Petugas Karantina Cilegon Tahan 100 dari 2.876 Ekor Burung Asal Lampung

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Sebanyak 100 dari total 2.876 ekor burung asal Lampung disita petugas Balai Karantina Hewan Cilegon lantaran tak memiliki sertifikat kesehatan dari balai karantina setempat.

Petuga terpaksa menahan burung tersebut lantaran khawatir terdapat penyakit menular yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.

“Dari total 2.876 ekor burung yang ada di mobil tersebut, ada 100 burung jenis manyar yang tidak memiliki setifikat kesehatan,” kata Kepala Seksi Balai Karantina Hewan, Rifky saat dikonfirmasi, Minggu (27/5/2018).

Rifky mengatakan, terdapat beberapa jenis burung dalam satu mobil tersebut, di antaranya burung betet, kolibri, trucuk, kapodang, dan lain sebagainya.

Pihak Karantina menyita 100 burung tak bersertifikat tersebut. Sedang sisanya diperbolehkan untuk dibawa.

“Beberapa jenis burung itu memiliki sertifikat dan tidak dilakukan penahanan,” ujar Rifky dilansir detik.com.

Rifky mengatakan ribuan burung tersebut berasal dari Lampung dan akan dikirim ke Bandung untuk diperjual belikan.

“Jadi untuk burungnya dari Lampung ke Bandung, kita tahan 100 ekor yang yang lain kita rilis,” ucapnya. (*/doy)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer