fbpx
Connect with us

Berita

Pernah Menjabat Kapolres Lampung Timur, Ini Perjalanan Karir Ketua KPK Firli Bahuri

Published

on

Firli Bahuri

Lampung.co – Sejak awal muncul dalam seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK, nama Firli Bahuri sudah kontroversi. Namun jenderal bintang dua Polri itu resmi terpilih menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Tak hanya mendapatkan perolehan suara terbanyak dalam pemilihan pimpinan KPK, anggota Polri itu mendapat suara bulat dari 56 anggota Komisi III DPR yang ikut voting. Dengan begitu, Irjen Firli Bahuri pun terpilih menjadi Ketua KPK yang baru.

“Menyepakati untuk menjabat pimpinan ketua KPK masa bakti 2019-2023 sebagai ketua adalah Firli Bahuri,” kata Pimpinan Komisi III DPR Aziz Syamsudin, Jumat (13/9/2019) dini hari.

Kontroversi nama Firli datang dari luar maupun dari dalam tubuh KPK. Sebanyak 500 pegawai KPK telah menandatangani penolakan Capim KPK Irjen Firli untuk menjadi pimpinan KPK peridoe 2019-2023.

Terpilihnya Mantan Kapolres Persiapan Lampung Timur ini rupanya memicu pro dan kontra. Firli disebut-sebut diduga melakukan pelanggaran etik saat masih menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.

Firli diduga telah melanggar kode etik dengan bertemu Tuan Guru Bajang (TGB) yang berkapasitas sebagai saksi dalam kasus dugaan suap PT Newmont.

Bahkan Komisioner KPK Saut Situmorang menegaskan, terdapat dugaan pelanggaran berat yang dilakukan oleh mantan Deputi Bidang Penindakan KPK tersebut.

“Perlu kami sampaikan hasil pemeriksaan direktorat pengawasan internal adalah terdapat dugaan pelanggaran berat (terhadap Firli),” kata Saut dipetik dari liputan6.com.

Lepas dari tiu semua, berikut berikut perjalanan sosok KPK periode 2019-2023 Irjen Firli Bahuri yang lahir di Prabumulih, Sumatera Selatan, 7 November 1963.

Ia pertama kali menjadi anggota Polri sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Firli kemudian masuk di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) tahun 1997. Pada 2004, dia kemudian menempuh Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimen).

Pada 2001, Firli menjabat Kapolres Persiapan Lampung Timur. Kariernya berlanjut dengan ditarik ke Polda Metro Jaya menjadi Kasat III Ditreskrimum pada 2005-2006.

Selanjutnya dua kali berturut turut menjadi Kapolres, yakni Kapolres Kebumen dan Kapolres Brebes pada 2008 saat pangkatnya masih AKBP.Karirnya semakin moncer ketika ditarik ke ibu kota menjadi Wakapolres Metro Jakarta Pusat, tahun 2009 lalu.

Kepercayaan terus mengalir padanya ketika didapuk menjadi Asisten Sespri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tahun 2010. Keluar dari Istana, lantas memegang jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jateng tahun 2011.

Firli kembali ke Istana dan kali ini menjadi ajudan Wapres RI tahun 2012, saat itu Boediono. Dengan pangkat komisaris besar, membawanya Firli menjabat Wakapolda Banten tahun 2014.

Firli juga sempat mendapat promosi Brigjen Pol saat dimutasi jadi Karo Dalops Sops Polri pada 2016. Setelah itu, bintang satu (Brigjen) berada di pundaknya kala menjabat Wakapolda Jawa Tengah pada 2016. (*)

 28,577 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Berita

Pemkot Balam Segel Restoran Penunggak Pajak, Ini Komentar Komite IV DPD RI

Published

on

Abdul Hakim
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan insentif pajak kepada pengusaha dan pegiat usaha mikro kecil dan menengah selama masa pandemi ini.

Anggota Komite IV ini dalam pesan tertulisnya menanggapi beberapa usaha makanan di Bandar Lampung yang disegel Pemerintah Kota ini lantaran tidak membayar pajak. Di satu sisi, Abdul Hakim meminta pengusaha tetap taat membayar pajak karena itu sudah merupakan kewajiban.

“Adanya tapping box yang diminta Pemerintah Kota juga ia minta untuk ditaati. Sebab, dari pajak itulah pemerintah bisa melaksanakan pembangunan,” kata dia, Minggu (20/6/2021) malam.

Namun, lanjutnya, di sisi lain pengusaha juga mesti diberikan keringanan agar membayar pajak sesuai dengan kondisi. Karen selama masa pandemi ini banyak usaha yang gulung tikar. “Yang bertahan pun kesulitan mendapatkan pelanggan. Asal bisa bertahan saja sudah bagus,” ujarnya.

Oleh karena itu, Abdul Hakim tetap menginginkan Pemerintah Kota ini menjadi motor untuk menggalakkan pajak dan memberikan insentif. Kata mantan anggota DPR tiga periode itu, tugas Pemerintah Kota memang menjembatani dua kepentingan itu.

“Pajak terbayar dan pengusaha mendapat keringanan. Ini menjadi jalan tengah yang paling demokratis karena mengusung dua kepentingan yang berbeda,” tandasnya. (*)

 2,554 kali dilihat,  1,537 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Polda Lampung Ajak Masyarakat Lampung Selatan Sukseskan Pilkades Serentak

Published

on

Apdesi Lampung Selatan
Polda Lampung silaturrahmi ke Apdesi Lampung Selatan | Foto: Ist.

Lampung.co – Jajaran Unit 3 Subdit Politik Direktorat Intelkam (Ditintelkam) Polda Lampung bersilaturahmi dengan Apdesi (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Lampung Selatan pada Kamis, 17 Juni 2021 lalu.

Rombongan dipimpin Ipda Fitriansyah beserta tiga anggota lainnya, yakni Aipda Beky, Briptu Muhammad Fahmi S.H dan Bripda Bima Ardiansyah itu disambut langsung oleh Ketua Apdesi sekaligus tokoh masyarakat Herry Putra, S.PDi, M.M di Aula Kantor Kepala Desa Negara Ratu, Natar.

PS Kanit 3 Subdit Politik Ditintelkam Polda Lampung, Ipda Fitriansyah mengatakan, silaturahmi tersebut bertujuan meningkatkan sinergitas masyarakat khususnya di Kabupaten Lampung Selatan dan jajaran Polri.

“Khususnya menyikapi perkembangan situasi politik pada pelaksanaan pemilihan Kepala Desa Serentak 2021 yang akan diselenggarakan di 84 Desa yang tersebar di 17 Kecamatan dengan aman, damai, sejuk dan sehat di era pandemi Covid-19,” kata Ipda Fitriansyah mewakili Kapolda Lampung.

“Untuk mencapai ini kita perlu dukungan masyarakat,” imbuhnya.

Maka dari itu, lanjutnya, kita bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Bpk. Herry Putra selaku Ketua Apdesi Kabupaten Lampung Selatan, guna mengetahui perkembangan situasi dan kondisi di masyarakat jelang pelaksanaan Pilkades Kab. Lampung Selatan 2021.

Dengan terjalinnya sinergitas antara Polri dan masyarakat, kata dia, maka diharapkan dapat tumbuh kesadaran, khususnya bagi warga Lampung Selatan untuk tetap kondusif baik pada jelang pelaksanaan Pilkades maupun pasca Pilkades Serentak Kabupaten Lampung Selatan 2021.

“Melalui sinergitas Polri dan masyarakat Lampung Selatan, mari bersama-sama kita ciptakan wilayah yang kondusif,” Ipda Fitriansyah menghimbau. (*)

 3,116 kali dilihat,  1,510 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Pemahaman Literasi Digital Penting Bagi Generasi Milenial

Published

on

Abdul Hakim
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim mendukung penuh peningkatan indeks literasi masyarakat di provinsi ini. Abdul Hakim mengatakan, indeks literasi di Lampung memang mesti ditingkatkan.

“Sehingga, ada perubahan dari sisi literasi kepada masyarakat,” kata dia, Jumat (18/6/2021.

Anggota Komite IV ini menjelaskan, literasi yang juga penting masa sekarang adalah literasi digital. Maksudnya, literasi digital mesti diberikan pemahaman kepada generasi milenial. Dengan begitu, mendukung kecerdasan literasi dan media sosial.

Dirinya berharap semua dinas yang berkenaan dengan edukasi juga mengambil ruang lingkup literasi digital. Abdul Hakim ingin mendukung program literasi digital ini dengan pendekatan kepada kalangan milenial.

“Ini akan berguna untuk menciptakan generasi milenial yang cerdas dalam literasi,” ujarnya.

Abdul Hakim mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan juga Bunda Literasi Riana Sari Arinal untuk memasyarakatkan literasi. Khususnya lliterasi digital. (*)

 9,373 kali dilihat,  1,416 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca