fbpx
Connect with us

Berita

Ojek Online Berharap RPM Perhubungan Tidak Memberatkan Driver

Published

on

Anggota Tim 10 RPM Perhubungan

Lampung.co –Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Perhubungan tentang Keselamatan Kendaraan Roda Dua Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat telah Uji Publik di 5 Kota Besar di Indonesia.

Kelima kota itu diantaranya di Medan, Bandung, Semarang, Balik Papan dan Makassar. Banyak masukan dari aspirasi para Ojek Online di daerah terhadap RPM Perhubungan tersebut.

Masukan tersebut kemudian dibahas dalam rapat koordinasi pada hari ini Rabu 13 Februari 2019 lalu di Gedung Graha Lestari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta.

Hasil rapat koordinasi mencakup beberapa poin, salah satunya Tim 10 adalah sebagai narasumber dari Pelaku Transportasi yang memberi masukan-masukan kepada pemerintah dalam penyusunan RPM.

Salah satu anggota Tim 10 dari GASPOOL Lampung Miftahul Huda mengatakan, Pemerintah RI melalui Kementrian Perhubungan sangat konsen dalam menyusun peraturan terkait keberadaan angkutan roda dua.

“Kami sebagai nara sumber dari Mitra Ojek Online, berperan memberikan masukan kepada pemerintah agar peraturan yang dihasilkan tidak memberatkan driver Ojek Online,” kata dia kepada Lampung.co, Rabu (13/2/2019).

Selain itu, lanjutnya, peran kami dalam tim penyusun adalah mengawal aspirasi dari daerah agar dapat dimasukkan dalam Permenhub.

“Soal besaran tarif nanti akan dibuatkan formula perhitungan tersendiri yang diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan dan penetapan tarif wajib mengacu kepada formula tersebut,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, driver ojek online di eksploitasi dengan tarif yang sangat minim sehingga harus mencapai bonus baru dapet uang.

“Kalau gak capai bonus maka balik modal pun enggak,” imbuhnya.

Sementara, dia melanjutkan, driver ini selain harus menghidupi keluarganya, juga harus membayar cicilan motornya, pulsa, service kendaraan, beli BBM dan lainnya.

“Semua elemen itu harus dimasukkan dalam perhitungan tarif agar driver tidak dirugikan,” tegasnya.

Iif –sapaan akrab Miftahul Huda- juga meninggung soal sistem suspen. Menurutnya hal itu akan diatur dalam permen ini agar tidak terjadi kesewangan aplikator dalam menjalankan kemitraan.

“Dan yang paling penting, permen ini nantinya akam menjadi payung hukum untuk angkutan roda dua dan khususnya angkutan online roda dua,”

“Sehingga, diharapkan tidak akan ada lagi diskriminasi akibat peraturan di daerah. Kejadian pelarangan Ojek Online di daerah dan diskriminasi lainnya harus dihapuskan,” pungkasnya. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Tradisi Kakiceran dan Ngunduh Damar Diusulkan Jadi Warisan Nasional

Published

on

Tradisi Kakiceran

Lampung.co – Dua diantara dari 25 karya dan budaya tak benda Lampung yang diusulkan menjadi warisan nasional adalah tradisi Kakiceran dan Ngunduh Damakh atau Damar.

Kedua tradisi tersebut berasal dari Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Bahkan Kakiceran hanya terdapat di wilayah Pugung yang memiliki dua kecamatan yakni Pesisir Utara dan Lemong.

Kakiceran merupakan suatu pentas budaya yang biasa dilakukan oleh muli mekhanai setempat secara turun temurun dalam rangka memeriahkan hari raya idul fitri.

Dalam pelaksanaannya terdapat perlombaan tari menari yang dilakukan sepenuhnya oleh muli mekhanai baik sebagai panitia maupun sebagai peserta lomba.

Secara umum, ajang yang dihelat pada malam hingga pagi hari ini merupakan wadah untuk bersilaturrahmi bagi masyarakat setempat. Mulai dari anak-anak hingga dewasa berbaur menjadi satu.

Sementara Ngunduh Damar merupakan salah satu kegiatan pemanen getah pohon damar, sebuah budaya yang sudah turun temurun dilakukan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Ngunduh Damar dilakukan menggunakan tali dari rotan yang disebut ambon, kapak kecil atau patil, dan tembilung atau wadah untuk menampung hasil getah damar yang terbuat dari pelepah pinang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Sulpakar menyatakan, pengusulan karya dan budaya tak benda sebagai warisan nasional bertujuan agar nilai budaya Lampung terjaga.

Hal itu diungkapkannya di sela-sela penganugerahan rekor hak paten Fakultas Pertanian Universitas Lampung oleh Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) di Gedung Serbaguna Unila, Kamis (22/8/2019).

“Kita berharap karya dan budaya tak benda yang menjadi kebanggaan masyarakat Lampung bisa dipatenkan sebagai warisan nasional,” kata dia. (doy)

Foto: Tradisi Kakiceran/cindriyanto.com

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Ini Beberapa Karya dan Budaya Lampung yang Diusulkan Jadi Warisan Nasional

Published

on

Tari Hadra

Lampung.co – Untuk menjaga karya dan budaya tak benda Lampung agar tidak diklaim milik daerah lain, sebanyak 25 karya dan budaya bukan benda Lampung diusulkan menjadi warisan nasional.

Sejumlah karya dan budaya tak benda yang diusulkan sebagai warisan nasional telah disampaikan ke Kemendikbud diantaranya tapis, seruit, kakiceran, hadra ugan, ringget, panggeh.

Untuk adat, ada cuak mengandan, muwaghen, bumbang aji, dan turun mendei. Kemudian tradisi, mulai dari ngunduh damakh, ngejalang kubokh, hingga mukew sahur, tari debingi dan tari ittar muli.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Sulpakar menyatakan, pengusulan karya dan budaya tak benda sebagai warisan nasional bertujuan agar nilai budaya Lampung terjaga.

Hal itu diungkapkannya di sela-sela penganugerahan rekor hak paten Fakultas Pertanian Universitas Lampung oleh Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) di Gedung Serbaguna Unila, Kamis (22/8/2019).

“Kita berharap karya dan budaya tak benda yang menjadi kebanggaan masyarakat Lampung bisa dipatenkan sebagai warisan nasional,” kata dia.

Di Lampung, lanjutnya, sangat banyak karya dan budaya. Perlu dijaga supaya tiak dirampas daerah lain. Dipatenkan sehingga mendapat sertifikat resmi dan bisa terus dilestarikan.

Selain itu, kata dia, dengan dipatenkannya karya dan budaya tak benda sebagai warisan nasional, kebudayaan Lampung bisa lebih dikenal.

“Karya dan budaya tak benda yang sedang kita perjuangkan menjadi warisan nasional ini diharapkan bisa diakui secara luas oleh masyarakat dan pemerintah,” ujarnya dikutip dari Tribun Lampung.

Sulpakar menambahkan, hingga saat ini masih ada karya dan budaya tak benda Lampung yang masih diteliti oleh arkeolog.

“Bukan cuma 25 karya dan budaya tak benda yang diusulkan itu, tapi masih banyak lagi yang masih diteliti akreolog. Kita juga berharap nanti bisa diregistrasi,” ujarnya. (*)

Foto: Tari Hadra/hasbundoya.com

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini, 23 Agustus 2019 (Warning Nihil)

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 23 Agustus 2019 pukul 07.00 WIB hingga 24 Agustus 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Timur – Selatan dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (05 – 29 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 22,0 °C – 33,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 17,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 52% – 93%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 62% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah berawan hingga Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Malam hari diprakirakan Cerah hingga Berawan.

Dini hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

WARNING:
NIHIL

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca