Menu

Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum di Lampung Telan Rp1,26 T

  Dibaca : 215 kali
Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum di Lampung Telan Rp1,26 T
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono | Foto: Istimewa

Lampung.co – Salah satu proyek strategis nasional (PSN) yakni Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung segera dimulai.

Pembangunan yang direncanakan akan menelan pembiayaan investasi sebesar Rp1,26 triliun ini rencananya akan digarap Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Pemerintah Kota Bandar Lampung, PDAM Way Rilau Kota Bandar Lampung, dan PT. Penjamin Infrastruktur Indonesia (PT PII) segera dimulai.

Pembangunan SPAM Bandar Lampung ini menggunakan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dan SPAM nantinya ditujukan untuk melayani 300.000 penduduk di 8 Kecamatan di Provinsi Lampung.

Pembangunan SPAM Kota Bandar Lampung tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Senin (25/6) lalu. Maka, proses pembangunan konstruksi sudah dapat dimulai dan diharapkan selesai tahun 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pemenuhan kewajiban 100% akses aman air minum bukan semata kewajiban dari pemerintah pusat, namun juga dibutuhkan peran pemerintah daerah dan badan usaha.

Program SPAM di seluruh Indonesia dalam rentang tahun 2015-2019 diperkirakan membutuhkan pendanaan hingga Rp254 Triliun.

Dari total pendanaan tersebut, diterangkannya, APBN diproyeksikan hanya mampu memenuhi 20% dari total kebutuhan sehingga sebagian besar pendanaan diharapkan datang dari partisipasi pihak ketiga.

“Jadi baik masyarakat maupun swasta, dan pemerintah daerah melalui skema kerja sama dengan badan usaha, maupun dana tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan,” kata Basuki dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (27/6/2018) dilansir dari detik.com.

Selanjutnya, kata Basuki, pembangunan SPAM Bandar Lampung akan digunakan untuk pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan SPAM yang mencakup intake dengan kapasitas 825 liter/detik untuk pengambilan air baku.

Lalu, untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas produksi 750 liter/detik, pembangunan pipa transmisi diameter 1.000 mm sepanjang 22 km, reservoir dengan kapasitas 10.000 m³ dan pembangunan sebagian jaringan distribusi untuk sistem pemompaan (jaringan distribusi utama dan jaringan distribusi pembawa).

Untuk memenuhi besaran tarif air minum SPAM Kota Bandar Lampung yang terjangkau bagi masyarakat, kata dia, Kementerian Keuangan memberikan Dukungan Kelayakan (VGF) sebesar Rp 258,8 Miliar.

“Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya memberikan dukungan konstruksi berupa pembiayaan dan pembangunan pipa jaringan distribusi utama sistem gravitasi,” katanya.

Selain itu disampaikannya, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga juga memberikan dukungan perizinan dan penempatan pipa di Ruang Milik Jalan (Rumija) pada jalan nasional dari Desa Relung Helok Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.

“Dan perizinan untuk konstruksi bangunan intake dan penerbitan Surat Ijin Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan (SIPPA) dari Ditjen Sumber Daya Air,” tutupnya. (*/goy)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional