fbpx
Connect with us

Berita

Pasca Pemilu 2019: Korban Jiwa di Balik Pesta Demokrasi Indonesia

Published

on

Pemilu

Lampung.co – Meskipun pesta demokrasi telah berlalu, tapi tahapan Pemilu 2019 belum usai. Penghitungan suara sebagian besar baru sampai tingkatan kecamatan.

Akan tetapi sudah banyak terjadi cerita yang pilu di balik pesta demokrasi Indonesia ini. Baik dari penyelenggara maupun pihak yang turut berjasa mengamankan Pemilu 2019.

Badan pengawa Pemilu (Bawaslu) menyebut 14 orang anggota Panwaslu meninggal saat mengawasi Pemilu 2019.

Selain itu juga, menurut Bawaslu, secara keseluruhan terdapat 325 orang anggota Panwaslu yang sakit, mengalami kekerasan maupun meninggal saat pelaksanaan Pemilu.

“Data terbaru, total 325 Panwas yang mengalami sakit, kekerasan, hingga meninggal,” ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin dikutip dari detikNews, Minggu (21/4/2019).

Begitu juga dari jajaran KPU. Sebanyak 12 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Jawa Barat meninggal dunia saat menjalan tugas pada Pemilu 2019.

Itu baru dari Jawa Barat, belum lagi catatan dari daerah lain termasuk yang mengalami sakit akibat kelelahan karena bekerja hingga 24 jam non-stop. Bahkan ada yang lebih dari 24 jam.

Selain itu juga, sebanyak 12 personel kepolisian gugur usai menjadi pengawal pengamanan pemilu serentak 2019. Juga diduga lantaran kelelahan saat bertugas.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, untuk pengamanan pemilu memang tidak ada pergantian petugas atau pergantian shift.

Menurutnya, pihak kepolisisan menjaga dan mengamankan tempat pemungutan suara sejak pertama hingga mengawal kembali hasil surat suara.

“Kalau jaga TPS tidak ada (pergantian shift, Red) mereka fokus ke TPS,” kata Dedi dikuti dari Republika.co.id, Minggu (21/4/2019).

Begitu juga bagi para saksi dari partai yang bertugas. Saksi sari PKS tercatat dua orang meninggal yakni Helmayati dari Lampung dan Alfin Wahyudi dari Bondowoso.

Seorang remaja asal kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rosmiati (19) juga diduga meinggal akibat kelelahan usai menjadi saksi Caleg PPP dengan honor 250 ribu rupiah.

Termasuk juga yang dialami Mashuri (43) saksi partai Golkar dari Banyuwangi yang meninggal setelah mengeluh sesak nafas saat sedang menyaksikan penghitungan suara. (*)

77 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Duwade Gallery Bagikan Ratusan Paket Roti untuk Warga Bakung

Published

on

Warga Bakung

Lampung.co – Duwade Gallery dibawah pimpinan Bunda Riesa Tiara, S.E turut serta mendukung program sosial Bengkel Gizi ACT Lampung di Bakung Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung dengan membagikan 450 Roti untuk warga dan anak-anak yang tinggal dekat TPA Sampah Bakung.

Owner Duwade Gallery Rudy Chandra Satya, yang juga Ketua DPW Gebu Minang Provinsi Lampung mengatakan alasan berbagi tersebut merupakan sebagai wujud kepedulian Distributor pakaian muslim merek SAMASE Lampung kepada masyarakat yang tinggal didaerah rawan penyakit akibat dampak sampah.

Untuk dana bantuan, lanjutnya, merupakan hasil dari keuntungan usaha Toko Duwade Gallery. Harapanya penyaluran bantuan bisa bermanfaat bagi masyarakat Bakung. “Kami berharap gerakan yang kami lakukan ini bisa diikuti oleh pengusaha dan perusahaan yang lain di Provinsi Lampung,” harapnya.

Sementara Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni sangat mengapresiasi penyaluran bantuan dari Duwade Gallery. Menurutnya pembinaan untuk masyarakat Bakung akan terus dilakukan melalui program Bengkel Gizi.

Selain pemenuhan gizi seimbang, program tersebut juga memberikan penyuluhan rutin mengenai pola hidup sehat diantaranya 10 Pesan untuk mencapai rumah tangga ber PHBS, Pencegahan dan Pengobatan TBC dan lainya.

Didukung oleh berbagai pihak termasuk Pemerintah Kelurahan Bakung dan Puskesmas Bakung, program Bengkel Gizi sudah menjangkau ratusan wanita dan anak-anak di Kelurahan Bakung.

“Dukungan semua pihak sangat diperlukan mengingat warga Bakung mempunyai banyak permasalahan seperti gangguan kesehatan dan minimnya air bersih,” kata dia, Sabtu (21/9/2019) sore. (her)

7,681 kali dilihat, 2,832 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Pelajar di Lampung Gelar Aksi Silent Parade Solidaritas Kabut Asap

Published

on

Aksi Solidaritas Kabut Asap

Lampung.co – Kepedulian terhadap warga terdampak kabut asap di Provinsi Riau dan Pulau Kalimantan terus mengalir. Pagi tadi, Sabtu (21/9/2019) sejumlah relawan dari Rohis dan Osis SMK Negeri 8 Bandar Lampung menggelar aksi silent parade solidaritas kabut asap di Tugu Adipura Bandar Lampung.

Sekitar 20 perwakilan Rohis dan Osis berdiri selama tiga puluh menit sambil memegang kertas bertulis #BantuMerekaBernapas. Abi Andi Saputra selaku Koordinator Aksi mengatakan aksi silent parade merupakan bukti kepedulian pelajar di Provinsi Lampung untuk membantu saudara-saudara di Riau dan Pulau Kalimantan yang terdampak kabut asap.

Menurutnya aksi bertujuan supaya saling peduli antar sesama dan tolong menolong. Silent parade sendiri bekerjasama dengan ACT Lampung yang menyediakan tools aksi. Selain itu setelah silent parade usai, relawan melanjutkan aksi penggalangan dana kemanusiaan kepada pengguna jalan.

“Kami mengajak semua pihak peduli terhadap kejadian kabut asap,” kata Abi usai aksi.

Sementara Marketing Komunikasi ACT Lampung Hermawan Wahyu Saputra yang turut mengawal aksi Silent Parade mengatakan kabut asap menjadi perhatian lembaganya karena sudah menimbulkan dampak langsung berupa kesehatan, hilangnya mata pencaharian dan dampak lainya.

Untuk itu aksi silent parade diharapkan mampu menggerakan masyarakat Lampung untuk lebih peduli dengan menyalurkan donasi terbaiknya. Lanjutnya, gerakan yang diawali Rohis dan Osis SMK Negeri 8 Bandar Lampung bisa dilanjutkan oleh pemuda di Provinsi Lampung.

“Jarak tidak menjadi penghalang untuk terus peduli, hingga kini banyak komunitas yang sudah berkomitmen untuk melaksanakan penggalangan dana, itu akan memperlancar aksi kemanusiaan di Riau dan Kalimantan,” tandasnya. (*)

9,300 kali dilihat, 2,856 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Warga Ngaras Pesisir Barat Terlibat Kasus Narkoba Jenis Sabu

Published

on

Kasus Narkoba Pesisir Barat

Lampung.co – Seorang warga Pekon Sukamaju, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat berinisial S (36) ditangkap polisi terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Jumat (20/9/2019).

Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi mengatakan, tersangka diamankan oleh petugas dikediamannya sekira pukul 16.30 WIB tanpa perlawanan.

Iptu Ono Karyono menjelaskan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menyebut S sering melakukan penyalahguanaan narkotika jenis sabu.

“Berdasarkan laporan itu, pihaknya bersama anggota Reskrim Polsek Bengkunat melakukan penyelidikan dan kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku,” jelasnya, Sabtu (21/9/2019).

Dia menambahkan, dari tempat tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,025 gram.

“Kini pelaku dan barang bukti telah diserahkan ke Kasat Narkoba Polres Lampung Barat Iptu Junaidi untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ucap Iptu Ono Karyono.

Untuk memperanggung jawabkan perbuatannya itu, kata Kapolsek, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 Ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 Tentang narkotika.

Pasal 114 ayat 1 ancaman pidana penjara seumur hidup atau minimal lima tahun dan paling lama 20 tahun. Sementara pasal 112 Ayat 1 penjara paling singkat empat tahun dan maksimal 12 tahun. (*)

17,666 kali dilihat, 3,657 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca