Menu

Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Teguh Riadi Diancam 9 Tahun Penjara

  Dibaca : 391 kali
Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Teguh Riadi Diancam 9 Tahun Penjara
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung, Kompol Syozarnanda Mega | Foto: Ist.

Lampung.co – Pelaku tabrak lari yang menewaskan Teguh Riadi bin Tugiman (42) pada Senin 25 April 2019 yang lalu berhasil diamankan polisi di tempat persembunyian di Lampung Selatan.

Warga Jalan Teluk Bone II Lingkungan I RT 06, Kota Karang Raya, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung itu ditangkap di rumah pamannya, Saman, Ketua RT 01 Desa Sumur Kumbang, Kalianda.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung, Kompol Syozarnanda Mega, mengatakan, Tim Unit Laka lantas melakukan pengejaran sekitar dua pekan.

Penangkapan Syaifullah alias Ipul Bin Sawiri (36) sopir truk Mitsubishi Colt Diesel Nopol BE 9144 BK tersebut berawal dari hasil lidik, anggota mendapatkan informasi keberadaan pelaku di Kalianda.

Dia menjelaskan, Tim dari unit laka dipimpin Kanit Laka Ipda Jahtera dan lima anggota unit laka berkoordinasi dengan tim opsnal Polres Lampung Selatan menuju sasaran.

Anggota kemudian mendapatkan informasi lanjutan bahwa pelaku sedang berada di rumah pamannya, Saman, Ketua RT 01 Desa Sumur Kumbang, Kalianda, Lampung Selatan.

“Berdasarkan informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikaan lokasi yang dimaksud,” katanya dalam ekspose yang digelar, Jumat (10/5/2019).

Setelah lokasi didapat, kata dia, maka pukul 06.44 WIB polisi mendapati tersangka dalam posisi masih tidur di ruang tamu, di rumah Saman,” ujar Kompol Syozarnanda.

Dia menambahkan, Sayaifullah lalai mengemudikan mobil sehingga mengakibatkan kecelakaan dengan korban luka berat dan meninggal dunia.

Menurutnya, tersangka mengaku kecelakaan tersebut terjadi lantaran mobilnya bermuatan garam 8,5 ton tidak kuat menanjak sehingga mundur.

“Truk tidak terkendali dan menabrak mobil serta sepeda motor dibelakangnya. Lalu tersangka melarikan diri,” jelas Kompol Syozarnanda.

Polisi menetapkan Ipul sebagai tersangka, dengan Pasal 310 Ayat 4 dan 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana enam tahun penjara.

Selain itu juga, terdapat penambahan hukuman selama tiga tahun sesuai pasal 312, karena dalam kejadian itu tidak langsung memberikan pertolongan, namun justru melarikan diri. (*)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Marhaban Ya Ramadhan-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional