fbpx
Connect with us

Berita

Penanganan Kasus Pembunuhan Warga Way Kanan Dinilai Tidak Prosedural

Saksi pihak korban hanya satu orang yang di BAP. Kemudian SP2HP tidak diberikan dan SPDP tidak ditembuskan kepihak korban.

 3,263 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Published

on

Kasus Pembunuhan Warga Way Kanan
DPW PBHI Lampung, Aswan Abdurachman dan Ardhat Putra Kusuma | Foto: Ist.

Lampung.co – Tabir pembunuhan korban asal Gincing Way Kanan, Reni alias Tukini bin Tukimin yang ditemukan disebuah sumur tua di Way Pangubuan, Lampung Tengah mulai terungkap. Polisi sudah menetapkan satu tersangka, bahkan kasus ini dikabarkan telah mendapat penunjukan jaksa dan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Terbaru pihak keluarga korban melalui Penasehat Hukumnya yakni Badan Pengurus Wilayah, Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (BPW PBHI ) Lampung, Aswan Abdurachman dan Ardhat Putra Kesuma menduga ada prosedur hukum yang dinilai tidak prosedural.

“Kami pegang perkara ini memang sudah berjalan, namun dari kajian tim kami ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan prosedur pihak kepolisian, seperti saksi pihak korban hanya satu orang yang di BAP. Kemudian SP2HP tidak diberikan dan SPDP tidak ditembuskan kepihak korban, sedangkan itu merupakan hak-hak keluarga korban. Untuk yang di BAP pun mengaku tidak ada yang menerima itu,” katanya Aswan dalam keterangan tertulis yang diterima Lampung.co, Minggu (22/08/2021).

Mencermati kasus ini, Aswan juga menyebut pihak kepolisian harus profesional, karena sebagai Penasehat Hukum korban, ia pernah memintakan hasil BAP ke Polres lampung Tengah yaitu SP2HP A4. Namun barang bukti tidak didapat oleh penasehat hukum yang diterima hanya SP2HP A3 dan SPDP dari penyelidik.

“Karena kita kan perlu mencocokan dengan pengakuan pihak keluarga juga, berapa jumlah sertifikat, kan dugaan pihak keluarga ada 12, tapi yang diterima keluarga 6. Masalah jumlah uang direkening tersangka itu dugaanya ada sekitar Rp.409 juta, tapi kami belum tau apa sudah diperiksa polisi. Kami juga belum mengetahui berapa nilai di kepolisian yang dimasukan sebagai barang bukti,” jelasnya.

Selain itu Aswan juga menyebut polisi terlalu lama, baru akan dilimpahkan padahal sudah berjalan 4 bulan. Menurutnya, Jaksa harus berhati-hati menentukan duduk perkara, karena dari hasil investigasi PBHI Lampung masih ada prosedur, keterangan saksi dan barang bukti yang harus diteliti sebelum dituangkan dalam dakwaan.

“Ya lihat ajalah dan tanya sama keluarga korban, tanya tetangga dan istri lain pelaku ini. Joko ini kerjanya apa, kok punya mobil bagus, darimana ia uang? Dimana ia simpan uang? Ya pelaku itu yang tau, korban ini kan pedagang hasil bumi, semua keuangan ditangan pelaku kita patut duga ada asset lain dari usaha mereka ini ntah itu berupa uang dan barang,” demikian aswan.

Diketahui, korban Reni bin Tukini sebelumnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga setelah pergi meninggalkan rumah bersama suaminya Joko. Kemudian beberapa hari dinanti tak kunjung pulang, Lalu keluarga membuat laporan secara resmi ke pihak kepolisian di Polsek Rebang tangkas, waykanan.

Berjalanya kasus, Polsek Way Pangubuan mendapat info dari warga adanya penemuan mayat di sebuah sumur tua di wilayah hukum Way Pangubuan Lampung Tengah. Setelah dua polsek ini komunikasi didapatlah kecocokan akan identitas korban yang memiliki ciri yakni sebuah kalung dan pakaian.

Dari hasil itu pula polisi meyakini bahwa pelaku adalah Reni bin Tukini yang merupakan korban pembunuhan yang dilakukan suami siri nya sendiri. Setelah diangkat oleh pihak Polres Lampung Tengah, dibawah jajaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro berhasil mendapatkan pelaku dan menetapkan sebagai terdsangka lalu di ekspose ke media pada Selasa (27/4/2021) lalu.

Keluarga korban, Yono (42) sangat menyesalkan kelakuan Joko yang selama ini sudah hidup bersama korban, bahkan ‘dihidupi’ dengan kecukupan uang dan harta, tetapi tega berniat keji bahkan nekat melakukan pembunuhan dan sampai menghilangkan nyawa bibi kandungnya itu.

“Kami meminta pihak kepolisian dan kejaksaan menghukum berat pelaku sesuai perbuatanya yang tega menghabisi nyawa bibi kami,” kata yono dalam keterangan yang sama.

Selain meminta polisi dan jaksa mmberikan dakwaan dan hukuman berat, ia juga meminta polisi membantu memulihkan asset korban yang berada ditangan pelaku. Sebab ada sejumlah tabungan, uang dan benda bergerak yang diyakini masih dikuasai pelaku Joko. (*)

 3,264 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-796-2288

Berita

Abdul Hakim Hadiri Silaturahmi Pengasuh Ponpes se-Kabupaten Pesawaran

Ketua Forum Pengasuh Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Pesawaran Ustaz Arsali menyambut baik kehadiran senator Lampung Abdul Hakim.

 2,226 kali dilihat,  666 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Abdul Hakim menghadiri silaturahmi pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Pesawaran, Ahad (23/1/2022) | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim menghadiri silaturahmi pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Pesawaran, Ahad (23/1/2022). Acara diadakan di Pondok Pesantren Daarul Ikrom Kedondong, Pesawaran.

Ketua Forum Pengasuh Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Pesawaran Ustaz Arsali menyambut baik kehadiran senator Lampung Abdul Hakim.

Agenda silaturahmi diadakan setiap triwulan. Jumlah pesantren yang sudah terdaftar di Pesawaran sebanyak 40 dari 110 pesantren yang ada di kabupaten ini.

Pesantren merupakan lembaga tertua di Indonesia semoga ke depan keberadaannya bisa eksis dan diakui berbagai pihak dan tidak dipandang sebelah mata.

KH Ikrom Saputra, tuan rumah dan pembimbing Forum Pengasuh Pondok Pesantren Kabupaten Pesawaran, dalam sambutannya mengatakan, acara ini rutin dilakukan setiap triwulan sebagai sarana silaturahmi untuk menjaga tali persaudaraan.

Abdul Hakim dalam sambutannya mendukung penuh hadirnya pendidikan tinggi (institut) di salah satu pesantren di Pesawaran yang fokus tentang pendidikan agama.

Ia mengatakan, nanti para guru dan santri yang ingin melanjutkan pendidikan yang jenjangnya lebih tinggi tidak jauh-jauh ke Bandar Lampung cukup di Pesawaran khususnya di Kedondong.

“Saya juga alumni pesantren. Selain menjalani sekolah umum, saya juga mengenyam pendidikan di pesantren,” ujar Hakim. (*)

 2,227 kali dilihat,  667 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Abdul Hakim Siap Bantu Percepatan Akses Kartu Petani Berjaya

Hakim menilai, KPB bisa menjadi alternatif petani mendapatkan penghidupan yang lebih baik.

 2,374 kali dilihat,  665 kali dilihat hari ini

Published

on

Kartu Petani Berjaya
Ilustrasi Program Kartu Petani Berjaya | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah perwakilan Lampung Abdul Hakim mengapresiasi langkah percepatan akses Kartu Petani Berjaya (KPB) yang diprogramkan Gubernur Arinal Djunaidi.

Abdul Hakim menyatakan ia siap membantu percepatan itu. Pasalnya, ia sering datang ke banyak desa di Lampung, termasuk mengajak petani ikut menjadi peserta KPB.

Abdul Hakim bahkan siap menjadi duta KPB. Ia ingin semua petani mendapatkan akses itu. Sehingga kehidupan petani menjadi lebih baik.

Hakim menilai selama ini masih ada petani yang belum mengetahui itu. Padahal jika direalisasikan, kartu itu bisa menjadi alat akselerasi tercapainya kesejahteraan.

Hakim mengatakan, kalangan perbankan juga siap menyukseskan KPB. Ini ia dapatkan saat berdialog dengan kalangan perbankan. Mereka juga siap mewujudkan KPB agar program “Lampung Berjaya” bisa direalisasikan sesegera mungkin.

Hakim menilai, KPB bisa menjadi alternatif petani mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Akses KPB juga bisa digunakan untuk membuka usaha baru di luar usaha pertanian yang selama ini diandalkan. (*)

 2,375 kali dilihat,  666 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

DPD RI Minta Pemerintah dan DPR Segera Bahas RUU BumDes

“Dalam rangka memberikan penguatan ekonomi di Desa, maka RUU BumDes ini perlu segera dibahas dan dicermati secara serius,” ungkap Abdul Hakim

 7,719 kali dilihat,  613 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Abdul Hakim meminta kepada Pemerintah dan DPR RI untuk segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

“Dalam rangka memberikan penguatan ekonomi di Desa, maka RUU BumDes ini perlu segera dibahas dan dicermati secara serius,” ungkap Abdul Hakim dalam Raker bersama DPR dan Pemerintah di Ruang Rapat Baleg DPR RI Nusantara 1, Kamis (20/1/2022)

Senator asal Lampung ini melanjutkan, memberikan penguatan Bumdes sebagai instrumen penting untuk menguatkan dan mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan ekonomi rakyat di pedesaan, sebagai penguat soko guru perekonomian nasional.

Perlu diketahui, RUU Bumdes merupakan usulan inisiatif DPD RI dan sudah menjadi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2021. Saat ini jumlah Bumdes telah mencapai 45.549 unit, ini peningkatan yang tajam dimana pada 2014 Bumdes hanya berjumlah 1.022 unit.

“Bumdes merupakan suatu badan usaha yang perlu kita tingkatkan statusnya nanti berbadan hukum, ini komitmen kita bersama dalam memajukan perekonomian desa melalui optimalisasi peran Bumdes,” tutup Abdul Hakim. (*)

 7,720 kali dilihat,  614 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca