gaza
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu | Foto: Ist.

Lampung.co – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memerintahkan “serangan besar-besaran” setelah terjadi peningkatan ketegangan di Jalur Gaza.

Dari laporan aljazeera.com, serangan Israel selama dua hari itu menewaskan sembilan warga Palestina dan tiga warga Israel.

Bahkan Pesawat-pesawat tempur dan kapal perang Israel terus menargetkan Jalur Gaza hingga hari Minggu (5/5/2019).

Seorang komandan Hamas Hamad al-Khodori (34) tewas dalam serangan yang ditargetkan militer zionis Israel. Tiga warga Palestina lainnya terluka dalam serangan itu.

Sebuah pernyataan militer menuduh Hamad al-Khodori ‘mentransfer sejumlah besar uang’ dari Iran ke faksi-faksi bersenjata di Gaza.

Korban Palestina lainnya termasuk seorang wanita hamil dan keponakannya yang berumur satu tahun, keduanya tewas di Gaza pada hari Sabtu kemrin.

Dua pria Palestina, Imad Nseir yang berusia 22 tahun dan Khaled Abu Qaleeq yang berusia 25 tahun, juga tewas oleh serangan udara Israel pada Sabtu malam.

Kelompok Jihad Islam Palestina mengatakan dua orang anggotanya tewas pada hari Minggu, Mahmoud Issa (26) dan Fawzi Bawadi (23).

Pada sore hari, dua warga Palestina terbunuh setelah serangan udara Israel menargetkan sekelompok orang di lingkungan timur kota Shujayea, Gaza.

Kedua orang korban itu diidentifikasi sebagai Bilal Mohammed al-Banna dan Abdullah Abu Atta, dikatakan berusia 20-an.

Di kota Ashkelon, Israel, seorang pria Israel berusia 58 tahun tewas setelah terkena pecahan peluru akibat serangan roket.

Dua warga Israel lainnya, terluka kritis dalam serangan roket terpisah di sebuah pabrik pada hari Minggu sore, kemudian meninggal.

“Pagi ini saya menginstruksikan IDF [Tentara Israel] untuk melanjutkan serangan besar-besaran terhadap teroris di Jalur Gaza,” kata Netanyahu.

Bahkan dia juga telah memerintahkan menurunkan tank, pasukan artileri dan infanteri untuk memperkuat pasukan yang sudah dikerahkan di dekat Gaza.

“Tidak hanya Hamas yang bertanggung jawab atas serangan terhadap Israel, tetapi juga Jihad Islam, dan (mereka) harus membayar harga yang sangat mahal untuk itu,” tambah Netanyahu.

Harry Fawcett dari Al Jazeera, yang melaporkan dari sisi Israel perbatasan dengan Gaza, mengatakan ketegangan di wilayah itu ‘masih jauh dari selesai’.

“Ini berpotensi eskalasi militer besar yang berbahaya dan panjang,” katanya.

Media pemerintah di Gaza mengatakan pesawat tempur Israel melakukan sekitar 150 serangan. Kementerian kesehatan Gaza menyebut setidaknya 70 warga Palestina terluka dalam serangan itu

Selain itu penembakan artileri juga menargetkan 200 landmark sipil di Jalur Gaza, termasuk bangunan tempat tinggal, masjid, toko dan kantor media.

Warga Gaza, Um Alaa Abu Absa, yang menghabiskan hari Minggu mengambil pecahan kaca dan puing-puing di dalam propertinya setelah serangan udara.

“Ada banyak pemboman, pemandangan jalanan tidak dapat dilukiskan, orang-orang takut dan ketakutan dan berlari, dan semua orang mencari anak-anak mereka,” kata Abu Absa.

Bahkan salah satu bangunan kantor berita Anadolu biro Gaza yang dikelola pemerintah Turki hancur akibat serangan Zionis Israel.

“Kami menyerukan masyarakat internasional untuk bertindak cepat guna meredakan ketegangan akibar tindakan Israel yang tidak proporsional di kawasan itu,” kata sebuah pernyataan kementerian luar negeri Turki. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional