Menu

Peringati Hari Bumi 2019, Maharipal UIN Lampung Siap Gelar Diskusi Publik

  Dibaca : 304 kali
Peringati Hari Bumi 2019, Maharipal UIN Lampung Siap Gelar Diskusi Publik
Peringati Hari Bumi tahun 2019, Maharipal UIN Raden Intan Lampung gelar Diskusi Publik | Foto: Ist.

Lampung.co – Dalam rangka memperingati Hari Bumi atau atau Earth Day 22 April 2019, Mahasiswa Raden Intan Pencinta Alam (Maharipal) siap gelar Diskusi Publik.

Diskusi Publik yang terbuka untuk umum ini akan dihelat di ruang seminar rektorat UIN Raden Intan Lampung, Senin (22/4/2019) besok.

Acara ini menghadirkan DLH Bandar Lampung, DPRD kota Bandar Lampung, Walhi Lampung dan doktor ilmu hukum Erina Pane dari akademisi sebagai narasumber.

Untuk memuluskan jalannya diskusi yang mengangkat tema ‘Bandar Lampung Kita Veteran Adipura’ itu, akan hadir Pemred media online Jejamo.com, Adian Saputra selaku moderator.

Ketua pelaksana kegiatan, Regi Santia Ambarwati mengatakan, tema tersebut diangkat sebagai respon terhadap predikat Bandar Lampung sebagai kota besar terkotor tahun 2018.

Dia menerangkan, kota Bandar Lampung tercatat pernah meraih penghargaan Adipura sebanyak empat kali, yakni pada tahun 1995, 1996, 1998, dan terakhir tahun 2009 silam.

Sejak tahun 2019, Ibukota provinsi Lampung tersebut tidak pernah mendapatkan prestasi unggul kebersihan kota hingga saat ini. Justru sebaliknya mendapat predikat kota terkotor.

“Ini poin penting dalam diskusi publik yang akan kami selenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun 2019 besok,” kata Regi, Minggu (21/4/2019).

Dia berharap, diskusi tersebut mampu membedah persoalan lingkungan yang terjadi di kota Bandar Lampung dan melahirkan solusi konkret.

“Kita hadirkan semua pihak yang diharapkan mempu memberikan solusi (permasalahan lingkungan di Bandar Lampung),” ujarnya.

Bahkan, kata dia, acara ini kami buat terbuka untuk umum agar siapapun yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan khususnya di kota Bandar Lampung bisa hadir.

Diketahui, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan ‘predikat’ kepada Kota Bandar Lampung sebagai kota terkotor untuk kategori kota besar.

Kota Bandar Lampung bersama Manado, Sulawesi Utara mendapat nilai paling rendah pada saat penilaian program Adipura periode 2017-2018. (doy)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional