fbpx
Connect with us

Berita

Pemerintah Dinilai Tidak Berpihak Terhadap Petani Terkait Produk Pangan

Published

on

Media Center Prabowo-Sandi

Lampung.co – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai pemerintah tidak berpihak terhadap petani terkait produk-produk pangan yang sangat dibutuhkan rakyat Indonesia.

Membanjirnya produk-produk pangan impor di Indonesia saat ini menjadi bukti tidak adanya niat baik pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan memakmurkan kehidupan petani.

fakta membanjirnya produk-produk pangan impor seperti beras, jagung, gula, daging, kacang kedelai, menunjukkan kegagalan pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Demikian disampaikan Tim ahli pangan BPN, Arie Mufti usai menjadi pembicara dalam Diskusi bertemakan ‘Indonesia Pasca Jokowi, Kedaulatan Pangan, Apa Solusinya?’, Rabu (13/2/2019) kemarin.

“D di saat petani di Tanah Air sedang memanen hasil kerja kerasnya, pemerintah dengan seenaknya membuka keran impor pangan seperti beras, jagung, kedelai, ujarnya dilansir bisnis.com.

Akibatnya, kata dia, petani kita menanggung kerugian yang sangat besar karena hasil panennya tidak terserap. “Dari waktu ke waktu, kehidupan petani kita sangat memprihatinkan,” imbuhnya

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak dapat bersikap tegas dengan melarang menterinya untuk mengizinkan impor pangan di saat petani sedang panen.

“Kenapa membiarkan menterinya melakukan impor pangan? Seharusnya kan mengambil sikap tegas, jangan impor pangan!,” tegasnya.

“Tampak sekali tidak ada keberpihakan pemimpin terhadap petani dan tidak ingin mewujudkan kedaulatan pangan,” dia menambahkan.

Untuk mewujudkan kedaulatan pangan, kata Arie, diperlukan kepemimpinan nasional yang kuat dan tegas agar produk-produk pangan Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Tampil sebagai pembicara lain dalam diskusi yang digelar di Media Center Prabowo-Sandi tersebut yakni Guru besar Fakultas Pertanian Unpad/Pakar Pangan Prof.Dr.Tualar Simarmata.

Tualar mengaku tidak habis pikir, kenapa Indonesia yang dikaruniai Tuhan berupa modal pertanian yang melimpah ruah ini, tapi sektor pertanian tidak bisa hebat dan makmur.

“Yang terjadi dan semua merasakan, kita negara agraris, akan tetapi pemenuhan pangan utamanya bergantung kepada impor,” sesal Tualar.

Sementara, Jokowi meminta pihak-pihak tertentu agar tidak menggunakan isu komoditas pangan untuk menyerang pemerintah.

Hal tersebut diungkapkannya dalam kunjungan ke Lampung dalam kapasitasnya sebagai calon presiden nomor urut 01 pada akhir November 2018 lalu.

“Harga ini jangan ada yang menggoreng, masuk ke pasar, enggak beli apa-apa, pas keluar ngomong harga mahal, harga mahal, harga mahal,” kata Jokowi.

“Enggak mungkin orang super kaya datang tahu-tahu datang ke pasar, enggak mungkinlah. Datang ke pasar, enggak beli apa-apa, pas keluar bilang mahal, mahal, mahal. Haduuh,” imbuhnya. (*)

 797 total views,  10 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Kasus Positif Corona di Lampung Disebut Bertambah Lagi

Published

on

Achmad Yurianto
Juru Bicara Pemerintah Khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto | Foto: Ist.

Lampung.co – Penambahan kasus positif terinveksi virus Corona atau Covid-19 mencapai angka di atas 200 pasien dengan persebaran akumulatif di 32 provinsi di Indonesia, termasuk salah satunya di Lampung pada hari Senin (6/4/2020).

Juru Bicara Pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan bahwa terdapat penambahan daftar kasus pasien positif Covid-19 dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) sejumlah 218 orang.

Hal itu diungkapkannya saat Konferensi Pers terkait perkembangan Covid-19 di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (6/4/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

“Kita dapatkan penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 dari pemeriksaan menggunakan metode PCR bukan pemeriksaan rapid test, sebanyak 218 kasus baru sehingga total menjadi 2.491 kasus,” kata dia.

Untuk persebaran 218 kasus baru positif Covid-19 sendiri tersebar di 20 Provinsi di Indonesia, yakni DKI Jakarta (101), Sulawesi Selatan (30), Jawa Tengah (12), Jawa Barat (11), Banten (10), Sumatera Barat (10), Kalimantan Tengah (9).

Lalu Kalimantan Utara (7), Bali (7), DI Yogyakarta (6), Nusa Tenggara Barat (3), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Selatan (2), Sulawesi Utara (2), Jawa Timur (1), Kalimantan Timur (1), Sumatera Utara (1), Sulawesi Tenggara (1), Lampung (1) dan Riau (1).

Achmad Yurianto menjelaskan, bahwasannya hingga per (6/4/2020) pemerintah telah melakukan pemeriksaan spesimen kepada lebih dari 10.000 warga di Indonesia untuk menemukan orang yang terserang Covid-19.

“Berikutnya kami laporkan, bahwa per 6 April hari ini, kami sudah melaksanakan pemeriksaan spesimen terhadap 11.242 orang, dan 8.000 atau 80 persen diantaranya tidak terbukti positif Covid-19,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, Achmad Yurianto terus mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi anjuran dari pemerintah untuk dapat membantu menekan angka penambahan dan kasus meninggal pasien Covid-19.

“Bahwa masyarakat adalah ujung tombak suksesnya Covid-19 ini. Tetap lakukan langkah-langkah jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, ini adalah hal-hal yang penting dan mendasar,” imbaunya. (*)

 13,217 total views,  13,217 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

DPRD Lampung Pastikan Sembako Aman Ditengah Covid-19 Hingga Idul Fitri

Published

on

Komisi II DPRD Lampung
Komisi II DPRD Lampung rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bulog dan Disperindag | Foto: Ist.

Lampung.co – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung memastikan stok sembako aman di tengah Pandemik Covid-19 maupun persiapan menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri mendatang.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bulog dan Disperindag Provinsi Lampung, Kamis (2/4/2020) lalu.

“Setelah Kordinasi dengan dua instansi tersebut, kami ingin memastikan bahwa stok bahan pangan seperti beras, gula, dan sembako lain aman,” kata dia.

Pada kesempatan RDP itu, Wahrul juga mempertanyakan adanya penimbunan gula yang terjadi beberapa waktu lalu, sehingga mengakibatkan kelangkaan gula di pasaran.

Senada dengan Wakil Ketua Komisi II DPRD Lampung I Made Bagiasa yang menyebut bahwa pihaknya juga memastikan tidak ada penimbunan kebutuhan pokok.

“Jangan sampai ada kelangkaan apalagi penimbunan. Sebab, stok pangan harus terpenuhi, karena ini kebutuhan dasar masyarakat Lampung,” tegasnya.

Diketahui, dalam rapat dengar pendapat tersebut, Wahrul didampingi Sekretaris Sahlan Syukur, Wakil Ketua I Made Bagiasa, Siti Rahma, Very Agusli, dan anggota Komisi II DPRD Lampung lainnya. (*)

 7,338 total views,  7,338 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Data Terbaru Positif Corona di Lampung dan Seluruh Indonesia

Published

on

Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona | Foto: Ist.

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus update korban terdampak virus corona atau Covid-19, mengingat jumlah pasien positif terinfeksi virus asal Wuhan, China di Indonesia bertambah signifikan.

Dengan adanya halaman ini, diharapkan tingkat kewaspadaan dan kesadaran masyarakat akan bahaya wabah virus Corona akan semakin bertambah. Kesadaran yang tinggi dari masyarakat tentunya menjadi hal terpenting untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini.

Pemerintah Indonesia saat ini sudah melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Imbauan itu menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan.

Dikutip dari Liputan6.com, ada banyak hal yang mesti dilakukan setiap orang untuk mencegah penularan Covid-19, diantaranya; rajin mencuci tangan, hindari menyentuh bagian wajah, hindari berjabat tangan dan berpelukan.

Kemudian tidak berbagi barang pribadi, gunakan etika ketika bersin dan batuk, membersihkan perabotan di rumah, mencuci bahan makanan, jaga jarak sosial dan hindari berkumpul dalam jumlah banyak.

Berikut data terkini kasus virus corona atau Covid-19 Senin 6 April 2020 dan akan terus diperbaharui sesuai perkembangan informasi resmi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.*

Indonesia

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 2.491 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 209 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona berjumlah 192 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 2.090 orang

Lampung

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 13 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 2 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona 2 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 9 orang

Orang dalam pemantauan (ODP) 1.833 orang
Proses pemantauan 1.209 orang
Selesai pemantauan 14 hari 624 orang

Pasien dalam pengawasan (PDP) 37 orang
Rumah sakit 14 orang
Isolasi 7 orang
Pulang sembuh negatif 16 orang

Infografis

*Sumber: PHEOC Kemkes RI dan Dinkes Provinsi Lampung

Demikian informasi update kasus terdampak virus corona terbaru di Indonesia dan Provinsi Lampung. Jangan lupa kenali juga gelaja terpapar Covid-19, diantaranya; pilek, sakit tenggorokan, batuk, demam dan kesulitan bernapas (kasus yang parah).

Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 136,293 total views,  13,143 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca