fbpx
Connect with us

Berita

Pemudik Tahun Ini Masih Didominasi Kendaraan Bermotor

Published

on

Mudik Motor

Lampung.co – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) rillis perkiraan dominasi pemudik tahun ini. Hal tersebut disampaikan Direktur Lalu Lintas Perhubungan Darat Kemenhub, Pandu Yunianto.

Menurutnya, pemudik yang menggunakan motor akan mencapai 8,5 juta orang. Jumlah tersebut, lebih tinggi dari pengguna bus dan sejumlah moda transportasi lainnya.

“Untuk angkutan penumpang umum, bus diperkirakan naik menjadi 1,76 persen. Pengguna bus umum sekitar delapan juta,” kata Pandu dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (2/05/2018) dilansir dair viva.co.id.

Selanjutnya, untuk mobil pribadi, disampaikannya, diperkirakan sekitar 16,69 persen kenaikannya atau menjadi 3,72 juta pemudik.

“Untuk moda lain yang mengalami peningkatan tertinggi di angkutan udara, angkutan kereta api juga mengalami peningkatan sekitar lima persen, untuk kapal laut sekitar 2,27 persen,” terang Pandu.

Pandu menjelaskan, untuk bus umum, pemerintah telah menyiapkan 49.613 unit. Lalu, prasarana akan disiapkan sebanyak 47 terminal antarprovinsi. Dia mengharapkan, masyarakat tak ragu lagi menggunakan bus.

Karena menurutnya, kualitas bus sekarang ini sudah jauh lebih bagus. Bus-bus kelas premium sudah disediakan. Ditambah lagi, dengan adanya prasarana jalan tol yang sudah cukup bagus. Ini kenyamanan, menggunakan bus cukup bisa dijamin.

Kendatri demikian, memang diakuinya di lebaran tahun ini pemudik lebih memilih sepeda motor dibandingkan moda transportasi lainnya untuk mudik Lebaran. Yang utama, karena lebih murah.

Ia membandingkan biaya bus dan motor untuk mudik Lebaran. Bus ekonomi Jakarta-Solo bisa berkisar Rp200-Rp300 ribu satu orang.

Bila suami istri pulang pergi saja, maka biaya mencapai Rp1 juta. Tapi kalau menggunakan sepeda motor, bahan 10 literlah.

“10 liter tak sampai Rp100 ribu,” kata dia.

Alasan lainnya, kenapa masyarakat sulit dilarang dalam penggunaan motor mudik, karena memang masih ada persepsi masyarakat, bahwa pulang dengan sepeda motor merupakan lambang atau bentuk keberhasilan pekerjaan di Jakarta.

Kemudian, motor yang dibawa mudik lebaran memudahkan mobilitas pemudik untuk berkeliling ke rumah saudaranya. Sehingga, tak perlu angkutan umum. (*/goy)

221 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Penilaian KPK: Pesisir Barat Terburuk Dalam Pengelolaan Pemerintahan

Published

on

Gedung KPK

Lampung.co – Berdasarkan penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kabupaten Pesisir Barat terburuk dari seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung dalam pengelolaan pemerintahan.

Hal itu diungkapkan Kepala Satgas Kordinasi dan Supervisi (Kasatgas Korsupgah) Wilayah III KPK Dian Fatria saat melakukan supervisi di kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Selasa (19/11/2019) kemarin.

Dian menjelaskan, penilaian terhadap seluruh daerah di Provinsi tersebut berdasarkan delapan indikator, diantaranya perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa.

Selain itu juga, lanjutnya, perizinan, penigkatan kapabilitas aktif, pengawasan internal atau Inspektorat, Manajemem Sumber Daya Manusia, pajak daerah, serta dana desa dan aset.

“Dari hasil penilaian, Kabupaten dengan nilai terburuk di Lampung adalah Pesisir Barat,” ungkapnya.

Setelah Kabupaten yang dinahkodai Bupati Agus Istiqlal itu mendapat predikat terburuk, lalu urutan kedua Lampung Utara, ketiga Lampung Timur, dan keempat adalah Kabupaten Lampung Selatan.

Pasca penindakan (OTT) beberapa waktu lalu, Dian menambahkan, pihaknya terus melakukan monitoring proses pencegahan yang dilakukan agar tidak ada kembali kejadian OTT.

“Terlebih kita menilai pengelolaan delapan indikator ini masih buruk, dan kedepan agar proses pencegahan dapat lebih baik lagi,” ujarnya. (*)

4,360 kali dilihat, 4,360 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Lain Kasus, Nunik Diperiksa KPK Terkait Korupsi Proyek di Kementerian PUPR

Published

on

Chusnunia Chalim atau Nunik

Lampung.co – Jika sebelumnya sudah beberapa kali panggil KPK sebagai saksi terkait suap di Kabupaten Lampung Tengah, kini Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim atau Nunik diperiksa dalam kasus lain.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung itu kali ini berurusan dengan penyidik KPK terkait kasus korupsi proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Ketua DPW PKB Lampung itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka, Komisaris PT Sharleen Jaya JECO Group, Hong Arta.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk HA,” kata dia kepada wartawan, Rabu (20/11/2019).

Dalam kasus yang sama, KPK juga telah memeriksa dua politisi PKB Lampung Hidir Ibrahim dan Chaidir Bujung, Selasa (19/11/2019) kemarin. Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mangkir.

Terkait kasus ini, selain Hong Arta KPK juga telah menetapkan 11 tersangka lain, termasuk di antaranya mantan anggota DPR RI asal Lampung Musa Zainudin yang sudah mendekam di penjara.

Sementara itu, Chusnunia Chalim atau Nunik sendiri, pada Rabu (13/11/2019) lalu baru saja menjalani pemeriksaan KPK yang kesekian kalinya terkait kasus mantan Bupati Lampung Tengah.

Dalam pemeriksaan tersebut, KPK menelusuri adanya dugaan aliran duit untuk pencalonan Mustafa sebagai bakal calon Gubernur Lampung pada Pilkada 2018 silam.

Pada tanggal 1 Maret 2019, saat masih menjabat Bupati Lampung Timur, dia diperiksa sebagai saksi dan digali keterangannya terkait kasus dugaan suap pengaaan barang dan jasa yang menyeret Mustafa.

Lalu pada 4 Juli 2019, setelah dilantik menjadi wakil Gebernur Lampung, Nunik kembali diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap yang melibatkan Zainudin saat menjabat anggota DPRD Lampung Tengah. (*)

11,480 kali dilihat, 11,480 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Bersama Grab Indonesia, ACT Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Maluku

Published

on

Korban Gempa Maluku

Lampung.co – Grab Indonesia bersama organisasi kemanusiaan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) membantu ribuan penyintas gempa bumi di Maluku dengan memberikan kebutuhan pangan dan air bersih.

Bantuan dalam rangka proses pemulihan warga terdampak gempa itu secara resmi diserahkan oleh Grab Indonesia di Desa Liang dan Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

PIC Emerging Grab Ambon, Yuri Nicholast, mengatakan kolaborasi kemanusiaan ACT untuk pemulihan Maluku merupakan bentuk kepedulian karyawan, mitra, dan pelanggan Grab Indonesia.

“Kolaborasi ini hadir atas kedermawanan komunitas kami, yaitu karyawan, mitra, dan pelanggan Grab. Semoga upaya kami dapat membantu korban gempa dan bangkit bersama di masa pemulihan ini,” katanya.

Penggalangan dana, lanjutnya, dilakukan bersama program GrabRewards di aplikasi Grab Indonesia melalui penukaran poin selama dua pekan, donasi yang terkumpul sebesar Rp161 juta.

“Seluruh donasi yang terkumpul kami percayakan untuk disalurkan melalui ACT dan jaringannya yang sudah tersebar di berbagai daerah, salah satunya adalah Ambon,” ujar dia.

Yuri menambahkan, gempa susulan yang masih terjadi di Maluku menggerakkan komunitas Grab untuk fokus memberi bantuan bahan pokok bagi warga yang hingga kini masih mengungsi.

Tujuannya, kata dia, agar pengungsi yang jumlahnya sekitar 4.100 itu tetap mendapatkan pasokan bahan pangan, makanan siap santap melalui Dapur Umum ACT, dan air bersih selama sebulan.

“Kami sudah distribusikan paket pangan untuk pengungsi, juga menyuplai kebutuhan dapur umum untuk pengungsi selama sepekan. Lalu untuk bantuan air bersih juga akan disuplai selama sebulan,” terang Yuri.

Tim Kemitraan ACT, Karina Yusmaniar, mengapresiasi kepedulian Grab Indonesia. Mengingat, hingga saat ini pengungsi masih enggan kembali ke rumah mereka karena khawatir gempa susulan.

Selama di pengungsian, imbuhnya, mereka membutuhkan pangan dan air bersih. Alhamdulillah, kebaikan Grab Indonesia sangat membantu saudara-saudara kita di Maluku,” ucap Karina.

Pihaknya berharap kolaborasi yang terjalin antara Grab Indonesia dengan ACT akan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi para korban bencana gempa Maluku.

Kerjasama Grab Indonesia bersama ACT dalam menggalang bantuan korban bencana, merupakan ketiga kalinya yang berfokus pada mobilitas, kesehatan, dan penanganan trauma warga terdampak bencana.

Hingga kini, ACT terus mengajak masyarakat dermawan untuk membantu penyintas gempa Maluku di berbagai kalangan melalui tautan bit.ly/DonasiACTLampung untuk kebaikan yang berdampak besar bagi para penyintas. (*)

5,320 kali dilihat, 5,320 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca