fbpx
Connect with us

Berita

Pesisir Barat Sumbang Warisan Budaya Terbanyak dari 17 WBTb Lampung

Published

on

Tari Hadra

Lampung.co – Kabupaten Pesisir Barat menyumbang Warisan Budaya Takbenda (WBTb) terbanyak dari 17 sertifikat yang diterima provinsi Lampung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Sejumlah 17 17 sertifikat WBTb itu diterima oleh Kepala Disdikbud Lampung, Sulpakar pada acara Apresiasi Penerapan Warisan Budaya Tekbenda Indonesia 2019, di Istora Senayan Jakarta, Selasa (8/10/2019) malam.

Dalam helatan pekan kebudayaan nasional yang dihadiri Mendikbud RI Prof. Muhajir Efendi dan Mendagri Tjahjo Kumolo itu, provinsi Lampung juga menampilkan tari Senantan Ranguh.

“Alhamdulillah, Provinsi Lampung pada tahun ini menerima 17 sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” kata Sulpakar.

Berikut Warisan Budaya Takbenda di provinsi Lampung tahun 2019 yang tersertifikasi dari Kemendikbud RI:

  1. Hadra Ugan, adat istiadat masyarakat Ritus Lampung Barat-Pesisir Barat.
  2. Ngunduh Damakh, seni pertunjukan Pesisir Barat.
  3. Ngejalang Kubkho, tradisi dan ekspresi lisan Pesisir Barat.
  4. Tari Dibingi, tradisi dan ekspresi lisan Pesisir Barat.
  5. Ringget, seni pertunjukan Lampung Utara.
  6. Panggeh, adat istiadat masyarakat Ritus Lampung Utara.
  7. Hahiwang, adat istiadat masyarakat Ritus Lampung Utara.
  8. Pincak Khakok, adat istiadat masyarakat Ritus Pesawaran.
  9. Pengakhonan Anak, adat istiadat masyarakat Ritus Pesawaran.
  10. Bedikekh, seni pertunjukan Lampung Barat.
  11. Tari Ittar Muli, seni pertunjukan Lampung Tengah.
  12. Mukew Sahur, adat istiadat masyarakat Ritus Tulangbawang.
  13. Ngakuk Maju, seni pertunjukan Tulangbawang Barat.
  14. Adok, seni pertunjukan Metro.
  15. Muwaghei, adat istiadat masyarakat Ritus Lampung Timur.
  16. Blangiran, tradisi dan ekspresi lisan Bandarlampung.
  17. Tari Selapanan, adat istiadat masyarakat Ritus Lampung Selatan.

Sulpakar menjelaskan, untuk mendapatkan warisan budaya ini melalui proses panjang oleh Kemendikbud RI melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

“Kemudian dilakukan Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 13 hingga 16 Agustus 2019 lalu,” jelasnya.

Hasil dari sidang penetapan WBTb tahun 2019, ditetapkannya 267 Warisan Budaya Takbenda Indonesia termasuk 17 warisan adat dan budaya Lampung yang sudah tersertifikasi. (*)

Foto: hasbundoya.com

 36,890 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Berita

Akademisi Hingga Penggerak Wisata Rumuskan Desa Emas Basis Wisata

Abdul Hakim ingin menggerakkan desa emas berbasis wisata. Oleh sebab itu, hari ini di Tengkleng Mas Tekat di Kemiling, Abdul Hakim mengundang beberapa pihak untuk memberikan masukan.

 1,464 kali dilihat,  1,464 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Abdul Hakim mengundang beberapa pihak untuk merumuskan desa emas berbasis wisata | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim mengundang beberapa pihak untuk merumuskan desa emas berbasis wisata. Desa Emas berasal dari Gerakan Desa Emas. Gerakan ini di Indonesia dipimpin Aries Muftie. Abdul Hakim untuk Lampung didapuk menjadi salah seorang pembina.

Gerakan Desa Emas hendak mendorong desa ke arah kemajuan, kemandirian, dengan kesadaran dan pembentukan karakter patriot dengan dengan instrumen Kampus Desa Emas. Salah satu yang berkembang dari pengalaman selama Abdul Hakim berkeliling Lampung adalah desa wisata.

Maknanya, Abdul Hakim ingin menggerakkan desa emas berbasis wisata. Oleh sebab itu, hari ini di Tengkleng Mas Tekat di Kemiling, Abdul Hakim mengundang beberapa pihak untuk memberikan masukan.

Anwar Rahman, dosen Polinela, mengatakan, yang penting sebelum membahas desa emas berbasis wisata adalah pembentukan kualitas sumber daya manusia. Ia setuju dengan instrumen Kampus Desa Emas.

Sebab, kata dia, dengan kampus itu, setiap patriot desa akan menjadi penggerak dan pelopor yang memiliki akhlak yang baik. Selain itu, diberikan pemahaman tentang cara pandang membangun desa.

“Hal lain, membentuk warga desa punya kemampuan memadai dalam hal mengelola potensi ekonomi,” kata Anwar. Bahkan dirinya mengaku siap membantu untuk menyukseskan Gerakan Desa Emas, Wabilkhusus pembentukan desa emas berbasis wisata.

Dirinya menambahkan, yang penting dibongkar dari para pandang warga adalah ajakan ini bukan hendak memberikan bantuan berupa barang. Sebab, dari pengalaman, program yang hanya berbasis proyek, usianya pendek.

“Usai pemberian bantuan atau peluncuran sesuatu, tak lama kemudian mati,” ucapnya.

Sementara itu, M Syaifullah, penggerak pariwisata, juga menyambut baik ide itu. Ia menyorongkan beberapa usulan konkret. Salah satunya dengan mengusulkan Desa Walur di Pesisir Barat sebagai calon desa emas berbasis wisata.

Dia menilai, warga desa di sana mempunyai kesadaran tinggi untuk meningkatkan keadaan ekonomi mereka. Beberapa warga juga dengan swadaya membentuk tempat kursus bahasa Inggris bagi warga dan anak-anak setempat.

“Ini berguna karena daerah itu sering didatangi turis. Diharapkan warga mempunyai kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni,” ujarnya.

Abdul Hakim merespons baik usulan itu. Ia juga akan melakukan pendekatan kepada semua pimpinan kampus di Lampung. Ia ingin melibatkan mahasiswa di beberapa kampus untuk ikut serta dalam bagian Gerakan Desa Emas ini.

“Khususnya mewujudkan desa emas berbasis wisata, minimal 1 desa di tiap kota/kabupaten,” tandasnya. (*)

 1,465 kali dilihat,  1,465 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Potensi Wisata Kampung Karang Jawa Lampung Tengah Bisa Dikembangkan

Anggota Komite IV ini menjelaskan, potensi desa di Kampung Karang Jawa ini mesti dioptimalkan. Sebab, desa ini memiliki potensi yang tidak dimiliki kampung lain.

 4,256 kali dilihat,  2,031 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Abdul Hakim membekali patriot desa di Kampung Karang Jawa, Kecamatan Anak Ratu Aji, Lampung Tengah | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim membekali patriot desa di Kampung Karang Jawa, Kecamatan Anak Ratu Aji, Lampung Tengah, Rabu lalu, 14/10/2021. Patriot desa ini dibentuk untuk menyukseskan Gerakan Desa Emas di kampung tersebut.

Abdul Hakim juga didapuk menjadi pembina wilayah Lampung Gerakan Desa Emas. Ini adalah ikhtiar untuk memajukan desa dan membentuk karakter patriot desa sebagai pelopor dan penggerak di kampung.

Mereka juga nantinya menjadi mahasiswa Kampus Desa Emas sebagai instrumen utama Gerakan Desa Emas. Kepala Kampung Karang Jawa, Edi Harmoko mengatakan, pihaknya berharap besar dengan Gerakan Desa Emas. Ini bertujuan memajukan kampung.

“Potensi kampusnya ada embung yang bisa dikembangkan sebagai wisata kampung/desa,” kata dia. Pihaknya juga berencana membangun penginapan di sekitaran embung sehingga menjadi daya tarik bagu wisatawan.

Ia juga berharap para patriot desa ini benar-benar menggerakkan warga sehingga mempunyai usaha ekonomi yang menghasilkan. Termasuk dalam hal bisnis, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan.

Abdul Hakim mengatakan, Kampus Desa Emas akan mendidik para patriot desa sehingga punya bekal memadai. Mereka juga, kata Hakim, pada semester III sudah bekerja dengan memanfaatkan teaching factory di kampung setempat.

“Teaching factory ini adalah instrumen untuk merealisasikan program di kampung. Usaha kreatif akan disesuaikan dengan potensi yang ada di desa,” ujarnya.

Hakim berharap rencana menjadikan kampung ini menjadi desa emas akan terealisasi. Anggota Komite IV ini menjelaskan, potensi desa di Kampung Karang Jawa ini mesti dioptimalkan. Sebab, desa ini memiliki potensi yang tidak dimiliki kampung lain.

“Tinggal pengelolaannya. Dan dengan adanya patriot desa, pengelolaan akan optimal. Sebab, mereka akan diberikan pendidikan di Kampus Desa Emas,” ujar Hakim. (*)

 4,257 kali dilihat,  2,032 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) | Foto: Ist

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya. Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung, Minggu 17 Oktober 2021:

PAGI HARI: diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan, berpotensi hujan lokal di wilayah Lamtim dan Lamsel,
SIANG-SORE HARI: diprakirakan Berawan berpotensi hujan di wilayah Lambar, Pesibar, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Balam, Lamsel, Lamteng, Lamtim, Lampura, Way Kanan, Metro, Mesuji, Tubabar, Tuba.
MALAM HARI: diprakirakan Berawan, berpotensi hujan di wilayah Way Kanan, Lampura, Lambar, Pesibar, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lamsel, Balam, Lamtim.
DINI HARI: diprakirakan Berawan, berpotensi hujan di wilayah Mesuji, Tuba, Tubabar, Lamteng, Lamtim, Metro, Lamsel, Balam.

SUHU UDARA : 23,0 °C – 33,0 °C, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 15,0 °C – 31,0 °C.
KELEMBABAN UDARA : 50 – 95 %, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 60 – 98 %.
ARAH ANGIN : dari arah Timur – Selatan dengan KECEPATAN : 03 – 20 knots (5 – 38 Km/Jam).

PERINGATAN DINI : Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Lambar, Way Kanan, Lampura, Pesibar, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lamteng, Lamtim, Metro, Lamsel, Balam pada siang dan sore hari. Dan di wilayah Tanggamus, Pesibar, Lambar, Pesawaran, Balam, Lamsel, Lamtim pada malam hari.

Sumber: Prakirawan BMKG Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-790-1188 segera.

 2,887,146 kali dilihat,  2,180 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca