Forum Rektor Dukung Langkah Pemerintah Tutup 25 Perguruan Tinggi

Tim Redaksi

Lampung.co – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sudah menghentikan operasi 25 perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Indonesia. Ketua Forum Rektor Indonesia, Suyatno menyebutkan, penutupan perguruan tinggi swasta dilakukan demi memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia.

“Kalau memang ada perguruan tinggi yang menyelenggarakan tidak baik, akan merugikan masyarakat. Masyarakat akan dikorbankan dengan mutu penyelenggaraannya yang tidak bagus. Jadi hasilnya nggak bagus,” ucap Suyatno saat, Ahad (15/10) sebagaimana dikutip dari republika.co.id.

Menurutnya, ia telah mendapatkan penjelasan dari Menristekdikti M Nasir mengenai penutupan operasional 25 PTS ini. Dari penjelasan itu, ia memperoleh informasi bahwa PTS yang dihentikan operasionalnya tersebut telah melanggar berbagai ketentuan. Pemerintah pun sudah memberikan sejumlah peringatan, namun sayangnya tak dihiraukan oleh PTS itu.

“Saya tanya apakah sudah diingatkan? Kata Menristekdikti sudah. Perguruan tinggi yang berulang kali diingatkan untuk memenuhi ketentuan dari Kemenristekdikti tapi tidak pernah diindahkan,” papar dia.

Ia pun mendukung keputusan pemerintah untuk menutup perguruan tinggi yang malah hanya merugikan masyarakat, tanpa melakukan pembenahan kualitas pendidikan. Dia melanjutkan, Kemenristekdikti juga akan membantu perpindahan mahasiswa dari ke-25 PTS yang ditutup itu agar bisa melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi lainnya.

“Walaupun kalau ini ditutup mahasiswa dikorbankan, tapi mereka bisa pindah ke PT yang bagus. Kementerian akan membantu untuk masuk ke PT yang bagus. Terutama mungkin ke swasta,” tutur Suyatno.

Kemenristekdikti masih akan tetap mengevaluasi perguruan tinggi lainnya yang dianggap tak memenuhi kriteria dalam menyelengarakan pendidikan. Apabila masih belum ada perbaikan, maka Kemenristekdikti akan kembali menutup perguruan tinggi lainnya.

Berdasarkan itu, kata Suyatno, penghentian operasional ke-25 PTS itu dapat menjadi pembelajaran bagi perguruan tinggilainnya. Sehingga, peningkatan mutu dalam penyelenggaraan pendidikan menjadi hal penting bagi PT.

“Menjadi pelajaran bagi PT. Artinya tidak boleh menyelenggarakan PT semaunya, hanya punya motif tertentu, macam-macam lah mungkin hanya sekedar menyelenggarakan atau mencari keuntungan sesaat. Kalau begituya lebih baik tidak usah mendirikan PT,” ungkap dia.

Di samping itu, pendirian perguruan tinggi juga harus mematuhi regulasi dari pemerintah. Sehingga, bisa menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi lebih baik.

Pada waktu sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir mengungkapkan 25 PTS yang telah dihentikan operasionalnya dikarenakan tak memenuhi ketentuan pendirian PT. Penutupan, ujar dia, dilakukan berdasarkan penilaian beberala faktor, seperti pengelolaan PT, jumlah mahasiswa, dan pelaksanaan operasional kampus.

Sebelum menghentikan operasional, Menristekdikti mengaku sudah memberikan teguran terlebih dahulu terhadap perguruan tinggi yang bermasalah. Kemenristekdikti pun meminta supaya dilakukan perbaikan kinerja dalam penyelenggaraan kualitas pendidikan. (Erwin/republika.co.id)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer